TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Olahraga
Home›Olahraga›Profil Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia: Biodata dan Karier

Profil Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia: Biodata dan Karier

By Mahdi Yahya
10 September 2026
0
0
Jay Idzes, kapten Timnas Indonesia (foto: Wikipedia/CC)

Contents

  • 1. Perjalanan Jay Idzes dari Lapangan Belanda Menuju Ban Kapten Garuda
    • 1.1. Biodata Jay Idzes
    • 1.2. Masa Kecil dan Latar Belakang Keluarga
    • 1.3. Awal Karier di Belanda
      • 1.3.1. Debut Profesional Bersama FC Eindhoven
      • 1.3.2. Menembus Eredivisie di Go Ahead Eagles
    • 1.4. Babak Baru di Italia Bersama Venezia
      • 1.4.1. Kapten Muda Venezia
      • 1.4.2. Promosi ke Serie A lewat Play-off
      • 1.4.3. Pencatat Sejarah di Serie A
    • 1.5. Melangkah ke Sassuolo
    • 1.6. Perjalanan Bersama Timnas Indonesia
      • 1.6.1. Naturalisasi dan Debut Bersama Garuda
      • 1.6.2. Dilantik Jadi Kapten Timnas
      • 1.6.3. Petualangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
    • 1.7. Gaya Bermain Jay Idzes
    • 1.8. Kehidupan Pribadi
    • 1.9. Fakta Menarik tentang Jay Idzes
    • 1.10. Pertanyaan Umum tentang Jay Idzes

Perjalanan Jay Idzes dari Lapangan Belanda Menuju Ban Kapten Garuda

Ban kapten Timnas Indonesia kini dikenakan pemain yang lahir lebih dari 11.000 kilometer dari Jakarta. Jay Idzes, bek tengah kelahiran Belanda, berubah dari nama yang awalnya asing di telinga suporter Garuda menjadi komandan lini belakang sekaligus pemimpin tim. Kisahnya membuktikan bahwa jalan menuju lilitan ban kapten tidak selalu bermula dari lapangan tanah air.

Baca Juga: Fachruddin Yakin Kehadiran Jordi Amat Mampu Perkuat Timnas Indonesia
Baca Juga: Robi Darwis, Spesialis Lemparan Jarak Jauh di Timnas Indonesia U-20
Baca Juga: Menpora: Timnas Indonesia Tak Bisa Main di GBK untuk Piala AFF
Baca Juga: Elkan Baggott Bakal Pulang untuk Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
Baca Juga: Ini Kelemahan Malaysia yang Bisa Dieksploitasi Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia
Baca Juga: Pengamat Sepak Bola Vietnam: Timnas Indonesia Disiplin dan Bertalenta
Baca Juga: Ratu Tisha, Sosok Penting di Balik Kedatangan Shin Tae Yong di Timnas Indonesia
Baca Juga: Legenda Timnas Vietnam Minta Federasi Vietnam Belajar dari Indonesia
Baca Juga: Ini Alasan Timnas Indonesia vs Curacao Batal Digelar di JIS
Baca Juga: PSSI Targetkan Timnas Indonesia Balas Kekalahan dari Thailand di Piala AFF
Baca Juga: Ini Keuntungan Timnas Indonesia Jika Gabung CAFA dan Tinggalkan AFF
Baca Juga: Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF, Shin Tae Yong Tulis Pesan Menyentuh
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Brunei Akui Kurang Persiapan
Baca Juga: Timnas Vietnam Akui Tertekan di Depan Suporter Timnas Indonesia
Baca Juga: Jersey Baru Timnas Indonesia Usung Tema ‘Kembalikan Kejayaan’
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalahkan Kuwait, Ini Respons Shin Tae Yong
Baca Juga: Bangladesh Kurang Sepadan Jadi Lawan Timnas Indonesia
Baca Juga: Timnas Indonesia Tak Sportif, Shin Tae Yong Kecewa
Baca Juga: Menang Lawa Timor Leste, Shin Tae Yong: Performa Timnas Indonesia U-23 Menurun
Baca Juga: Hendra Setiawan Resmi Jadi Kapten Tim Thomas Cup Indonesia
Baca Juga: Peluang Timnas Futsal Indonesia Tampil di SEA Games
Baca Juga: Haruna Percaya pada Kualitas Shin Tae Yong Tangani Timnas Indonesia
Baca Juga: Legenda Sepak Bola Malaysia Minta Pemain Ikuti Jejak Timnas Indonesia
Baca Juga: Shin Tae-yong Berharap Timnas Indonesia Main di Luar Negeri Usai Piala AFF
Baca Juga: Witan Sulaeman Yakin Timnas Indonesia Bisa Jadi Juara Piala AFF 2021
Baca Juga: Shin Tae Yong Masih Geram Timnas Indonesia Diberi Makan Nasi Kotak Saat Piala AFF
Baca Juga: Shin Tae Yong Ungkap Kesalahan Timnas Indonesia Saat Hantam Myanmar
Baca Juga: Usai Bela Timnas Indonesia, Ini PR Egy Maulana di FK Senica
Baca Juga: Ketua PSSI: Dulu Elkan Baggott Ngejar-ngejar Kita, Sekarang Tolak Bela Timnas Indonesia
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Australia Ungkap Masalah Timnya
Baca Juga: Taklukkan Taiwan, Ini 3 Perubahan Besar Timnas Indonesia
Baca Juga: Pengamat Ungkap PR Timnas Indonesia Usai Tiga Laga Piala Dunia
Baca Juga: Pelatih Vietnam Detail Pantau Kekuatan Timnas Indonesia
Baca Juga: Imbang Lawan Thailand, Ini Kelemahan Timnas Indonesia
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah dari Afghanistan, Shin Tae Yong Puji Dua Gol Balasan
Baca Juga: Elkan Baggott Dilarang Gabung Timnas Indonesia di Dubai
Baca Juga: Egy Maulana dan Asnawi Mangkualam Gabung TC Timnas Indonesia di Dubai
Baca Juga: Shin Tae-yong Minta Timnas Indonesia Lebih Kerja Keras
Baca Juga: Timnas Indonesia Lebih Segar di Bawah Asuhan Shin Tae Yong
Baca Juga: Timnas Indonesia U-19 Akan Jalani Latihan Perdana di Spanyol
Baca Juga: Pemain Keturunan Indonesia di FC Twente Tolak Ajakan PSSI Gabung Timnas U-19
Baca Juga: Daftar 22 Pemain Timnas Indonesia U-16 untuk Laga Uji Coba UEA
Baca Juga: Shin Tae Yong Terapkan Protokol Kesehatan Ketat untuk Timnas Indonesia
Baca Juga: Awan Duka Selimuti Sepakbola Indonesia, Bek Timnas U-16 Alfin Lestaluhu Meninggal Dunia

Perjalanan Jay Idzes juga sama sekali tidak instan. Ia menyusuri akademi PSV Eindhoven dan memulai karier profesional di divisi dua Belanda. Lalu ia naik daun di Italia hingga menjadi salah satu pemain Indonesia dengan nilai pasar tertinggi. Puncaknya, ia kini dipercaya memimpin Garuda di panggung kualifikasi Piala Dunia. Yuk, kenali lebih dekat perjalanan sang kapten.

Biodata Jay Idzes

Sebelum menyelami kisah kariernya, kenali dulu identitas dasar bek kelahiran milenium ini. Data berikut merangkum informasi penting tentang Jay Idzes per September 2026.

Informasi Keterangan
Nama lengkap Jay Noah Idzes
Tanggal lahir 2 Juni 2000
Tempat lahir Mierlo, Belanda
Usia 26 tahun
Tinggi badan 190 cm
Posisi Bek tengah (center-back)
Klub saat ini Sassuolo (Serie A, Italia)
Nomor punggung klub 21
Kewarganegaraan Indonesia (naturalisasi 28 Desember 2023)
Akar keturunan Indonesia, dari kakek garis ibu
Debut timnas 21 Maret 2024 vs Vietnam
Kapten Timnas Indonesia Sejak September 2024

Masa Kecil dan Latar Belakang Keluarga

Jay Idzes lahir di Mierlo, kota kecil di provinsi Brabant Utara, pada 2 Juni 2000. Wilayah itu tidak jauh dari Eindhoven, kota besar yang menjadi rumah PSV. Ia tumbuh dan dibesarkan sepenuhnya di Belanda, jauh dari Indonesia, tanah leluhurnya.

Akar Indonesia pada diri Jay Idzes berasal dari kakeknya di garis ibu yang lahir di Indonesia. Garis keturunan itulah yang kelak membuka pintu baginya untuk memperkuat Garuda. Menariknya, Idzes baru merasakan langsung atmosfer sepak bola Indonesia setelah ia dewasa dan resmi menjadi bagian timnas.

Sejak kecil, sepak bola sudah menjadi bagian dari kesehariannya. Bakatnya terlihat sejak dini hingga ia menyusuri beberapa akademi di Belanda, termasuk PSV Eindhoven dan VVV-Venlo, sebelum menetap di FC Eindhoven. Dari ruang ganti akademi itulah mimpi besar sang bek muda mulai terbentuk.

Awal Karier di Belanda

Debut Profesional Bersama FC Eindhoven

Setelah melewati jenjang muda di PSV dan VVV-Venlo, Jay Idzes menetap di FC Eindhoven, klub divisi dua Belanda. Debut profesionalnya datang pada 28 April 2018 saat timnya menjumpai TOP Oss. Ia baru berusia 17 tahun dan masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.

Selama tiga musim membela FC Eindhoven, Idzes mengumpulkan 54 penampilan liga. Perannya tumbuh perlahan dari pemain cadangan menjadi bagian penting rotasi tim. Jam terbang di Eerste Divisie itu menjadi bekal berharga sebelum ia melangkah lebih jauh.

Menembus Eredivisie di Go Ahead Eagles

Pada 20 Juli 2020, Jay Idzes pindah ke Go Ahead Eagles, klub dari kota Deventer. Keputusan itu terbukti tepat sasaran. Di musim pertamanya, ia tampil dalam 31 laga liga dan ikut mengantar klub promosi ke Eredivisie, papan atas sepak bola Belanda.

Dua musim berikutnya mengukuhkan posisinya sebagai pilar pertahanan Go Ahead Eagles di Eredivisie. Total ia membela klub Deventer itu dalam 84 laga resmi sebelum memutuskan pindah. Perhatian klub-klub lain pun muncul, dan pada pertengahan 2023, Italia menjadi tujuan berikutnya.

Babak Baru di Italia Bersama Venezia

Kapten Muda Venezia

Pada 30 Juni 2023, Jay Idzes menandatangani kontrak empat tahun dengan Venezia, klub Serie B dari kota kanal itu. Adaptasi tidak memakan waktu lama. Ban kapten pun segera melekat di lengannya, kepercayaan besar untuk pemain yang baru mendarat di Italia.

Tidak banyak pemain baru yang langsung dipercaya memimpin tim di negara sepak bola sekeras Italia. Venezia jelas melihat sesuatu yang berbeda pada bek kelahiran 2000 ini. Kepercayaan itu terbayar lewat penampilan konsisten di jantung pertahanan.

Promosi ke Serie A lewat Play-off

Musim 2023-2024 menjadi musim emas bagi Venezia. Idzes tampil dalam 30 laga di semua kompetisi dan mencetak tiga gol, termasuk brace saat menaklukkan Catanzaro pada Mei 2024. Venezia lalu menempuh jalur play-off promosi dan menaklukkan Cremonese 1-0 di laga final. Tiket ke Serie A resmi diraih dengan Jay Idzes sebagai kapten tim.

Pencatat Sejarah di Serie A

Musim 2024-2025 membawa Idzes ke panggung tertinggi sepak bola Italia. Debutnya di Serie A terjadi pada 25 Agustus 2024 saat Venezia bermain imbang tanpa gol melawan Fiorentina. Malam itu, ia tercatat sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang bermain di kompetisi papan atas Italia.

Sejarah berlanjut pada 14 Desember 2024. Gol Jay Idzes ke gawang Juventus dalam laga yang berakhir 2-2 menjadikannya pemain Indonesia sekaligus Asia Tenggara pertama yang mencetak gol di Serie A. Venezia akhirnya terdegradasi di akhir musim, tetapi reputasi sang kapten justru semakin menanjak.

Melangkah ke Sassuolo

Kelasnya di Serie A membuat Jay Idzes tidak lama menginap di divisi dua. Pada 9 Agustus 2025, Sassuolo yang baru promosi resmi meminangnya dengan mahar sekitar 8 juta euro plus bonus. Kontraknya berlaku hingga Juni 2029, tanda investasi jangka panjang dari klub Neroverdi.

Debut bersama Sassuolo datang pada 29 Agustus 2025 melawan Cremonese. Sejak itu, Idzes menjadi bagian tetap lini belakang klub asal Emilia-Romagna itu di Serie A. Nilai pasarnya bahkan menyentuh angka 10 juta euro pada Desember 2025, menyamai rekor nilai pasar tertinggi pemain Indonesia yang sebelumnya dipegang Mees Hilgers.

Perjalanan Bersama Timnas Indonesia

Naturalisasi dan Debut Bersama Garuda

Jalan Jay Idzes ke Timnas Indonesia dimulai dari meja birokrasi. Ia menyatakan tekad memperkuat Indonesia pada September 2023, lalu resmi menjadi warga negara Indonesia pada 28 Desember 2023 lewat jalur naturalisasi. Proses itu menempatkannya dalam daftar calon naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia.

Kewarganegaraan itu datang sedikit terlambat untuk satu ajang besar. Pendaftaran skuad Piala Asia 2023 sudah tertutup, sehingga Idzes tidak bisa memperkuat Garuda di Qatar. Debutnya akhirnya terjadi pada 21 Maret 2024 dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam, yang ditutup kemenangan 1-0.

Lima hari kemudian, nasib berbalik manis. Jay Idzes mencetak gol pertamanya untuk Timnas Indonesia saat Garuda menaklukkan Vietnam 3-0 di Hanoi. Dari titik itu, posisinya di starting eleven nyaris tidak pernah tergoyahkan.

Dilantik Jadi Kapten Timnas

Kepercayaan terhadap Jay Idzes naik kelas pada September 2024, saat kualifikasi Piala Dunia memasuki ronde ketiga. Ban kapten secara reguler melekat di lengannya, menggantikan peran yang sebelumnya dikenakan Asnawi Mangkualam. Salah satu laga awal kepemimpinannya berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno ketika Garuda menahan imbang Australia 0-0.

Ketika Patrick Kluivert mengambil alih kursi kepelatihan pada Januari 2025, banyak yang menunggu perubahan. Ban kapten tetap dipercayakan kepada Idzes. Tanda itu menegaskan bahwa statusnya sebagai pemimpin tidak bergantung pada siapa pelatih yang menangani tim.

Petualangan di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ronde ketiga menempatkan Indonesia di Grup C bersama Jepang, Australia, Arab Saudi, Tiongkok, dan Bahrain. Sebagai tim yang dinilai di bawah para lawannya, Indonesia justru tampil berani di laga-laga kunci. Dua kemenangan terbaiknya terjadi di Stadion Gelora Bung Karno: menaklukkan Arab Saudi 2-0 pada November 2024, lalu membekuk Tiongkok 1-0 pada Juni 2025.

Hasil-hasil itu mengantar Garuda melaju ke ronde keempat kualifikasi, dengan Jay Idzes berdiri sebagai komandan pertahanan. Petualangan menuju Piala Dunia 2026 akhirnya berhenti di ronde keempat yang berlangsung di Jeddah pada Oktober 2025. Seluruh detail perjalanan itu bisa Anda telusuri lewat kisah Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meski gagal melaju ke turnamen puncak, perjalanan tersebut meninggalkan jejak. Hingga Maret 2026, Idzes telah mengumpulkan 18 penampilan dan satu gol untuk Timnas Indonesia. Ia juga mengantar Garuda finis runner-up FIFA Series 2026 di tanah air, disusul gelar pemain pria terbaik pada PSSI Awards 2026. Sambil menanti langkah berikutnya sang kapten, kenali juga sejarah kemenangan terbesar Timnas Indonesia.

Gaya Bermain Jay Idzes

Jay Idzes adalah profil bek tengah modern. Dengan tinggi 190 cm, ia unggul dalam duel udara sekaligus lincah membaca arah serangan lawan. Ketenangannya membawa bola keluar dari tekanan tanpa membersihkan bola sembarangan, kualitas yang sangat dihargai di sepak bola Italia.

Kemampuan operannya memungkinkan tim membangun serangan dari lini belakang. Posisi bermainnya yang cukup tinggi juga membantu menekan ruang gerak lawan lebih awal. Profil semacam ini menjelaskan mengapa Sassuolo bersedia membayar mahar 8 juta euro untuknya.

Pengalaman kepemimpinan Jay Idzes di Venezia turut membentuk gaya bermainnya. Ia aktif mengatur barisan pertahanan, rajin berkomunikasi dengan rekan-rekannya, dan tegas mengambil keputusan di momen krusial. Karakter itulah yang membuatnya dipercaya memimpin tim di dua negara sekaligus.

Kehidupan Pribadi

Di luar lapangan, Jay Idzes dikenal sebagai pribadi sederhana yang dekat dengan keluarga. Ia menghabiskan masa tumbuhnya di Brabant Utara, Belanda, dan akar kakeknya menjadi jembatan emosional menuju Indonesia. Saat tampil di kualifikasi Piala Dunia di Gelora Bung Karno, ia merasakan langsung dukungan luar biasa suporter Garuda.

Komunikasi tidak pernah menjadi penghalang. Idzes berbahasa Belanda dan Inggris, dua bahasa yang ia gunakan bersama rekan setim di Italia maupun timnas. Sejak resmi menjadi warga Indonesia, ia juga semakin dekat dengan budaya tanah leluhurnya. Memimpin Timnas Indonesia ia sebut sebagai salah satu kebanggaan terbesar kariernya.

Fakta Menarik tentang Jay Idzes

  • Keturunan Indonesia dari kakeknya. Kakek Idzes di garis ibu lahir di Indonesia, dasar kelayakannya memperkuat Garuda menurut aturan FIFA.
  • Pencatat sejarah Serie A. Ia pemain Indonesia pertama yang tampil di Serie A sekaligus orang Asia Tenggara pertama yang mencetak gol di kompetisi tersebut.
  • Kapten di klub dan timnas. Venezia dan Timnas Indonesia sama-sama menitipkan ban kapten kepadanya dalam usia yang tergolong muda.
  • Nyaris tampil di Piala Asia 2023. Naturalisasinya yang rampung 28 Desember 2023 datang terlambat karena pendaftaran skuad turnamen sudah tertutup.
  • Salah satu transfer termahal pemain Indonesia. Sassuolo membayar sekitar 8 juta euro plus bonus untuk jasa bek tengah berusia 25 tahun itu pada 2025.
  • Nilai pasar 10 juta euro. Pada Desember 2025, nilai pasar Jay Idzes menyamai rekor tertinggi yang pernah dipegang pemain Indonesia.

Pertanyaan Umum tentang Jay Idzes

Jay Idzes bermain di klub apa sekarang?
Jay Idzes memperkuat Sassuolo di Serie A sejak Agustus 2025. Sebelumnya ia membela Venezia selama dua musim, termasuk satu musim penuh di Serie A.

Mengapa Jay Idzes bisa memperkuat Timnas Indonesia?
Ia mewarisi keturunan Indonesia dari kakeknya yang lahir di Indonesia. Setelah dinaturalisasi pada 28 Desember 2023, kelayakannya memperkuat Garuda diakui FIFA.

Sejak kapan Jay Idzes menjadi kapten Timnas Indonesia?
Ia secara reguler mengenakan ban kapten mulai ronde ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 pada September 2024. Kepercayaan itu bertahan hingga era Patrick Kluivert.

Berapa tinggi badan Jay Idzes?
Tingginya sekitar 190 cm, ukuran ideal untuk bek tengah modern yang dominan di udara dan tenang mengatur permainan dari belakang.

Apa prestasi terbesar Jay Idzes?
Promosi ke Serie A sebagai kapten Venezia pada 2024, statusnya sebagai pemain Indonesia pertama di Serie A, serta memimpin Garuda ke ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.

Usia 26 tahun baru saja dilewati, dan babak terbaik karier Jay Idzes kemungkinan besar masih menunggu di depan. Kontrak panjangnya di Sassuolo memberi ruang untuk terus berkembang di salah satu liga terbaik dunia. Bagi suporter sepak bola Indonesia, mengikuti langkah sang kapten di Italia sekaligus bersama Garuda terasa seperti menonton proyek panjang yang layak disimak sampai akhir.

Related articles More from author

  • Man Utd Dibantai Man City, Maguire Janjikan Hal ini
    Olahraga

    Man Utd Dibantai Man City, Maguire Janjikan Hal ini

    8 Maret 2022
    By Mahdi Yahya
  • Shin Tae Yong Fokus Benahi Kekuatan Fisik Timnas U-19
    Olahraga

    Shin Tae Yong Fokus Benahi Kekuatan Fisik Timnas U-19

    22 November 2020
    By Mahdi Yahya
  • Taufik Hidayat: Teknik Anthony Ginting Cukup Bagus, Tapi Kurang Stabil
    Olahraga

    Taufik Hidayat: Teknik Anthony Ginting Cukup Bagus, Tapi Kurang Stabil

    7 Mei 2023
    By Mahdi Yahya
  • Pelatih Paraguay Ungkap Cara Matikan Peran Messi
    Olahraga

    Pelatih Paraguay Ungkap Cara Matikan Peran Messi

    9 Oktober 2021
    By Mahdi Yahya
  • Anggap Timnya Seharusnya Dapat Penalti, Shin Tae Yong: Piala AFF Butuh VAR
    Olahraga

    Anggap Timnya Seharusnya Dapat Penalti, Shin Tae Yong: Piala AFF Butuh VAR

    26 Desember 2021
    By Mahdi Yahya
  • Segini Harga Aubameyang yang Dipatok Arsenal, Barcelona Siap Boyong?
    Olahraga

    Segini Harga Aubameyang yang Dipatok Arsenal, Barcelona Siap Boyong?

    20 Maret 2020
    By Mahdi Yahya

Berita Menarik Lainnya

  • Imbau Tetap Waspada Virus Corona, Pakar: Wabah di China Mungkin Berakhir, di Luar China Baru Berawal
    Internasional

    Imbau Tetap Waspada Virus Corona, Pakar: Wabah di China Mungkin Berakhir, di Luar China Baru Berawal

  • Tahu Kadernya Pukuli Wanita di Palembang, Gerindra Ngamuk
    Nasional

    Gerindra Singgung Loyalitas Sandiaga yang Tak Hadir Peresmian Kantor Badan Pemenangan Presiden

  • Kewalahan Hadapi Covid-19, Prancis akan Tetapkan Kondisi Krisis
    Internasional

    Kewalahan Hadapi Covid-19, Prancis akan Tetapkan Kondisi Krisis

  • Tak Punya Playmaker, Manchester United Disarankan Boyong Coutinho
    Olahraga

    Tak Punya Playmaker, Manchester United Disarankan Boyong Coutinho

  • Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya
    Nasional

    Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya

Artikel Terbaru

  • Cara Mengisi Baterai HP yang Benar agar Awet dan Tahan Lama 13 Oktober 2026
  • Test 13 Oktober 2026
  • Test 13 Oktober 2026
  • 3 Partai Koalisi Belum Bersikap Soal Dukungan ke Prabowo di 2029 13 Oktober 2026
  • Cara Mengatasi Kulit Kering dan Kasar secara Alami di Rumah 13 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (70)
  • Keuangan (15)
  • Kuliner (1,062)
  • Nasional (7,976)
  • Olahraga (1,139)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,248)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.