TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›SBY Bakal ‘Turun Gunung’ di Pemilu 2024

SBY Bakal ‘Turun Gunung’ di Pemilu 2024

By Joni Sitohang
20 September 2022
269
0
Soal SBY Klaim Demokrat, Pakar: Aneh, Partai itu Badan Publik

TIKTAK.ID – Beberapa elite Partai Demokrat dan PDIP tampak terlibat aksi saling sindir dan menuding masing-masing pihak melakukan praktik kecurangan dalam Pemilu dan Pilpres.

Hal itu berawal dari pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang bocor dan tersebar di media sosial.

Di hadapan para kader Rapimnas, SBY mengaku memperoleh informasi soal upaya sejumlah pihak agar Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan Capres-Cawapres. Hal itu konon bakal diwujudkan dengan menjegal sosok tertentu saat hendak maju bursa pencalonan.

Baca juga : KSAD Dudung Temui Prabowo, Ada Apa?

Kemudian SBY mengklaim juga bakal turun tangan, karena Pemilu dan Pilpres 2024 akan diwarnai kecurangan dan ketidakadilan.

“Para kader, mengapa saya harus turun gunung dalam menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang? Saya mendengar, mengetahui, kalau ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil,” ungkap SBY, seperti dilansir CNN Indonesia.

Pernyataan tersebut pun menuai tanggapan keras dari partai utama pengusung Presiden Joko Widodo (Jokowi), PDIP. Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengingatkan SBY supaya tidak coba-coba mengganggu Jokowi. Dia lantas menuding puncak kecurangan Pemilu terjadi di masa Pemerintahan SBY pada 2009 silam.

Baca juga : Gerindra: Hanya Prabowo yang Bisa Bicara Peluang Jokowi 2024

“Mohon maaf, Pak SBY tidak bijak, karena dalam catatan kualitas Pemilu, 2009 justru menjadi puncak kecurangan yang terjadi dalam sejarah demokrasi. Dalam hal tersebut, Pak SBY yang bertanggung jawab,” tegas Hasto dalam keterangan resminya, Sabtu (17/9/22).

Tidak hanya itu, Hasto menyatakan rencana koalisi partainya dengan PPP juga sempat dijegal oleh Demokrat pada 2009. Untuk itu, dia memperingatkan SBY agar tidak mencari-cari alasan dengan dalih penjegalan. Apalagi, kata Hasto, andai pernyataan tersebut disampaikan lantaran Partai Demokrat tidak mendapat dukungan dari partai lain.

“Jadi, apa yang disampaikan oleh Pak SBY sebenarnya menunjukkan kekhawatiran beliau kalau ada dua pasangan calon, kemudian Pak AHY enggak bisa masuk sehingga dikatakan itu instrumen penjegalan. Hal itu yang harus diluruskan,” tutur Hasto.

Baca juga : Demokrat: Ada ‘Genderuwo’ yang Tak Hendaki Anies Jadi Capres

Di sisi lain, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Idham Holik menjamin Pemilu 2024 bakal dilaksanakan berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Ia pun menampik keberadaan pihak yang mengintervensi di luar UU Pemilu.

TagsPemilu 2024Pilpres 2024SBYSusilo Bambang Yudhoyono

Related articles More from author

  • Anies Tegaskan Tak akan Fokus Kerjakan Food Estate Garapan Jokowi-Prabowo Jika Menang Pilpres
    Nasional

    Anies Tegaskan Tak akan Fokus Kerjakan Food Estate Garapan Jokowi-Prabowo Jika Menang Pilpres

    1 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Partai Amien Rais Ikut-ikutan Gugat Ambang Batas Pencalonan Presiden ke MK
    Nasional

    Partai Amien Rais Ikut-ikutan Gugat Ambang Batas Pencalonan Presiden ke MK

    5 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Silaturahmi ke Ulama Besar Saudi Sayyid Ahmad bin Muhammad Al Maliki
    Nasional

    Ganjar Silaturahmi ke Ulama Besar Saudi Sayyid Ahmad bin Muhammad Al Maliki

    17 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Deklarasi Dukung Anies Jadi Presiden, Laskar AMAN Antisipasi Kampanye Hitam
    Nasional

    Deklarasi Dukung Anies Jadi Presiden, Laskar AMAN Antisipasi Kampanye Hitam

    6 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Putri Gus Dur Disebut Dukung Anies Baswedan Jadi Capres, Benarkah?
    Nasional

    Putri Gus Dur Disebut Dukung Anies Baswedan Jadi Capres, Benarkah?

    26 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Tak Bisa Ikut Pilpres 2024, Mayoritas Partai Tetap Dukung Jokowi
    Nasional

    Tak Bisa Ikut Pilpres 2024, Mayoritas Partai Tetap Dukung Jokowi

    24 Februari 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengamat Sebut Jokowi Bakal Lobi Prabowo untuk Jadi Cawapres Dampingi Ganjar
    Nasional

    Pengamat Sebut Jokowi Bakal Lobi Prabowo untuk Jadi Cawapres Dampingi Ganjar

  • Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi
    Nasional

    Protes Penanganan Pandemi, Independensi KPK hingga UU Cipta Kerja, Aliansi Mahasiswa Kaltim Tolak Kedatangan Jokowi

  • Luhut Ungkap Data Penyebaran Covid Varian Delta Terparah di Indonesia
    Nasional

    Luhut: Indonesia Bisa Setop Gunakan Batu Bara di 2035 Asal Negara Maju Kasih Uang

  • Timnas Indonesia U-20 Kalahkan Suriah, Ini Kata Shin Tae Yong
    Olahraga

    Timnas Indonesia U-20 Kalahkan Suriah, Ini Kata Shin Tae Yong

  • Bakalan makin panas nih DPR sama tanggapan demokrat sama aksi puan di rapat Omnibus Law, coba deh baca.. https://www.tiktak.id/puan-matikan-mikrofon-legislator-demokrat-saat-bahas-omnibus-law-pengamat-kekanak-kanakan.html
    Nasional

    Demokrat Ungkap Kejanggalan Rapat Pengesahan Omnibus Law, Digelar Mendadak dan Super Cepat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.