TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›SBY Singgung Krisis Gaza Saat Jadi Pembicara di Forum Tokyo Conference 2025

SBY Singgung Krisis Gaza Saat Jadi Pembicara di Forum Tokyo Conference 2025

By Joni Sitohang
9 Maret 2025
183
0
SBY Singgung Krisis Gaza Saat Jadi Pembicara di Forum Tokyo Conference 2025

TIKTAK.ID – Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) buka suara mengenai krisis kepemimpinan global dan mendorong penguatan multilateralisme. Dia menyampaikan hal itu ketika berbicara di forum Tokyo Conference 2025 di Tokyo, Jepang pada Selasa (4/3/25).

Dalam pidato kuncinya, SBY menilai kerja sama internasional diperlukan demi mengatasi konflik global, perubahan iklim, dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

“Kita hidup di dunia yang penuh gejolak, di mana kepercayaan terhadap tatanan berbasis aturan makin goyah,” ungkap SBY, seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga : Kementerian BUMN Tegaskan Dukung Kejagung Tangani Korupsi Pertamina

Kemudian Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menyoroti berbagai konflik yang masih berlangsung, seperti di Ukraina, Gaza, Kongo, Sudan, dan Myanmar. SBY menyatakan kondisi tersebut membuktikan kalau dunia belum sepenuhnya mencapai perdamaian yang diharapkan sejak berdirinya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 1945 silam.

Tak hanya itu, SBY mengkritisi mundurnya sejumlah negara besar dari komitmen multilateral, seperti Amerika Serikat yang menarik diri dari Perjanjian Iklim Paris dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dia menegaskan, hal itu justru membuat keadaan menjadi tidak lebih baik.

“Saat satu negara menarik diri, maka harus ada negara lain yang siap melangkah maju. Dunia sangat memerlukan kepemimpinan yang berani, berwawasan luas, dan mampu menawarkan solusi, bukan malah memperburuk keadaan,” tutur SBY.

Baca juga : Prabowo Ingin Bangun Tanggul Laut Raksasa di Pantura, DPR: Memang Kebutuhan Mendesak

Menurut SBY, guna memperkuat multilateralisme, terdapat beberapa Langkah yang bisa dilakukan. Dia memaparkan, di antaranya mereformasi Dewan Keamanan PBB dengan membatasi hak veto negara-negara anggotanya, meningkatkan operasi perdamaian, serta menjamin pendanaan yang stabil bagi PBB supaya tak mudah dipolitisasi.

SBY turut menekankan pentingnya kepemimpinan kolektif dalam berbagai isu global. Sebab, kata SBY, tidak ada satu negara pun yang mampu menghadapi tantangan global sendirian.

Lebih lanjut, SBY mencontohkan Indonesia bisa memimpin dalam perlindungan hutan, Jepang dalam teknologi iklim, Uni Eropa dalam pendanaan karbon, dan China dalam pengembangan kendaraan listrik. Untuk itu, dia mengajak negara-negara dunia kembali pada semangat kerja sama, kemitraan, dan kolaborasi.

Baca juga : Pramono Temui Megawati Bahas Kepala Daerah PDIP Ikut Retret Gelombang Dua

“Jika kita ingin menghindari bencana iklim, mencegah perang dunia, dan mengurangi penderitaan manusia, maka tidak ada jalan lain selain bekerja sama. Seperti kata pepatah Afrika, bila ingin pergi cepat, pergilah sendiri, namun jika ingin pergi jauh, pergilah bersama,” tutupnya.

TagsGazaPalestinaPalestineSBYSusilo Bambang YudhoyonoTokyo Conference 2025WHO

Related articles More from author

  • Genosida di Gaza Masuki Hari ke-251, KOSPY Terbitkan 9 Pernyataan Sikap
    Nasional

    Genosida di Gaza Masuki Hari ke-251, KOSPY Terbitkan 9 Pernyataan Sikap

    20 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • SBY Dukung Jokowi Setelah Bertemu Airlangga Hartanto
    Nasional

    SBY: Jangan Ada Gerakan Ingin Turunkan Jokowi

    25 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • JK Bela Palestina Soal Serangan ke Israel: Tindakan Luar Biasa Untuk Kemerdekaan
    Nasional

    JK Bela Palestina Soal Serangan ke Israel: Tindakan Luar Biasa Untuk Kemerdekaan

    13 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Setelah 12 Tahun Berkuasa, Benjamin Netanyahu Akhirnya Tumbang
    Internasional

    Setelah 12 Tahun Berkuasa, Benjamin Netanyahu Akhirnya Tumbang

    17 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Tak Jauh Beda dengan Rokok, WHO Larang Vape di Ruang Publik
    Internasional

    Tak Jauh Beda dengan Rokok, WHO Larang Vape di Ruang Publik

    31 Desember 2023
    By William Putra Wijaya
  • Istana Undang SBY dan Megawati Hadiri HUT RI di IKN
    Nasional

    Istana Undang SBY dan Megawati Hadiri HUT RI di IKN

    11 Agustus 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Italia vs Yunani
    Olahraga

    Tekuk Yunani 2-0, Italia Susul Belgia ke Putaran Final

  • Prabowo Sebut 'PKB Harus Diawasi', Cak Imin Yakin Hanya Bercanda
    Nasional

    Prabowo Sebut ‘PKB Harus Diawasi’, Cak Imin Yakin Hanya Bercanda

  • Lelah Berlebih Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung, Simak Penjelasannya
    Tips & Tutorial

    Lelah Berlebih Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung, Simak Penjelasannya

  • Giliran Anggota Parlemen ASEAN untuk HAM Minta Jokowi Batalkan Omnibus Law
    Nasional

    Giliran Anggota Parlemen ASEAN untuk HAM Minta Jokowi Batalkan Omnibus Law

  • Taiwan: AS Proaktif Bicarakan Pertahanan Kedua Negara
    Internasional

    Taiwan: AS Proaktif Bicarakan Pertahanan Kedua Negara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.