TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Survei SMRC: 60 Persen Responden Muslim Tak Percaya Isu Kriminalisasi Ulama

Survei SMRC: 60 Persen Responden Muslim Tak Percaya Isu Kriminalisasi Ulama

By Johan Arif
7 April 2021
554
0
Survei SMRC: 60 Persen Responden Muslim Tak Percaya Isu Kriminalisasi Ulama

TIKTAK.ID – Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengungkapkan bahwa sebanyak 60 persen responden beragama Islam mengaku tidak percaya terhadap isu kriminalisasi ulama. Namun ada banyak juga pihak yang masih percaya isu tersebut.

Pertanyaan itu dilontarkan kepada responden mengenai sejumlah peristiwa terkait ormas yang sudah dinyatakan terlarang, yakni Front Pembela Islam (FPI).

“Ada opini yang berkembang, mengenai Pemerintah mengkriminalisasi ulama. Terhadap opini ini 60 persen dari umat Islam tidak setuju, tapi cukup banyak yang setuju, ada 27 persen,” ujar peneliti SMRC, Saidiman Ahmad melalui siaran langsung di YouTube SMRC TV, Selasa (6/4/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Menurut Saidiman, survei menemukan 60 persen responden merasa tidak percaya dan sangat tidak percaya bahwa Pemerintah sering menjadikan ulama sebagai orang yang melakukan pelanggaran hukum. Kemudian 27 persen responden mengatakan sangat percaya dan percaya, sedangkan 13 persen responden lainnya menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Selain itu, survei mendapati 32 persen responden Muslim percaya dan sangat percaya keinginan umat Islam sering dibungkam Pemerintah. Ada 54 persen responden mengklaim tidak percaya dan sangat tidak percaya, dan 14 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.

Lebih lanjut, survei juga menanyakan pendapat responden Muslim bahwa dakwah Islam sering dibatasi oleh Pemerintah. Hasilnya, 32 persen responden sangat percaya dan percaya, 54 persen tidak percaya dan sangat tidak percaya, dan 13 persen tidak menjawab.

“Secara umum, umat Islam merasa memiliki kebebasan untuk kegiatan keagamaan mereka, tapi cukup banyak yang tidak merasa demikian,” terang Saidiman.

Terdapat 50 persen responden Muslim menyebut tak setuju dan 5 persen mengaku sangat tidak setuju pada wacana izin dari Pemerintah bagi pendakwah. Sementara 35 persen yang setuju dan 3 persen sangat setuju pendakwah perlu izin dari Pemerintah.

“Umat Islam umumnya (55%) bersikap, dakwah tidak harus mendapat izin dari Pemerintah,” ucap Saidiman.

Sebelumnya, frasa “kriminalisasi ulama” sempat menjadi tren jelang Pilpres 2019. Ketika itu, sejumlah pihak oposisi yang banyak diisi aktivis bernuansa keagamaan menjalani proses hukum terkait sejumlah kasus.

TagsHasil SurveyKriminalisasi UlamaMasyarakat MuslimSMRC

Related articles More from author

  • Elektabilitas Ganjar Unggul dari Prabowo Hingga Anies di Hasil Survei SMRC
    Nasional

    Elektabilitas Ganjar Unggul dari Prabowo Hingga Anies di Hasil Survei SMRC

    24 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Survei: Warga Terbelah Nilai Kesigapan Pemerintah Jokowi Tangani Covid-19
    Nasional

    Survei: Warga Terbelah Nilai Kesigapan Pemerintah Jokowi Tangani Covid-19

    18 April 2020
    By Johan Arif
  • Beda dengan Klaim Luhut, SMRC Sebut Hanya 5 Persen Masyarakat Dukung Jokowi 3 Periode
    Nasional

    Beda dengan Klaim Luhut, SMRC Sebut Hanya 5 Persen Masyarakat Dukung Jokowi 3 Periode

    5 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Kalah dari Pramono-Rano di Survei SMRC, Ridwan Kamil Buka Suara
    Nasional

    Kalah dari Pramono-Rano di Survei SMRC, Ridwan Kamil Buka Suara

    17 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Anies Kalahkan Prabowo dan Ganjar pada Survei Presiden Pilihan Anak Muda
    Nasional

    SMRC Rilis Hasil Survei, Elektabilitas Ganjar Melejit Salip Anies Hingga Prabowo

    9 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Elektabilitas Meroket, SMRC Ungkap Peluang Pramono-Rano Menang Pilgub Jakarta 1 Putaran
    Nasional

    Elektabilitas Meroket, SMRC Ungkap Peluang Pramono-Rano Menang Pilgub Jakarta 1 Putaran

    17 November 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ingin Gaet Pemilih Milenial, Gerindra Resmikan Dua Putra Ahmad Dhani Jadi Kader
    Nasional

    Ingin Gaet Pemilih Milenial, Gerindra Resmikan Dua Putra Ahmad Dhani Jadi Kader

  • KPK Resmi Umumkan 75 Pegawai Gagal Tes Wawasan Kebangsaan
    Nasional

    KPK Resmi Umumkan 75 Pegawai Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

  • Di Kanada, Tunawisma Jadi Target Penembakan
    Internasional

    Di Kanada, Tunawisma Jadi Target Penembakan

  • TIKTAK.ID - Situasi Demo di Hongkong
    Internasional

    Aksi Brutal di Tengah Bayang-Bayang Kehancuran Hongkong

  • Meski Ada Label Halal Baru Kemenag, MUI Klaim Tetap Berwenang Terbitkan Fatwa Halal Produk
    Nasional

    Meski Ada Label Halal Baru Kemenag, MUI Klaim Tetap Berwenang Terbitkan Fatwa Halal Produk

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.