TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Rumah DP 0 Rupiah, Program Ninabobok Anies untuk Warga Miskin Kota atau Golongan Kaya?

Rumah DP 0 Rupiah, Program Ninabobok Anies untuk Warga Miskin Kota atau Golongan Kaya?

By Joni Sitohang
20 Maret 2021
596
0
Rumah DP 0 Rupiah, Program Ninabobok Anies untuk Warga Miskin Kota atau Golongan Kaya?

TIKTAK.ID – Sudah lebih dari tiga tahun, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjabat. Akan tetapi, realisasi salah satu program andalannya saat kampanye, Rumah DP 0 Rupiah, masih jauh dari target yang ditetapkan. Belakangan ini, program Rumah DP 0 Rupiah kembali menjadi sorotan publik karena ada perubahan syarat bagi warga yang ingin membelinya.

Dulunya, mengutip situs resmi Anies-Sandi saat kampanye jakartamajubersama.com, Rumah DP 0 Rupiah ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah atau Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Akan tetapi, saat ini rumah tersebut seolah bukan hanya untuk masyarakat kecil. Pasalnya, Anies mengubah batas maksimal gaji bagi warga yang ingin membeli rumah itu, yakni dari yang awalnya berpenghasilan Rp7 juta menjadi Rp14,8 juta. Perubahan skema tersebut pun tertuang dalam Kepgub Nomor 588 yang terbit pada Juni 2020, menggantikan Kepgub Nomor 855 tahun 2019.

Baca juga : 22 Teroris yang Dibekuk di Jatim Diboyong ke Jakarta

Adapun yang menjadi dasar dari perubahan tersebut bukan semata kemauan Pemprov DKI melainkan merujuk nilai yang disesuaikan dari perhitungan Pemerintah Pusat pada lampiran II dari Peraturan Menteri PUPR Nomor 10/PRT/M/2019 tentang Kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Persyaratan Kemudahan Perolehan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang menyatakan batas penghasilan rumah tangga MBR sebesar Rp12,3 juta, dari nilai sebelumnya Rp 7 juta.

Perhitungan tersebut disesuaikan dengan inflasi dan disparitas harga, terutama atas kemahalan harga tanah di Jakarta dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

Selain itu, hunian yang dibangun bukanlah rumah tapak, melainkan rumah susun tower.

Baca juga : Tak Ada Dasar Konstitusi, Romo Benny Sebut Jabatan Presiden 3 Periode Hanya Ilusi

“Menetapkan batasan penghasilan tertinggi penerima manfaat fasilitas pembiayaan perolehan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yaitu sebesar Rp14,8 juta per bulan”, mengutip bunyi Kepgub Nomor 588, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Menanggapi hal itu, pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menyebut Anies telah ingkar terhadap janjinya saat kampanye, karena tidak sesuai dengan niat semula.

“Jadi intinya memang program itu mengingkari niat semula yang ditujukan untuk masyarakat penghasilan rendah dengan penghasilan 7 juta ke bawah, malah dulu dikatakan 4 juta bisa. Nah ternyata sekarang malah diubah,” ujar Trubus, Rabu (17/3/21).

Baca juga : Bagaimana Kabar Terbaru Soal Pemindahan Ibu Kota Negara?

Menurut Trubus, sasaran target pun akan bergeser saat batas maksimal gaji warga yang ingin membeli dinaikkan. Ia mengatakan dari yang awalnya sasaran target adalah masyarakat menengah ke bawah, menjadi bisa diakses menengah ke atas.

Kemudian Trubus menilai sejak awal program itu tidak melalui perencanaan matang dan hanya sekadar untuk meninabobokan masyarakat saat kampanye. Ia menganggap Anies belum tahu secara pasti bagaimana merealisasikan program itu ketika sudah terpilih menjadi gubernur.

“Jadi hanya sekadar janji politik, untuk meninabobokan masyarakat berpenghasilan rendah. Pada akhirnya rumah DP 0 Rupiah ini juga banyak yang kosong kan,” ucap Trubus.

TagsAniesGubernur DKI JakartaRumah DP 0 rupiah

Related articles More from author

  • Anies Baswedan Rapat Bareng Dua Menteri Jokowi, Apa yang Dibahas?
    Nasional

    Anies Baswedan Rapat Bareng Dua Menteri Jokowi, Apa yang Dibahas?

    27 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Diskusi Pemakzulan di UGM, Upaya Menikam ‘Jantung’ Jokowi
    Opini

    Diskusi Pemakzulan di UGM, Upaya Menikam ‘Jantung’ Jokowi

    3 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Kubu AMIN Ngotot Minta MK Panggil Jokowi
    Nasional

    Kubu AMIN Ngotot Minta MK Panggil Jokowi

    9 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Hasto: Palestina sudah Jadi Negara Merdeka jika Soekarno Tak Dilengserkan
    Nasional

    Hasto PDIP Jelaskan Alasannya Pertanyakan Prestasi Anies Memimpin DKI

    27 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Ternyata ini Alasan Kenapa Anies dan Wakilnya Tak Ikut Divaksin Bareng Jokowi
    Nasional

    Ternyata ini Alasan Kenapa Anies dan Wakilnya Tak Ikut Divaksin Bareng Jokowi

    15 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • TGUPP Buka Suara, Bantah Isu Pembagian Kaus 'Anies Baswedan Presiden' ke Pemudik Gratis
    Nasional

    TGUPP Buka Suara, Bantah Isu Pembagian Kaus ‘Anies Baswedan Presiden’ ke Pemudik Gratis

    30 April 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Wapres Ma'ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity
    Nasional

    Wapres Ma’ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity

  • Warga Malang Raya Heboh Fenomena 'Matahari Bercincin Pelangi', Apa Kata BMKG?
    Nasional

    Warga Malang Raya Heboh Fenomena ‘Matahari Bercincin Pelangi’, Apa Kata BMKG?

  • Pemerintah Terkesan 'Tak Mau Ambil Pusing' Soal Kisruh Partai Demokrat
    Nasional

    Pemerintah Terkesan ‘Tak Mau Ambil Pusing’ Soal Kisruh Partai Demokrat

  • Datangi KPK, Kepala BGN Minta Bimbingan dan Pendampingan Program Makan Bergizi Gratis
    Nasional

    Datangi KPK, Kepala BGN Minta Bimbingan dan Pendampingan Program Makan Bergizi Gratis

  • Olivier Giroud Ingin Hengkang Dari Chelsea
    Olahraga

    Olivier Giroud Akui Sudah ‘Lakukan Segalanya’ untuk Tinggalkan Chelsea

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.