
Kapolri Bertemu Kepala BPOM, Bahas Regulasi Kratom hingga Vape
Kapolri JenderalSuyudi Ario Setomenerima kunjungan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar untuk membahas penguatan pengawasan dan regulasi terhadap peredaran kratom hingga rokok elektrik atau vape.
“Kami tadi berdiskusi banyak hal terkait dengan adanya dan maraknya penyalahgunaan narkotika dan juga obat-obat tertentu, obat-obat terlarang, begitu juga tentang vape, tentang kratom, tentang kosmetika ilegal, dan juga pangan yang perlu kita awasi kaitannya dengan program nasional MBG,” kata Suyudi di Mabes Polri, Senin (2/11).
Disampaikan Suyudi, regulasi terkait peredaran maupun penggunaan kratom perlu diatur. Sebab, kratom kerap kali juga dimanfaatkan untuk kepentingan pengobatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini yang akan kita bahas lebih mendalam, sehingga kratom ini betul-betul ada regulasi yang jelas. Mungkin di satu sisi, kratom ini barangkali bisa dipergunakan untuk, misalnya, kepentingan obat-obatan dan yang lain-lain, ya. Tapi ini kan perlu adanya regulasi yang jelas,” ujarnya.
“Sehingga jangan sampai kratom yang mungkin bisa dipergunakan ini, tapi juga disalahgunakan. Nah, ini tidak boleh, karena kalau disalahgunakan, ini sangat berbahaya terhadap terutama generasi muda kita. Sehingga ini harus ada aturan yang jelas. Ini yang akan kita bahas,” sambungnya.
Sejurus dengan kratom, Suyudi menyebut regulasi terkait vape juga harus dibuat. Hal ini mengingat ada potensi penyalahgunaan vape untuk mengonsumsi narkoba jenis cair.
“Begitu juga vape ya. Nanti akan kita lakukan misalnya pelarangan seperti apa. Ini akan ada regulasi yang mengatur itu. Dimohon kesabarannya,” ucap dia.
Dalam kesempatan sama, Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan regulasi terkait penggunaan kratom akan dibahas lebih lanjut guna mencegah terjadi penyalahgunaan oleh masyarakat.
“Komitmen kami yang berhubungan dengan adanya obat bahan alam, sebetulnya belum obat bahan alam, tapi sumber alam kita berupa kratom yang punya potensi dikembangkan, teta
Artikel ini adalah rewrite dari sumber berita terpercaya. Direka ulang untuk format dan audiens tiktak.id.
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










