Tag: Anies Baswedan

  • Anies: Pengguna Kendaraan Umum Naik 2 Kali Lipat Dibanding 2016

    Anies: Pengguna Kendaraan Umum Naik 2 Kali Lipat Dibanding 2016

    TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim jumlah penumpang kendaraan umum pada 2019 meningkat dua kali lipat. Ia membandingkannya dengan jumlah pengguna kendaraan umum dari 2016.

    “Pada 2016, penumpang kendaraan umum 338 ribu, sekarang rata-rata 700 ribu penumpang,” ujar Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta, dilansir Detik.com, Kamis (5/12/19). Anies menyatakan jumlah penumpang meningkat 2 kali lipat dalam waktu dua tahun.

    Baca juga: Anies dan Ridwan Kamil Raih Regional Leader Entrepreneur Award dari MarkPlus

    Sementara penumpang TransJakarta, lanjut Anies, pada 2 Desember mencapai puncaknya yakni 980 ribu. Anies mengatakan angka tersebut sama persis dengan target yang diberikan DKI Jakarta, 980 ribu penumpang per hari.

    Jakarta merupakan kota dengan lalu lintas super padat. Oleh karena itu, menurut Anies perlu ada terobosan-terobosan untuk mengatur lalu lintas. Selain itu, Anies berpendapat perlu adanya strategi untuk membuat masyarakat berminat menaiki angkutan umum ketimbang kendaraan pribadi.

    Baca juga: Dari 780 Unit, Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan Baru Laku 100 Unit

    Halaman selanjutnya…

  • Anies dan Ridwan Kamil Raih Regional Leader Entrepreneur Award dari MarkPlus

    Anies dan Ridwan Kamil Raih Regional Leader Entrepreneur Award dari MarkPlus

    TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat penghargaan kategori Regional Leader Entrepreneur Award 2019 dari perusahaan marketing MarkPlus. Penghargaan diserahkan dalam acara MarkPlus Conference 2020 di Pacific Place, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/19).

    Tak hanya Anies dan Ridwan Kamil, puluhan kepala daerah juga menyabet penghargaan tersebut. Total terdapat 16 bupati, 22 wali kota, hingga 6 gubernur yang meraih penghargaan.

    Dilansir Kumparan.com, tampak beberapa kepala daerah hadir untuk menerima penghargaan secara langsung. Di antaranya Ridwan Kamil, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, hingga Wali Kota Bogor Bima Arya. Sedangkan Anies tak terlihat dalam acara penyerahan.

    Baca juga: Polisi Tetapkan Penghina Ma’ruf Amin sebagai Tersangka

    Founder and Chairman MarkPlus, Hermawan Kartajaya, mengungkapkan penilaian dilihat dari segi inovasi, kreativitas, hingga entrepreneurship setiap kepala daerah. Proses penjurian ini telah dimulai sejak Oktober 2019.

    “Mereka dinilai sebagai pemimpin yang kreatif dalam menghasilkan ide dengan kuantitas banyak. Inovatif karena terobosannya solutif, memudahkan, cepat diadopsi dan dirasakan masyarakat, serta berjiwa entrepreneurship,” ujar Hermawan saat membuka acara.

    Halaman selanjutnya…

  • Dari 780 Unit, Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan Baru Laku 100 Unit

    Dari 780 Unit, Rumah DP Nol Rupiah Anies Baswedan Baru Laku 100 Unit

    TIKTAK.ID – Rumah susun sederhana milik (rusunami) dengan down payment (DP) Rp 0 di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, baru terjual 100 unit. Padahal, rusunami DP Rp 0 yang dirancang Anies Baswedan tersebut memiliki 780 unit.

    “(Penghuni) sekitar 100 orang dari 780 unit,” ujar Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Kelik Indriyanto di Gedung DPRD DKI Jakarta, dilansir Kontan.co.id, Selasa (3/12/19).

    Kebanyakan pendaftar tidak lolos verifikasi bank sehingga tidak bisa menyicil rusunami DP Rp 0. Padahal menurut Kelik banyak warga yang mendaftar untuk membeli rusunami DP Rp 0 dan sudah dinyatakan memenuhi syarat administrasi oleh Dinas Perumahan.

    Baca juga: Cerita Megawati Selamatkan Prabowo yang Dulu Sempat ‘Keleleran’

    “(Jumlah penghuni) masih rendah itu memang ada beberapa persyaratan di Bank DKI belum bisa lolos, jadi peminat banyak,” kata dia.

    Salah satu hal yang menyebabkan pendaftar tidak lolos verifikasi bank, yakni memiliki cicilan lain.

    “Ada beberapa peminat hunian yang sudah punya kredit lain, ada kredit elektronik, kredit motor, ini mungkin BI checking istilahnya ya, itu enggak masuk (lolos verifikasi),” ucap Kelik.

    Halaman selanjutnya…

  • Hadir Berpakaian Dinas di Reuni 212 Disoal, Kemendagri Bela Anies: Diundang selaku Gubernur Masa Iya Dia Pakai Gamis

    Hadir Berpakaian Dinas di Reuni 212 Disoal, Kemendagri Bela Anies: Diundang selaku Gubernur Masa Iya Dia Pakai Gamis

    TIKTAK.ID – Saat hadir memberikan sambutan dalam acara Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/19) pagi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tampak mengenakan pakaian dinas. Inilah yang kemudian disoal oleh banyak pihak.

    Terkait itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai Anies tidak menyalahi aturan.

    Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik mengatakan Anies diundang ke acara itu sebagai Gubernur. Karena itu sudah tepat jika kehadiran Anies dengan menggunakan seragam dinas.

    Baca juga: Bareskrim Polri Tolak Laporan FPI soal Gus Muwafiq, Ini Alasannya

    “Kan hari kerja. Dia diundang kapasitasnya sebagai apa? Gubernur kan? Ya boleh dong. Masa iya dia pakai gamis. Dia pakai pakaian dinas dong karena kapasitasnya sebagai Gubernur,” ujar Akmal, Senin (2/12/19).

    Akmal menuturkan, dalam undangan itu Anies bisa saja menggunakan gamis. Menurutnya tidak ada aturan soal pakaian Gubernur saat menghadiri acara.

    “Enggak dilarang juga sih. Hal seperti itu kan enggak diatur. Itu masalah kepatutan kan, masa dilarang pakai baju,” jelasnya.

    Baca juga: PA 212 Bantah Isu Pencekalan dan Kepulangan Rizieq Sengaja Diviralkan sebagai Penarik Massa Reuni 212

    Kemendagri kata Akmal, juga tidak akan membatasi acara-acara yang boleh atau tidak boleh dihadiri kepala daerah.

    “Kita enggak pernah mengikat kegiatan A atau B. Lagian dia kan hadir di daerahnya sendiri,” pungkasnya.

  • PA 212 Bantah Isu Pencekalan dan Kepulangan Rizieq Sengaja Diviralkan sebagai Penarik Massa Reuni 212

    PA 212 Bantah Isu Pencekalan dan Kepulangan Rizieq Sengaja Diviralkan sebagai Penarik Massa Reuni 212

    TIKTAK.ID – Aktivis Muda NU Guntur Romli menyebut kepulangan Habib Rizieq Shihab ke Indonesia menjadi penarik massa Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, Senin (2/12/19). Guntur berpendapat acara Reuni Akbar 212 menggunakan informasi sesat untuk menarik massa, yaitu batalnya Habib Rizieq pulang ke Indonesia.

    “Acara ini ketika diadakan menggunakan informasi yang menyesatkan, kontroversi untuk menarik perhatian,” tukas Guntur.

    Guntur melanjutkan, informasi mengenai batalnya kepulangan Habib Rizieq dengan tuduhan dicekal oleh Pemerintah RI, dapat membuat gaduh dan semua orang bertanya-tanya.

    Baca juga: Massa Reuni Akbar 212 Teriaki Anies ‘Presiden’ Saat Pidato

    “Bagus juga Ustaz Maarif menggunakan informasi itu sehingga semua orang tertarik untuk membahas,” ujar alumnus Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir itu. Guntur mengatakan, faktanya Habib Rizieq bukan dicekal Pemerintah Indonesia, melainkan Arab Saudi.

    Selain itu, Guntur mengatakan Reuni Akbar 212 di Monas juga memiliki tujuan politik. Tujuan politik tersebut yaitu menentang pemerintahan Presiden Joko Widodo.

    Tak hanya itu, Guntur berpendapat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga memanfaatkan Reuni Akbar 212 untuk maju dalam Pilpres 2024. Guntur mengamati dari rekam jejak bahwa gerakan 212 tidak lepas dari gerakan politik yang menggunakan isu agama.

    Baca juga: Tak Lagi Berharap pada Prabowo, PA 212 Akan Cari Cara Sendiri Pulangkan Rizieq Shihab

    Guntur sebenarnya tidak mempermasalahkan jika gerakan 212 bergerak dalam bidang politik. Namun tidak dengan menggunakan informasi palsu untuk menyerang Pemerintah.

    Sementara Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif membantah bila isu kepulangan Rizieq Shihab disebut tidak benar. Ia berujar Pemerintah Indonesia memang tidak mencekal Rizieq Shihab, namun ia tetap bersikukuh pencekalan Rizieq Shihab di Arab Saudi atas rekomendasi Pemerintah Indonesia.

    Baca juga: Setuju Reuni 212 di Monas, Iwan Fals: Momen Rayakan Kebersamaan Hingga Kerinduan pada Sang Pencipta

    “Dibilang hoaks tentang pencekalan itu bagi kami fakta dan bukti cekalnya sudah viral dimana-mana, ” kata Slamet.

    TIKTAK.ID - PA 212 Bantah Isu Pencekalan dan Kepulangan Rizieq Sengaja Diviralkan sebagai Penarik Massa Reuni 212

    Seperti diketahui, Habib Rizieq pergi ke Arab Saudi setelah terjerat sejumlah kasus hukum pada April 2017. Di antaranya dugaan Habib Rizieq melakukan percakapan bermuatan pornografi via Whatsapp dengan Firza Husein.

    Rekaman percakapan tersebut kemudian tersebar luas di masyarakat. Selang setahun, polisi menghentikan kasus tersebut dengan alasan tidak cukup bukti.

    Baca juga: Beredar Susunan Acara Reuni 212, Habib Rizieq dan Anies Baswedan Dijadwalkan Beri Sambutan

  • Pengamat Politik Heran Neno Warisman Gak Nongol di Reuni 212

    Pengamat Politik Heran Neno Warisman Gak Nongol di Reuni 212

    TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, mempertanyakan tidak hadirnya Neno Warisman pada acara Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta, Senin (2/12/19). Hal itu ia ungkapkan melalui akun twitternya @yunartowijaya.

    “Neno Warisman gak ikutan?” tulis pria yang akrab disapa Mas Toto itu. Cuitan tersebut telah diretweet sebanyak 56 kali dan disukai 397 akun.

    Dalam cuitan tersebut juga terdapat 158 komentar warganet. “Neno sudah enggak mau menyembah Allah sekarang,” cuit akun @SamSoe73.

    “Sejauh yang aku tahu, di tempat kami belum ada. Enggak tau deh kalau sudah ganti nama duluan,” tulis akun gereja beraliran Kristen Protestan @HKBP_GL.

    Baca juga: Massa Reuni Akbar 212 Teriaki Anies ‘Presiden’ Saat Pidato

    Selain heran kenapa Neno Warisman gak nongol di acara tersebut, Yunarto juga me-retweet postingan portal berita online mengenai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengatakan jumlah peserta Reuni 212 berjumlah jutaan.

    Alumnus Magister Manajemen Universitas Indonesia ini memberikan emoticon tepuk tangan sebanyak tiga kali. Yunarto juga menulis ulang kutipan pernyataan Anies Baswedan.

    “Jutaan jumlahnya ya, jutaan tuh katanya,” kata Anies.

    Pada saat memberikan sambutan Reuni Akbar 212, Anies Baswedan sempat mengoreksi pernyataan soal jumlah peserta acara. Awalnya ia menyebut jumlah peserta ada ratusan ribu orang. Anies berharap semua peserta yang hadir bisa menghadirkan pesan damai dan meneduhkan.

    Namun, tak lama kemudian, ucapan Anies dikoreksi oleh panitia dan dirinya langsung mengganti kata-kata dalam pidatonya yang menyebut jumlah peserta dengan jutaan orang.

    Anies menambahkan, ia bersyukur bisa memfasilitasi acara Reuni 212 untuk kesekian kalinya. Menurutnya, Monas sebagai tempat bersejarah sudah sepatutnya bisa digunakan sebagai tempat pemersatu umat.

    Baca juga: Tak Lagi Berharap pada Prabowo, PA 212 Akan Cari Cara Sendiri Pulangkan Rizieq Shihab

    Anies datang sekitar pukul 06.15 WIB dan masuk melalui pintu VIP Monas. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menggunakan seragam dinas coklat dilengkapi peci hitam. Kedatangan Anies disambut tepuk tangan, teriakan takbir dan “Anies Presiden” dari peserta Reuni Akbar 212.

    Diketahui, Reuni Akbar dimulai pukul 03.00 WIB dan akan berakhir pukul 08.30 WIB. Agenda acara diawali dengan salat Tahajud, zikir, salat Subuh berjemaah, hingga bermunajat kepada Allah SWT.

  • Massa Reuni Akbar 212 Teriaki Anies ‘Presiden’ Saat Pidato

    Massa Reuni Akbar 212 Teriaki Anies ‘Presiden’ Saat Pidato

    TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali hadir dalam acara Reuni Akbar 212 di Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (2/12/19) pagi.

    Terlihat Anies hadir dalam acara itu dengan mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) dan peci hitam. Kedatangan Anies pun disambut massa aksi dengan teriakan “Presiden” berulang kali.

    Diberi kesempatan untuk menyampaikan pidato, Anies menyampaikan rasa syukur acara Reuni Akbar 212 berlangsung dalam suasana yang teduh, tenang dan aman.

    Baca juga: Tak Lagi Berharap pada Prabowo, PA 212 Akan Cari Cara Sendiri Pulangkan Rizieq Shihab

    Tak lupa Anies menyapa Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak dan Ketum FPI Ahmad Sobri Lubis serta para ulama yang hadir.

    “Kami sangat bersyukur, alhamdulillah untuk ke sekian kalinya tepatnya ini merupakan keempat kalinya Monas menjadi tempat di mana semua kalangan berkumpul di lapangan yang besar ini dan mengirimkan pesan bahwa jumlah bisa mencapai ratusan ribu berkumpul dari seluruh penjuru,” ucapnya.

    Baca juga: Setuju Reuni 212 di Monas, Iwan Fals: Momen Rayakan Kebersamaan Hingga Kerinduan pada Sang Pencipta

    “Jika sampai di tempat ini pesan yang dikirimkan bahwa semua hadir mengirimkan pesan damai, aman, dan meneduhkan bagi semua,” sambung dia.

    Anies mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, banyak peserta Reuni 212 yang datang hari ini merasa khawatir.

    “Insya Allah hari ini ketika semua berkumpul maka yang dikirimkan adalah tugas pesan yang sama. Hari ini semua berjalan dengan tenang dan damai. Jutaan jumlahnya ya? Jutaan,” ucapnya lantang.

    Baca juga: Sekjen Gerindra ‘Ngeyel’ Desak Pemerintah Keluarkan SKT Perpanjangan FPI

  • Beredar Susunan Acara Reuni 212, Habib Rizieq dan Anies Baswedan Dijadwalkan Beri Sambutan

    Beredar Susunan Acara Reuni 212, Habib Rizieq dan Anies Baswedan Dijadwalkan Beri Sambutan

    TIKTAK.ID – Jelang Reuni Akbar 212 pada 2 Desember di Monas, Jakarta, beredar susunan acara di media sosial. Ketika dikonfirmasi, Ketua Persaudaraan Alumni (PA)212 Slamet Maarif membenarkan susunan acara tersebut.

    “Naam (Ya, betul, red),” ujar Slamet, melansir Okezone, Sabtu (30/11/19).

    Berdasarkan susunan acara tersebut, acara akan dimulai pukul 03.00 WIB dini hari dengan diawali salat tajahud, dilanjutkan agenda istigosah sambil menunggu azan subuh.

    Baca juga: Ikuti Aturan KemenpanRB, Anies Ancam Sanksi ASN DKI Ikut Reuni 212

    Agenda berikutnya menunaikan salat subuh berjamaah, yang kemudian diikuti dengan zikir, doa untuk bangsa, pembacaan narasi maulid, tilawah Alquran, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu mars Bela Islam hingga pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB.

    Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Di antaranya oleh Ketua Panitia, GNPF, PA 212, dan FPI. Imam Besar Habib Rizieq dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicantumkan juga akan memberi sambutan dan pidato.

    Namun untuk sambutan Habib Rizieq belum dapat dipastikan akan dilaksanakan seperti apa. Saat dikonfirmasi soal kepulangan Imam Besar FPI itu, Slamet mengatakan pihaknya tengah melakukan berbagai upaya.

    “Kami upayakan semaksimal mungkin, tadi kan dijelaskan bahwa Ketua GNPF dan Sekjen FPI ada di sana untuk memproses itu semua,” jelas Slamet.

    Hal senada diungkapkan pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro. Sugito mengatakan, rencananya Rizieq akan tiba di Tanah Air pada Sabtu 30 November. Namun hingga kini, Minggu 1 Desember, belum ada kabar terkait kepulangan Imam Besar FPI tersebut. Diketahui, Habib Rizieq saat ini berada di Arab Saudi. Diduga, ia tidak bisa pulang ke Indonesia karena surat pencekalan yang dilayangkan untuknya dan visa yang sudah habis masa berlakunya.

    Baca juga: Habib Rizieq Sudah Tiba di Indonesia, Benarkah?

    Acara sambutan akan berlangsung hingga pukul 07.05 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi untuk bangsa, ceramah agama, dan doa penutup. Berdasarkan susunan acara, massa reuni 212 akan meninggalkan lokasi setelah melakukan doa penutup, yakni pukul 08.00 hingga 08.30 WIB.

  • Ikuti Aturan KemenPAN-RB, Anies Ancam Sanksi ASN DKI Ikut Reuni 212

    Ikuti Aturan KemenPAN-RB, Anies Ancam Sanksi ASN DKI Ikut Reuni 212

    TIKTAK.IDGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan mengikuti aturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terkait aparatur sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengikuti Reuni Akbar 212. Reuni tersebut rencananya akan digelar Senin (2/12/19) di Monas, Jakarta.

    Anies menjelaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan membuat aturan khusus bagi ASN yang hadir di Reuni Akbar 212.

    Baca juga: Ditanya Soal Pemberian Izin Reuni PA 212 di Monas, Anies Baswedan: Izinnya untuk Maulid Nabi

    “Pegawai itu bukan diatur oleh DKI. Apa yang diatur KemenPAN-RB yang akan diikuti DKI,” ujar Anies, dilansir dari CNN Indonesia.

    Anies sendiri mengaku masih belum dapat memastikan kehadirannya pada acara Reuni Akbar 212. “Saya kabarin nanti,” ucapnya.

    Sementara Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menuturkan telah memberikan waktu bagi Anies untuk memberi kata sambutan pada pembukaan Reuni Akbar 212. Selain itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan anggota DPR Fraksi Gerindra Fadli Zon yang juga diundang, dipastikan hadir.

    Baca juga: Anies Baswedan dan DPRD DKI Jakarta Terancam Tak Gajian 6 Bulan Gara-Gara Ini

    Sebelumnya, KemenPAN-RB menyatakan ada pemberian sanksi bagi ASN yang menghadiri Reuni Akbar 212. Sekretaris Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Mudzakir mengatakan sanksi akan diterima usai dikaji Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

    Mudzakir menjelaskan, alasan pemberian sanksi karena pelaksanaan Reuni 212 bertepatan dengan hari kerja. Ia melanjutkan, jika ASN tidak masuk di jam kerja, maka PPK berhak menentukan sanksi.

    Baca juga: PA 212 Soal Ahok ke BUMN: Yang Lebih Sopan Sudah Gak Ada?

    Sanksi terhadap ASN yang bolos kerja tertera dalam ketentuan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin ASN. Oleh karena itu, Mudzakir menghimbau ASN untuk mematuhi aturan yang berlaku.

    TIKTAK.ID - Ikuti Aturan KemenpanRB, Anies Ancam Sanksi ASN DKI Ikut Reuni 212

    Reuni Akbar 212 akan dilaksanakan mulai pukul 02.30 WIB dengan agenda salat malam, zikir, dan salat subuh berjemaah. Acara tersebut diperkirakan selesai pukul 09.30 WIB.

    Baca juga: Mahfud MD: Reuni Alumni 212 di Monas Hal Biasa Saja, Tak Perlu Dibesar-besarkan

  • Mahfud MD: Reuni Alumni 212 di Monas Hal Biasa Saja, Tak Perlu Dibesar-besarkan

    Mahfud MD: Reuni Alumni 212 di Monas Hal Biasa Saja, Tak Perlu Dibesar-besarkan

    TIKTAK.ID – Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif mengaku pihaknya telah menuntaskan prosedur perizinan dan mendapat rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menggelar acara Reuni Alumni 212 di Monas, 2 Desember mendatang.

    Anies pun membenarkan hal tersebut.

    Baca juga: Ditanya Soal Pemberian Izin Reuni PA 212 di Monas, Anies Baswedan: Izinnya untuk Maulid Nabi

    “Jadi pada hari Selasa atau Rabu kemarin Forkompimda melakukan musyawarah, terkait dengan adanya rencana kegiatan 1 Desember dan 2 Desember. 1 Desember terkait Papua, 2 Desember terkait dengan Maulid Akbar,” ungkap Anies Jumat (22/11/19) lalu di Gedung Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

    Ketua Panitia Reuni 212, KH Awiet Masyhuri mengatakan, reuni tersebut akan mengagendakan shalat malam berjamaah, shalat subuh berjamaah, peringatan Maulid Nabi, hingga doa bagi bangsa dan kepulangan Rizieq Shihab.

    “Acara digelar dari qiyamul lail, salat malam berjemaah. Kemudian salat subuh. Tahun ini tidak sampai. Kemungkinan jam 09.00 WIB selesai. Karena cuaca kali ini kan cukup panas,” ujar Awiet Masyhuri.

    Baca juga: PA 212 Soal Ahok ke BUMN: Yang Lebih Sopan Sudah Gak Ada?

    Halaman selanjutnya…