TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pengamat Minta e-KTP Difungsikan Lebih Modern, Tak Perlu Fotokopi

Pengamat Minta e-KTP Difungsikan Lebih Modern, Tak Perlu Fotokopi

By Joni Sitohang
25 Juli 2021
445
0
Pengamat Minta e-KTP Difungsikan Lebih Modern, Tak Perlu Fotokopi

TIKTAK.ID – Pengamat teknologi Heru Sutadi meminta Pemerintah untuk menjalankan fungsi e-KTP yang lebih modern dari generasi sebelumnya, salah satunya yaitu tidak diperlukan lagi fotokopi KTP. Menurut Heru, persoalan e-KTP ini akibat kurangnya edukasi dan sosialisasi akan fungsi tanda pengenal tersebut.

“E-KTP itu sebenarnya bisa dibaca dengan reader-nya, sehingga bisa ketahuan itu KTP asli atau palsu dan data yang ada di fisik dan elektronik sama atau tidak,” ujar Heru, seperti dilansir detik.com.

Untuk diketahui, belakangan ini ada masyarakat yang merasa kesulitan untuk melakukan vaksin Covid-19, karena tidak membawa fotokopi KTP. Kisah itu pun viral di media sosial Twitter. Rupanya, banyak pula warganet lain yang mengalami kejadian serupa.

Baca juga : Seperti Apa Rupa Jet Tempur 3,4 T yang ‘Dibeli’ Prabowo dari Korsel?

“Jadi, seharusnya tidak perlu difotokopi. Terlebih yang dibutuhkan saat vaksin kan hanya Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat, yang kemudian dengan aplikasi PeduliLindungi bisa dihubungkan dengan nomor HP kita,” terang Direktur Utama Information and Communication Technology (ICT) Institute tersebut.

Oleh sebab itu, Heru mendesak kepada Pemerintah supaya mengampanyekan fungsi sesungguhnya e-KTP, serta bagaimana cara memperlakukan dokumen pribadi itu.

“Sebab, ini merupakan kartu identitas kita yang harus dijaga dan dilindungi datanya,” tutur Heru.

Baca juga : Politikus PDIP Pertanyakan Alasan Jokowi Revisi Statuta UI

Selain itu, Heru menyarankan Pemerintah harus menyampaikan bagaimana membaca e-KTP, sehingga tidak lagi diperlukan fotokopi KTP lagi untuk berbagai keperluan administrasi. Atau, kata Heru, menjadi jaminan di resepsionis atau keamanan ketika akan masuk ke dalam gedung.

“Sebab, data NIK saat ini dalam posisi ‘tidak aman’ usai kasus kebocoran data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Untuk itu, perlu dipikirkan kembali menggantikan NIK semua penduduk dengan nomor baru, dan data baru ini harus dilindungi dengan semaksimal mungkin,” ucap Heru.

Sebelumnya, warganet ramai mempertanyakan fungsi dan kegunaan e-KTP, saat masih diminta fotokopi (penggandaan e-KTP) dalam proses administrasi. Warganet pun menilai birokrasi di Indonesia terlalu “ribet” karena KTP masih harus difotokopi untuk mengurus perizinan vaksin Covid-19, dan lainnya. Bahkan pembahasan mengenai e-KTP itu sempat menjadi trending di Twitter dengan lebih dari 1.800 cuitan.

TagsCoronaCOVID-19E-KTPVaksin CoronaVaksin Covid-19Virus Corona

Related articles More from author

  • Tampil di ILC TV One, Menteri Jokowi Bilang Ada yang Adu Domba Pusat dan DKI
    Nasional

    Tampil di ILC TV One, Menteri Jokowi Bilang Ada yang Adu Domba Pusat dan DKI

    9 April 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Terjangkit Covid-19, Presiden Ukraina Dirawat di Rumah Sakit
    Internasional

    Terjangkit Covid-19, Presiden Ukraina Dirawat di Rumah Sakit

    12 November 2020
    By Adam Humain
  • Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi
    Nasional

    Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Dalam Dua Pekan Dua Menterinya Jadi Tersangka Korupsi, PKS: Jokowi Perlu Minta Maaf ke Publik
    Nasional

    Dalam Dua Pekan Dua Menterinya Jadi Tersangka Korupsi, PKS: Jokowi Perlu Minta Maaf ke Publik

    7 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Isu Fadli Zon Dapat Jatah Menteri, Hoaks atau Fakta?
    Nasional

    Isu Fadli Zon Dapat Jatah Menteri, Hoaks atau Fakta?

    6 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • 6 Menterinya Dapat Rapor Merah, BEM UI Desak Jokowi Segera Evaluasi
    Nasional

    6 Menterinya Dapat Rapor Merah, BEM UI Desak Jokowi Segera Evaluasi

    24 Oktober 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Demokrat Sebut Langkah Anies Tak Segera Umumkan Cawapres Hambat Konsolidasi
    Nasional

    Demokrat Sebut Langkah Anies Tak Segera Umumkan Cawapres Hambat Konsolidasi

  • Pertanyakan ‘Bohir’ Partai Mahasiswa Indonesia, Demokrat: Bikin Parpol Tak Murah
    Nasional

    Pertanyakan ‘Bohir’ Partai Mahasiswa Indonesia, Demokrat: Bikin Parpol Tak Murah

  • Ketahui Penyakit yang Biasa Menyerang Amandel
    Tips & Tutorial

    Ketahui Penyakit yang Biasa Menyerang Amandel

  • Safari Politik Anies Panen Kritikan, Pengamat: Proses Masih Jauh, Tak Perlu Khawatir
    Nasional

    Safari Politik Anies Panen Kritikan, Pengamat: Proses Masih Jauh, Tak Perlu Khawatir

  • Benarkan MUI Hanya LSM, Ngabalin: Pengurus yang Main Politik dan Hujat Pemerintah Keluar Saja dari Sana
    Nasional

    Benarkan MUI Hanya LSM, Ngabalin: Pengurus yang Main Politik dan Hujat Pemerintah Keluar Saja dari Sana

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.