TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Sikap Trump Soal Covid-19 Dinilai Memuakkan, Jurnal Medis AS Memintanya Segera Angkat Kaki dari Gedung Putih

Sikap Trump Soal Covid-19 Dinilai Memuakkan, Jurnal Medis AS Memintanya Segera Angkat Kaki dari Gedung Putih

By William Putra Wijaya
9 Oktober 2020
635
0
Sikap Trump Soal Covid-19 Dinilai Memuakkan, Jurnal Medis AS Memintanya Segera Angkat Kaki dari Gedung Putih

TIKTAK.ID – Jurnal medis mingguan Amerika Serikat, New England Journal of Medicine, menerbitkan editorial pada Rabu (8/10/20), berisi seruan untuk Presiden Trump angkat kaki dari Gedung Putih karena kebijakannya yang buruk terhadap Covid-19 dan telah menewaskan banyak warga AS.

“Kami jarang menerbitkan editorial yang ditandatangani oleh semua editor,” kata Dr. Eric Rubin, pemimpin redaksi jurnal medis dan penulis editorial baru seperti yang dilansir dari CNN pada Kamis (8/10/20).

Rubin mengatakan editorial itu dirancang pada Agustus, yang merinci bagaimana Amerika Serikat memimpin dunia dalam kasus infeksi dan kematian karena Covid-19.

Sejauh ini, lebih dari 7,5 juta orang di Amerika Serikat telah didiagnosis terinfeksi Covid-19 dan lebih dari 200.000 orang telah meninggal karena penyakit tersebut.

“Krisis ini telah menghasilkan tes kepemimpinan. Dengan tidak adanya pilihan yang baik untuk memerangi patogen baru, negara-negara dipaksa untuk membuat pilihan sulit tentang bagaimana meresponsnya,” ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa, “Di sini, di Amerika Serikat, para pemimpin kami telah gagal dalam tes itu. Mereka telah menciptakan krisis, dan mengubahnya menjadi tragedi,” kata editorial itu.

Namun, ia mengatakan bahwa editorial itu tidak untuk mendukung seorang kandidat presiden dan calon presiden, tetapi lebih karena ingin memberikan kritik pedas terhadap kepemimpinan pemerintahan Trump selama pandemi Covid-19.

“Siapa pun yang dengan ceroboh menyia-nyiakan hidup dan uang dengan cara ini akan menderita konsekuensi hukum. Pemimpin kami sebagian besar telah mengklaim kekebalan atas tindakan mereka. Tapi, pemilihan ini memberi kami kekuatan untuk memberikan penilaian,” kata editorial itu.

Menurutnya, para pemimpin politik AS saat ini telah menunjukkan bahwa mereka sangat tidak kompeten, ketika menanggapi pandemi Covid-19, krisis kesehatan masyarakat terbesar di zaman ini.

“Kita seharusnya tidak mendukung mereka dan membiarkan kematian ribuan orang Amerika lainnya, dengan membiarkan mereka mempertahankan pekerjaan mereka,” ujarnya.

New England Journal of Medicine mulai diterbitkan pada 1812.

Hanya ada 4 editorial sebelumnya yang secara kolektif ditandatangani oleh editornya, yaitu pertama, pada 2014 tentang kontrasepsi. Kedua, pada tahun yang sama diterbitkan sebuah obituari untuk mantan kepala editor.

Ketiga, editorial tahun itu tentang penelitian perawatan standar dan yang keempat, editorial pada 2019 tentang aborsi.

“Alasan kami tidak pernah menerbitkan tajuk rencana tentang pemilu adalah kami bukan jurnal politik dan menurut saya kami tidak ingin menjadi jurnal politik, tetapi masalahnya di sini adalah seputar fakta, bukan opini (kesehatan),” terangnya.

“Ada banyak kesalahan yang dilakukan yang bukan hanya bodoh, tapi sembrono dan saya pikir kami ingin orang-orang menyadari bahwa ada kebenaran di sini, bukan hanya opini,” tegas Rubin.

Ia menjelaskan kemudian, misalnya persoalan fungsi masker, social distancing, karantina, dan isolasi. Itu bukan opini.

“Memutuskan untuk tidak melakukannya mungkin merupakan keputusan politik, tetapi mencoba menunjukkan bahwa fungsi itu tidak nyata adalah khayalan dan berbahaya,” katanya.

“Kami tidak memiliki pemimpin yang tepat untuk epidemi ini. Saya pikir kami membutuhkan kepemimpinan yang lebih baik,” ujarnya.

New England Journal of Medicine bukan satu-satunya publikasi medis atau ilmiah yang mengambil sikap politik di tengah pandemi dan menjelang pemilihan presiden AS 2020 November ini.

Pada September, majalah Scientific American mengumumkan bahwa mereka mendukung mantan wakil presiden dan kandidat presiden Demokrat Joe Biden, dibanding Presiden Trump, yang telah mengabaikan sains.

Pengumuman itu menandai publikasi pertama majalah Scientific American tentang calon presiden dalam 175 tahun sejarahnya.

TagsBerita Dunia Hari IniCOVID-19Donald TrumpGedung PutihJurnal Medis ASNew England Journal of MedicinePresiden AS

Related articles More from author

  • Corona di Jakarta Meningkat, PDIP DKI: Anies Seharusnya Fokus Pengawasan di Lapangan
    Nasional

    Hadapi Covid-19, Anies Sebut Bagaikan Masuk Wilayah yang Belum Ada Petanya, PDIP: Anies Keliru!

    20 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Penting untuk Diketahui, Ini Gejala dan Ciri-ciri Terjangkit Virus Corona
    Tips & Tutorial

    Penting untuk Diketahui, Ini Gejala dan Ciri-ciri Terjangkit Virus Corona

    5 Maret 2020
    By Hendra Setiawan
  • Gerindra-PDIP Tambah Mesra, Keponakan Prabowo Ikut Sekolah Politik di 'Kandang Banteng'
    Nasional

    Benarkah Gerindra Dukung Sikap Pemerintah Jokowi Bubarkan FPI?

    3 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya
    Internasional

    Erdogan Perintahkan Menlu Turki Usir 10 Duta Besar dari Negaranya

    29 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Surati Kim Jong Un, Trump Tawari Korea Utara Kerjasama Lawan Corona
    Internasional

    Surati Kim Jong Un, Trump Tawari Korea Utara Kerjasama Lawan Corona

    23 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ajak Negara Tetangga Adakan 'ASEAN Travel Corridor', DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian
    Nasional

    Ajak Negara Tetangga Adakan ‘ASEAN Travel Corridor’, DPR Nilai Upaya Jokowi Brilian

    27 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kenapa Mahfud MD Batal Jadi Menteri Ad Interim Gantikan Tito Karnavian?
    Nasional

    Kenapa Mahfud MD Batal Jadi Menteri Ad Interim Gantikan Tito Karnavian?

  • Pasca Ledakan di Beirut, Ratusan Orang Hilang
    Internasional

    Pasca Ledakan di Beirut, Ratusan Orang Hilang

  • Jokowi Minta Mahfud MD Kawal Penuntasan Kasus Korupsi Besar yang Belum Terjamah
    Nasional

    Jokowi Minta Mahfud MD Kawal Penuntasan Kasus Korupsi Besar yang Belum Terjamah

  • Kak Seto Pernah Jadi Pemulung, Tidur di Emperan Tempat Sampah Pasar
    Selebriti

    Kak Seto Pernah Jadi Pemulung, Tidur di Emperan Tempat Sampah Pasar

  • Prabowo Minta Menteri dan Bawahannya Tak Sering Bikin Seminar dan Kunjungan ke Luar Negeri, Kenapa?
    Nasional

    Prabowo Minta Menteri dan Bawahannya Tak Sering Bikin Seminar dan Kunjungan ke Luar Negeri, Kenapa?

Artikel Terbaru

  • 7 Fakta tentang Slamet Uliandi Tersangka Baru Penyadapan Ilegal Prabowo 6 November 2026
  • Cara Menggunakan Google Drive Offline di HP Agar Tidak Kehilangan Kerja 6 November 2026
  • Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihan 5 November 2026
  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,046)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,315)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.