
TIKTAK.ID – Wacana yang dilemparkan Menteri Agama Fachrul Razi terkait rencana pemberlakuan pelarangan penutup wajah (cadar) dan celana cingkrang di setiap instansi pemerintahan, direspons kritik keras Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Padahal sudah sempat ditegaskan Menag bahwa wacana tersebut masih dalam proses pengkajian. Artinya, sebelum peraturan tersebut diberlakukan, dipastikan tidak akan ada sanksi bagi mereka (ASN) yang bercadar dan bercelana cingkrang.
Jubir PKS, Ahmad Fathul Bari, mengatakan Menag seharusnya membuat peraturan lebih substantif.
“Menurut saya, apabila memang Menteri Agama punya salah satu tugas untuk mengatasi radikalisme, sebaiknya harus lebih menyentuh hal-hal substantif dibandingkan dengan hal simbolik, yang mungkin akan berbenturan dengan situasi masyarakat yang ada saat ini,” kata Ahmad dalam acara diskusi yang diadakan Populi Center, di Jakarta, Sabtu (2/11/19).
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










