TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mengerikan, Begini Prediksi Anies Soal Peningkatan Kasus Corona di DKI Hingga November

Mengerikan, Begini Prediksi Anies Soal Peningkatan Kasus Corona di DKI Hingga November

By Joni Sitohang
25 September 2020
484
0
Mengerikan, Begini Prediksi Anies Soal Peningkatan Kasus Corona di DKI Hingga November

TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan proyeksi yang mengerikan soal pandemi vius Corona (Covid-19) di Ibu Kota, bila Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperlonggar.

Menurut Anies, tanpa pembatasan ketat dan dengan tingkat pengetesan tetap seperti saat ini, maka pertambahan kasus harian di Jakarta diprediksi akan mencapai 2.000 per hari pada pertengahan Oktober.

“Sedangkan untuk kasus aktif, akan mencapai 20.000 pada awal November,” ujar Anies, seperti dilansir CNBCIndonesia.com, Kamis (24/9/20).

Baca juga : Dulu Keras Serang Jokowi, Kini Fahri Hamzah Bela Gibran, Ternyata ini Alasannya

Perlu diketahui, kasus baru Covid-19 di Jakarta pada Kamis (24/9/20) bertambah 1.044, sehingga totalnya mencapai 66.731 orang. Sedangkan kasus aktifnya sebanyak 12.435 orang. Penambahan kasus aktif itu pun mengkhawatirkan, karena kapasitas rumah sakit mulai penuh.

Dari jumlah tempat tidur isolasi di Jakarta sebanyak 4.812, hingga 23 September, persentase keterpakaiannya 81%. Dari jumlah tempat tidur ICU sebanyak 695, hingga 23 September, persentase keterpakaiannya sebesar 74%. Padahal, Badan Kesehatan Dunia WHO merekomendasikan tingkat keterisian rumah sakit di bawah 60%.

Oleh sebab itu, Anies memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB yang telah diperketat di Jakarta. Ia menyatakan Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam penanganan kasus Covid-19 ini.

Baca juga : Pencalonan Keponakan SBY Dikaitkan Dinasti Politik, Demokrat: Itu Permainan Lama

“Melalui rapat koordinasi terkait antisipasi perkembangan kasus Covid-19 di Jabodetabek, Menko Kemaritiman dan Investasi (Marives) menunjukkan data bahwa DKI Jakarta telah melandai dan terkendali. Tetapi kawasan Bodetabek masih meningkat, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marives pun menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu,” terang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Kemudian Anies mengklaim kini mulai tampak tanda-tanda pelandaian kasus positif dan kasus aktif di Jakarta, seiring dengan berkurangnya mobilitas warga saat dilakukan pengetatan PSBB. Ia memaparkan, pada 12 hari pertama bulan September, pertambahan kasus aktif sebanyak 49% atau 3.864 kasus. Namun pada periode PSBB, yakni 12 hari berikutnya, meski penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, tetapi berkurang menjadi 12% atau 1.453 kasus.

“Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir, karena kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan. Pemerintah akan terus tingkatkan 3T (testing, tracing, treatment) dan warga perlu berada di rumah dulu, hanya bepergian bila perlu sekali dan terapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak),” tuturnya.

TagsAniesCoronaCOVID-19DKIGubernur DKI JakartaPSBBVirus CoronaWHO

Related articles More from author

  • Prabowo: Saya Bersyukur Gabung Jokowi, Banyak Belajar Urus Negara
    Nasional

    Prabowo: Saya Bersyukur Gabung Jokowi, Banyak Belajar Urus Negara

    19 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Bandingkan Kondisi di RI, AS, India dan Singapura Selama Pandemi. Hasilnya?
    Nasional

    Jokowi Bandingkan Kondisi di RI, AS, India dan Singapura Selama Pandemi. Hasilnya?

    5 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • PPP Tanggapi Rencana Forum Ka'bah Membangun (FKM) Deklarasi Anies Capres 2024 di Yogya
    Nasional

    PPP Tanggapi Rencana Forum Ka’bah Membangun (FKM) Deklarasi Anies Capres 2024 di Yogya

    16 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi: Sekali Lagi, Jangan Buru-buru Menutup Wilayah
    Nasional

    Jokowi: Sekali Lagi, Jangan Buru-buru Menutup Wilayah

    14 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Aksi Senyap Gubernur Anies Baswedan Loloskan Reklamasi Ancol
    Nasional

    Aksi Senyap Gubernur Anies Baswedan Loloskan Reklamasi Ancol

    5 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Akui Tulis Perjanjian Anies-Prabowo, Fadli Zon: Itu Urusan Pilkada
    Nasional

    Akui Tulis Perjanjian Anies-Prabowo, Fadli Zon: Itu Urusan Pilkada

    8 Februari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Melihat Untung Rugi Strategi Rotasi Timnas U-19
    Olahraga

    Melihat Untung Rugi Strategi Rotasi Timnas U-19

  • Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta
    Internasional

    Tak Kenakan Masker Saat Hadiri Acara, PM Bulgaria Didenda 2,5 Juta

  • Berawal dari Mimpi, Anak Eks Kapolri Da'i Bachtiar Dipilih jadi Ajudan Presiden Jokowi
    Nasional

    Berawal dari Mimpi, Anak Eks Kapolri Da’i Bachtiar Dipilih jadi Ajudan Presiden Jokowi

  • Clara Bernadeth Perankan Eks Narapidana di Series ‘Dapur Napi'
    Selebriti

    Clara Bernadeth Perankan Eks Narapidana di Series ‘Dapur Napi’

  • Yordania Kecam Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat
    Internasional

    Yordania Kecam Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.