TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prabowo Buka Suara Terkait Dugaan Aktor di Balik Ricuh 27 Agustus

Prabowo Buka Suara Terkait Dugaan Aktor di Balik Ricuh 27 Agustus

By Johan Arif
19 September 2026
0
0
Prabowo Buka Suara Terkait Dugaan Aktor di Balik Ricuh 27 Agustus

Forum tersebut merupakan bagian dari Program Presiden Prabowo Menjawab yang digelar Jumat (18/9). Di hadapan para undangan, Kepala Negara menjawab langsung berbagai pertanyaan yang dilemparkan sepanjang sesi, termasuk persoalan yang hangat diperbincangkan.

Dugaan Koruptor di Balik Kerusuhan 27 Agustus

Pembicaraan bermula ketika Prabowo memaparkan pandangannya soal pemberantasan korupsi. Ia menegaskan korupsi wajib dimusnahkan dari bumi Indonesia, sekaligus mengingatkan bahwa upaya itu pasti berhadapan dengan perlawanan dari para koruptor. Perlawanan semacam itu, menurutnya, merupakan konsekuensi yang harus dihadapi jika negara serius memberantas korupsi.

Pemaparan itu langsung ditanggapi salah seorang peserta diskusi, Rivana Pratiwi. Ia mengaitkan pernyataan tersebut dengan kemungkinan para koruptor yang hendak melawan justru bermain di balik kericuhan yang terjadi.

“Ya, jadi saya sudah menyampaikan Indonesia selamat kalau kita bisa berantas korupsi, ya jelas koruptor-koruptor enggak suka kan?” kata Prabowo dalam forum tersebut.

Rivana pun menajamkan pertanyaannya. “Berarti mereka yang mengerahkan massa-massa itu pak? Yang ingin merusak situasi?” tanyanya.

Alih-alih memberi konfirmasi lugas, Prabowo membalik dengan jawaban singkat. “Ya kira-kira?” ujarnya menimpali. Dengan begitu, dugaan keterlibatan koruptor dalam peristiwa itu tidak dikonfirmasi, meski juga tidak dibantah.

Dugaan Aliran Dana dan Pelibatan Anak di Bawah Umur

Lebih jauh, Prabowo mengaku turut menerima informasi soal dugaan adanya aliran dana di balik kericuhan tersebut. Ia bahkan mengklaim sejumlah anak di bawah umur ditipu daya oleh oknum hingga ikut terlibat dalam ricuh itu. Ia mengibaratkan anak-anak tersebut digiring untuk kepentingan pihak-pihak tertentu.

Menurut dia, sebagian anak itu sendiri telah mengakui bahwa mereka dijanjikan imbalan.

“Anak-anak itu kalau kita kumpulkan ngaku, dibayar Rp100 ribu, dijanjikan Rp200 ribu, disuruh ini disuruh itu, ada yang dikasih obat dan sebagainya,” ucap Prabowo, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ditanya Soal Lawan Politik, Prabowo Jawab dengan Analogi

Pada kesempatan yang sama, ada pula pertanyaan seputar dugaan keterlibatan lawan politiknya di balik kerusuhan. Namun, Prabowo memilih tidak menjawab secara tegas. Sebagai gantinya, ia menyebut analogi: seandainya memberantas narkoba, mafia narkoba tidak akan diam dan pasti melawan balik.

Analogi itu dipakainya untuk menggambarkan pola serupa, yaitu pihak yang terdesak oleh sebuah pemberantasan umumnya akan bergerak melawan, tanpa ia perlu menunjuk siapa pun secara langsung.

Pemerintah Mulai Menemukan Titik Terang

Prabowo menegaskan pemerintah kini tengah memburu aktor intelektual yang diduga berada di balik kericuhan 27 Agustus. Ia mengklaim penelusuran tersebut mulai menunjukkan kemajuan.

“Kita sudah ke arah situ,” kata dia.

Meski begitu, dalam penjelasannya ia belum merinci identitas para aktor intelektual yang dimaksud.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Cak Imin Desak Ijtima Ulama Nusantara PKB Munculkan Fatwa Tolak Amplop di Pemilu
    Nasional

    Cak Imin Desak Ijtima Ulama Nusantara PKB Munculkan Fatwa Tolak Amplop di Pemilu

    16 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Eks Anggota FPI Bentuk Ormas Baru, Mahfud MD: Front Perempuan Islam Boleh!
    Nasional

    Eks Anggota FPI Bentuk Ormas Baru, Mahfud MD: Front Perempuan Islam Boleh!

    3 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Kopdar Minggu Malam Sekjen Parpol Pendukung Jokowi, Bahas Reshuffle Kabinet?
    Nasional

    Kopdar Minggu Malam Sekjen Parpol Pendukung Jokowi, Bahas Reshuffle Kabinet?

    15 Juli 2020
    By Johan Arif
  • Anies-Ganjar Diusulkan Jadi Duet Pemersatu Bangsa, Pengamat: Fakta Politiknya Sulit Terwujud
    Nasional

    Survei SMRC: Ganjar-Anies Bakal Bersaing Ketat Jika Pilpres Berlangsung Dua Putaran

    5 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Komentari Jokowi Temui Elon Musk, Ketua MUI: Uang Terkadang Lebih Kuasa dari Jabatan
    Nasional

    Komentari Jokowi Temui Elon Musk, Ketua MUI: Uang Terkadang Lebih Kuasa dari Jabatan

    17 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Kemhan: Program Bela Negara Bukan Hukuman untuk Pelajar Ikut Demo
    Nasional

    Kemhan: Program Bela Negara Bukan Hukuman untuk Pelajar Ikut Demo

    11 September 2026
    By Johan Arif

Berita Menarik Lainnya

  • Xiaomi Akan RIlis Mi 11 Harga 10 Juta
    Teknologi

    Xiaomi Akan RIlis Mi 11 Harga 10 Juta

  • Benarkah Artidjo Bilang Mending Piara Kambing Ketimbang Jadi Dewan Pengawas KPK?
    Nasional

    Benarkah Artidjo Bilang Mending Piara Kambing Ketimbang Jadi Dewan Pengawas KPK?

  • Khawatir Pembangunan Mandek, Pengamat Minta Jokowi Tak Sembarangan Reshuffle Menteri
    Nasional

    Khawatir Pembangunan Mandek, Pengamat Minta Jokowi Tak Sembarangan Reshuffle Menteri

  • Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya
    Internasional

    Untuk Kedua Kalinya, Politisi Selandia Baru Bersepeda ke Rumah Sakit untuk Melahirkan Bayinya

  • Meski Elektabilitasnya Berada di Puncak, Haikal Hassan Sebut 'Tidak Etis' Prabowo Kembali Nyapres
    Nasional

    Meski Elektabilitasnya Berada di Puncak, Haikal Hassan Sebut ‘Tidak Etis’ Prabowo Kembali Nyapres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.