Tag: Buah-buahan

  • Konsumsi Buah Ini untuk Cegah Dehidrasi

    Konsumsi Buah Ini untuk Cegah Dehidrasi

    TIKTAK.ID – Beberapa buah punya kandungan air tinggi yang cocok untuk mencegah dehidrasi. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa dehidrasi sendiri merupakan kondisi tubuh saat menggunakan atau kehilangan lebih banyak cairan dari pada yang Anda konsumsi, namun tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk menjalankan fungsi normalnya.

    Untuk mencegah dehidrasi, bisa dengan cara mengonsumsi buah pilihan yang memiliki kandungan air tinggi. Seperti dikutip Kompas.com dari Everyday Health dan Medical news Today, berikut ini beberapa buah yang mampu mencegah dehidrasi.

    Semangka

    Semangka dapat menjadi buah pilihan untuk menghidrasi tubuh, karena kandungan airnya sebesar 92 persen. Buah ini juga merupakan salah satu buah yang tidak memiliki serat sebanyak buah lainnya, sehingga dapat bermanfaat sebagai sumber energi yang cepat.

    Stroberi

    Seperti semangka, stroberi mengandung air 92 persen, sehingga cocok menjadi buah pilihan untuk mencegah dehidrasi. Buah yang mengandung serat lebih dari 3 gram per cangkir (166 gram) ini dapat mengendalikan rasa lapar dan gula darah. Stroberi juga menjadi sumber vitamin C yang baik dengan 1 cangkir mengandung 89,4 mg.

    Jeruk limau gedang

    Buah ini memiliki kandungan 91 persen air dan sumber vitamin C yang baik dengan 69 mg per buahnya atau setara 76 persen dari kebutuhan harian kita.

    Menurut penelitian, makan buah ini bersama dengan buah-buahan lain seperti blueberry, anggur, dan apel, mampu menurunkan peluang Anda terkena diabetes tipe 2.

    Blewah

    Blewah mampu mencegah dehidrasi karena 90 persen mengandung air. Anda pun bisa memperoleh nutrisi yang baik dari buah ini, karena setiap irisan besar blewah mengandung 37,4 mg vitamin C, 1 gram serat, dan 172 mcg vitamin A.

    Selain itu, blewah menawarkan beta-karoten sebanyak 2060 mcg, menurut USDA. Beta-karoten sendiri adalah zat yang memberikan warna pada bauh ini dan bermanfaat untuk membentuk vitamin A.

    Persik

    Buah persik mengandung air hampir 90 persen yang dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi. Dalam satu buah persik ukuran sedang, juga mengandung 10 mg vitamin C serta 24 mcg vitamin A. Anda pun akan memperoleh 2,25 gram serat.

  • Konsumsi Buah Ini untuk Turunkan Kolesterol

    Konsumsi Buah Ini untuk Turunkan Kolesterol

    TIKTAK.ID – Kolesterol menjadi salah satu elemen penting yang diperlukan oleh tubuh. Mayo Clinic menyebut kolesterol bisa membantu membangun sel-sel sehat di dalam tubuh. Meski begitu, level kolesterol yang tinggi bakal memperbesar risiko penyakit jantung.

    Walaupun level kolesterol tinggi termasuk penyakit bawaan, tapi gaya hidup yang tidak sehat juga dapat menjadi salah satu penyebabnya. Oleh sebab itu, Anda perlu menerapkan gaya hidup sehat demi mengurangi risiko buruk yang bisa terjadi.

    Untuk menerapkan gaya hidup sehat, salah satu yang perlu diperhatikan yakni asupan makanan.

    Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini rekomendasi buah untuk menurunkan kolesterol.

    Jeruk

    Minum jus jeruk dapat mengurangi risiko penyakit jantung akibat darah tinggi dan kolesterol.

    Berdasarkan hasil penelitian yang terbit dalam Jurnal Lipids in Health and Disease pada 2013, konsumsi jus jeruk dalam jangka waktu yang lama mampu menurunkan LDL kolesterol jahat.

    Kemudian penelitian lain mengenai hubungan antara jeruk dan kolesterol dimuat dalam Jurnal American Chemical Society di tahun 2004. Hasilnya, kulit jeruk punya senyawa bernama flavon polimetoksilasi (PMF) yang bermanfaat melawan kanker, penyakit jantung, dan peradangan.

    Senyawa tersebut pun berfungsi menurunkan kolesterol tanpa memberikan efek buruk bagi kesehatan. Penelitian tersebut juga menyatakan minum jus jeruk berpotensi menurunkan kolesterol bila dikonsumsi lebih dari 20 gelas per hari. Akan tetapi untuk mempercepat efeknya, konsumsi suplemen yang mengandung PMF lebih direkomendasikan.

    Semangka

    Semangka mengandung nutrisi yang berguna untuk mendukung kesehatan jantung. Menurut penelitian dalam Experimental and Clinical Sciences Journal pada 2014, kandungan likopen di dalam semangka berguna menurunkan kolesterol dan tekanan darah. Likopen itu juga bisa mencegah kerusakan oksidatif karena level kolesterol yang tinggi.

    Apel

    Dengan mengonsumsi apel setiap hari, akan menurunkan level LDL kolesterol jahat. Hal itu telah dibuktikan oleh penelitian yang dipresentasikan dalam Experimental Biology pada 2011 yang dikutip oleh Medical News Today.

    Penelitian tersebut mengklaim wanita dewasa berusia 45-65 tahun yang makan apel setiap hari mengalami penurunan level LDL kolesterol sebanyak 23 persen dalam enam bulan dan kenaikan level HDL kolesterol sebanyak 4 persen.

  • Catat! Buah, Sayur dan Kacang-Kacangan ini Bisa Kurangi Stres dan Depresi

    Catat! Buah, Sayur dan Kacang-Kacangan ini Bisa Kurangi Stres dan Depresi

    TIKTAK.ID – Mental seseorang kadang terganggu akibat beragam dan beratnya tekanan hidup. Gangguan mental serius bahkan dapat membuat seseorang mengalami depresi. Tahukah Anda, bahwa gangguan mental atau depresi sendiri ternyata berhubungan dengan nutrisi?

    Berdasarkan informasi dari Boldsky, mengonsumsi nutrisi yang tepat bisa mengurangi keparahan dan durasi depresi.

    Lantas, nutrisi apa saja yang dapat mengurangi atau mencegah depresi?

    Informasi tersebut menyatakan, depresi dapat dicegah dengan karbohidrat, protein, asam lemak, omega 3, vitamin B, folat, kalsium, kromium, yodium, selenium, nutrisi seng, dan besi.

    Sebagian besar dari nutrisi ini terdapat dalam buah-buahan, sayuran, dan jenis kacang-kacangan berikut ini:

    1. Buah-Buahan
    Buah-buahan dinilai mempunyai banyak vitamin dan mineral, seperti folat, asam lemak, omega 3, vitamin B, dan vitamin D. Kandungan tersebut dapat membantu otak bekerja secara optimal. Mulai dari merespons stres secara positif dan bisa meningkatkan mood Anda. Buah-buahan seperti apel, pisang, jeruk bali, jeruk, beri, dan buah alpukat dapat mengurangi stres jika dikonsumsi secara teratur.

    2. Sayuran
    Namun tidak hanya buah-buahan saja yang mempunyai manfaat dalam mengurangi risiko depresi, melainkan sayuran juga mempunyai manfaat yang sama. Sayuran seperti kubis, bayam, dan brussel mempunyai kandungan nutrisi yang positif mulai dari asam folat, zat besi, dan vitamin B. Sehingga tidak heran apabila sayuran dapat mengurangi risiko depresi atau stess seseorang.

    3. Kacang-Kacangan
    Kemudian ada juga jenis kacang-kacangan yang dapat mengurangi stres. Jenis kacang seperti kacang mete, hazelnut, kenari, kacang Brasil, dan walnut mempunyai kandungan yang kaya manfaat. Seperti asam lemak, omega 3, dan antioksidan polifenol, yang dikenal dapat mendukung kesehatan otak secara keseluruhan.

    Sementara itu, di antara semua kacang ternyata ada satu kacang terbaik dalam mengurangi risiko depresi, yakni kacang kenari. Kacang jenis ini memiliki beberapa senyawa neuroprotektif seperti folat, vitamin E, dan antioksidan yang dipercaya dapat meningkatkan suasana hati seseorang.

    Selain itu, saat Anda stres juga dilarang mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti roti tawar panggang, kopi, minuman beralkohol, dan soda.

  • Kenali Tanda-Tanda Buah dan Ikan Terkontaminasi Formalin

    Kenali Tanda-Tanda Buah dan Ikan Terkontaminasi Formalin

    TIKTAK.ID – Mungkin tak semua orang tahu persis makanan yang dikonsumsinya memiliki kandungan apa saja di dalamnya. Padahal mestinya, dengan melihat komposisi makanan tersebut, mereka bisa lebih tahu apa yang diperlukan dan layak dikonsumsi oleh tubuh.

    Sementara itu faktanya, ada juga beberapa makanan seperti buah, ikan, dan daging meski sebenarnya sehat, namun seringkali terkontaminasi bahan pengawet yang berbahaya bagi kesehatan. Hal ini disebabkan ulah para pedagang yang kerap berbuat curang dan menggunakan bahan pengawet seperti formalin agar makanan lebih awet.

    Keberadaan formalin pada makanan menjadi hal yang perlu diwaspadai. Sebab, mengonsumsi makanan berpengawet bisa berdampak negatif bagi kesehatan bahkan dalam jangka panjang.

    Baca juga: Inilah Beragam Penyebab Meningkatnya Timbunan Lemak di Perut

    Sebenarnya, penggunaan formalin sendiri memiliki tujuan agar makanan tersebut bisa bertahan lama. Selain harganya lebih murah dibandingkan bahan pengawet lainnya, formalin sendiri juga bisa digunakan untuk mengubah tekstur atau memperindah panampilan makanan.

    Dikutip dari The Conversation, pengajar dari STIKES Guna Bangsa, Dian Wuri Astuti mengatakan, terdapat dua jenis formalin, yakni yang alami dan buatan. Formalin alami bisa ditemukan secara alami pada buah-buahan, daging, ikan laut, dan sayuran. Sedangkan formalin buatan, diracik dengan bermacam bahan kimia.

    Ciri-Ciri Makanan Mengandung Formalin Buatan

    Makanan yang mengandung formalin buatan mempunyai dampak buruk bagi kesehatan, terlebih jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

    Ciri-ciri buah yang terkontaminasi formalin buatan biasanya tidak dikerubungi lalat, lebah, atau serangga lainnya. Secara fisik, buah yang dicelupkan ke formalin, biasanya ketika disentuh terasa cukup keras, memiliki warna kusam, dan tidak akan cepat busuk.

    Baca juga: 5 Buah Ini Bisa Bantu Atasi Kecanduan Makanan Manis

    Sementara ikan yang berformalin, biasanya sisiknya akan terasa keras, teksturnya kaku, mata jernih, insang merah, dan tidak amis, sehingga lalat pun tidak akan terbang di sekitar ikan tersebut.

    Cara Terhindar dari Buah dan Ikan Berformalin

    Formalin sendiri sebenarnya bisa larut dan hilang dengan mudah di dalam air. Karena itu, sebelum dikonsumsi, sebaiknya buah atau ikan terlebih dahulu dicuci dengan air mengalir. Selain itu, bisa juga merendamnya terlebih dahulu dalam air lalu membuang air hasil rendaman tersebut. Untuk ikan, bisa dilakukan dengan cara memasaknya pada suhu 90 hingga 120 derajat celcius. Hal ini bertujuan agar formalin menguap terbawa udara.