TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Novel Baswedan Buka Suara Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu

Novel Baswedan Buka Suara Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu

By Joni Sitohang
25 Maret 2023
197
0
Novel Baswedan Buka Suara Soal Transaksi Janggal Rp300 Triliun di Kemenkeu

TIKTAK.ID – Mantan penyidik senior Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengungkapkan bahwa korupsi di bidang pajak dan bea cukai berdampak besar bagi negara. Novel menyampaikan hal itu melalui diskusi yang diunggah di akun YouTubenya dengan judul “Gempa Skandal Rp300 T Kemenkeu, Bersama Rocky Gerung”.

“Kita perlu mengkritisi ini, mendorong ini, diungkap dengan jelas. Sebab, dampak korupsi di bidang pajak maupun bea cukai ini dahsyat sekali,” ujar Novel, seperti dilansir CNNIndonesia.com pada Rabu (22/3/23).

Novel mengatakan korupsi di bidang bea cukai tidak hanya berdampak pada penerimaan uang negara, melainkan juga pada industri.

Baca juga : Tips Mahfud MD Hadapi Binatang Buas: Pegang Pawang atau Plester Mulutnya

“Kita dapat lihat berapa banyak garmen kita menjadi lemah, atau kemarin di beberapa berita dijelaskan kalau sampai banyak PHK dan lain-lain. Hal itu kan karena masuknya tekstil, dan pasti adalah kejahatan kepabeanan dan harusnya tanggung jawab Bea Cukai untuk menegakkan,” tutur Novel.

Menurut Novel, transaksi mengenai predicate crime yang berhubungan dengan pajak dan bea cukai selalu terkait dengan korupsi.

“Sepaham saya, transaksi yang mencurigakan itu selalu ada kaitannya dengan internal, atau oknum internal pejabat. Itu namanya korupsi,” tegas Novel.

Baca juga : Politisi PDIP Bahas Peluang Duet Prabowo-Ganjar, Ganjar-Prabowo Hingga Megawati-Prabowo

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD sempat menyatakan transaksi mencurigakan diduga Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bukan sebesar Rp300 triliun, tapi mencapai Rp349 triliun. Dia memaparkan bahwa berdasarkan data yang diungkap Menkeu Sri Mulyani, transaksi janggal itu terjadi di banyak sektor. Mulai dari perusahaan, aparat penegak hukum, sampai pegawai Kementerian Keuangan dan pihak luar.

Mahfud pun menilai transaksi ini terkait dugaan pencucian uang dan lebih berbahaya daripada korupsi.

“Korupsi ini ukurannya sudah jelas, merugikan keuangan negara, memperkaya diri sendiri, melawan hukum itu sudah korupsi. Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi itu korupsi, namun pencucian uang lebih bahaya,” terang Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, pada Senin (20/3/23).

Baca juga : Anies dan AHY Bertemu Lagi, Kali ini Bahas Apa?

Di sisi lain, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Ivan Yustiavandana mengeklaim laporan hasil analisis keuangan yang mencatat transaksi senilai Rp349 triliun turut melibatkan pihak luar Kemenkeu. Dia menjelaskan bahwa transaksi tersebut diungkap lantaran semua transaksi itu melibatkan tugas dan fungsi Kemenkeu, dan pada umumnya banyak melibatkan masalah pajak dan ekspor-impor.

TagsKemenkeuKPKNovel Baswedan

Related articles More from author

  • MAKI Minta Tiket Rp90 Juta per Penumpang Dibayar Kaesang, Usai KPK Tetapkan ‘Nebeng’ Jet Pribadi Bukan Gratifikasi
    Nasional

    MAKI Minta Tiket Rp90 Juta per Penumpang Dibayar Kaesang, Usai KPK Tetapkan ‘Nebeng’ Jet Pribadi Bukan Gratifikasi

    8 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Setelah Novel Baswedan, Giliran 4 Anak dan Istrinya Positif Corona
    Nasional

    Setelah Novel Baswedan, Giliran 4 Anak dan Istrinya Positif Corona

    1 September 2020
    By Johan Arif
  • KPK Tetapkan 5 Pegawai Pajak Jakarta Utara Jadi Tersangka, Ini Respons Purbaya
    Nasional

    KPK Tetapkan 5 Pegawai Pajak Jakarta Utara Jadi Tersangka, Ini Respons Purbaya

    18 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • Singgung Hak Asasi, Putri Gus Dur Desak Jokowi Batalkan Pemecatan Pegawai KPK
    Nasional

    Singgung Hak Asasi, Putri Gus Dur Desak Jokowi Batalkan Pemecatan Pegawai KPK

    21 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Politisi PDIP Tanggapi Usulan Abraham Samad Jadi Cawapres Ganjar
    Nasional

    Politisi PDIP Tanggapi Usulan Abraham Samad Jadi Cawapres Ganjar

    30 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Soal Korupsi Haji, Kuasa Hukum Eks Menag Yaqut Bantah Barang Bukti yang Disita KPK
    Nasional

    Soal Korupsi Haji, Kuasa Hukum Eks Menag Yaqut Bantah Barang Bukti yang Disita KPK

    25 Agustus 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Beri Izin Penamaan Pulau, Gunung dan Sungai Pakai Bahasa Asing
    Nasional

    Jokowi Beri Izin Penamaan Pulau, Gunung dan Sungai Pakai Bahasa Asing

  • Klopp: Cedera Harvey Elliott Cukup Berat
    Olahraga

    Klopp: Cedera Harvey Elliott Cukup Berat

  • Prabowo Mendadak Kunjungi Menhan Italia di Roma, Bahas Apa?
    Nasional

    Prabowo Mendadak Kunjungi Menhan Italia di Roma, Bahas Apa?

  • Mendag Zulkifli Janji Minyak Goreng Rp14.000 Banjiri Pasar dalam Dua Pekan
    Nasional

    Mendag Zulkifli Janji Minyak Goreng Rp14.000 Banjiri Pasar dalam Dua Pekan

  • Kabar Buruk dari Jokowi, Indonesia Bakal Hadapi Ledakan Pengangguran
    Nasional

    Kabar Buruk dari Jokowi, Indonesia Bakal Hadapi Ledakan Pengangguran

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.