TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Megawati Heran Dirinya Masih Dicap PKI

Megawati Heran Dirinya Masih Dicap PKI

By Johan Arif
13 Juni 2021
481
0
Beri Arahan Calon Kepala Daerah dari PDIP, Megawati: Korupsi Pasti Dilakukan Elite. Lho Kok?

TIKTAK.ID – Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa dirinya kerap dicap sebagai orang komunis. Padahal, Megawati mengatakan telah lulus melewati Penelitian Khusus (Litsus).

Megawati menyampaikan hal itu dalam orasi ilmiah pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik dari Universitas Pertahanan (Unhan) RI. Orasi tersebut disiarkan melalui YouTube Unhan Official, pada Jumat (11/6/21).

Megawati menceritakan bahwa tudingan itu bermula saat dirinya diundang oleh Presiden RRC, Xi Jinping dalam acara HUT Partai Komunis China. Megawati pun hadir dalam acara tersebut untuk memberikan sambutan. Akan tetapi, yang merebak justru isu liar yang menyebut Megawati adalah komunis.

“Saya sempat diundang oleh Presiden Xi Jinping saat ulang tahun partai komunisnya untuk memberikan sambutan. Itu partai komunis RRC kalau nanti saya bilang gini ‘nah betul enggak Bu Mega itu kan komunis’,” ujar Megawati, seperti dilansir detik.com.

Kemudian, Megawati mengakui dirinya sudah dicap komunis sejak duduk sebagai anggota DPR pada 1999. Di tahun yang sama pula, Megawati terpilih sebagai Wakil Presiden.

“Saya kan selalu dibilang begitu, bahkan sampai saya waktu jadi anggota DPR saja sudah distempel itu,” imbuhnya.

Megawati mengatakan stempel komunis itu justru membuatnya bingung. Sebab, ia saja bisa lolos Litsus. Sekadar informasi, Litsus merupakan salah satu instrumen untuk menguji orang-orang yang bebas dari pengaruh PKI dan Komunis di era Orde Baru. Megawati pun mengklaim bahwa dirinya sudah lolos melewati Litsus.

“Jadi saya bilang yang komunis, ya, yang orang Litsus itu loh, tentara loh, ada kolonel dan tiga mayor kalau saya ndak salah. Iya, kok saya lolos,” ucap Ketua Umum PDI Perjuangan ini.

Untuk diketahui, Megawati ditetapkan sebagai Profesor Kehormatan berdasarkan surat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nomor 33271/MPK.A/KP.05.00/2021.

“Terhitung mulai 1 Juni 2021 diangkat dalam jabatan Profesor dalam Ilmu Kepemimpinan Strategik ditetapkan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 2021,” tutur Sekretaris Senat Unhan RI ketika membacakan surat keputusan di Unhan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat, mengutip Tribunnews.com.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKetua Umum PDIPLitsusMegawatiPenelitian KhususPKI

Related articles More from author

  • Curhat Megawati Soal Jokowi dan Dirinya yang Kerap Dituduh Anggota PKI
    Nasional

    Geger Kabar Megawati Wafat, Tim Hukum PDIP Ambil Sikap

    8 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Pilkada 2020, Pemanasan PDIP dan Gerindra Menjelang 2024?
    Nasional

    Pilkada 2020, Pemanasan PDIP dan Gerindra Menjelang 2024?

    21 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Misteri AHY Batal Jadi Menteri Jokowi, Dendam Megawati-SBY Kembali Diungkit
    Nasional

    Misteri AHY Batal Jadi Menteri Jokowi, Dendam Megawati-SBY Kembali Diungkit

    2 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Terkait Wacana Pertemuan Mega-SBY, PDIP Tunggu Sikap Politik Demokrat
    Nasional

    Terkait Wacana Pertemuan Mega-SBY, PDIP Tunggu Sikap Politik Demokrat

    9 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara
    Nasional

    Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Hasto Sindir Anies Soal Banjir: Air Hujan itu akan Masuk ke Bumi
    Nasional

    Hasto Sindir Anies Soal Banjir: Air Hujan itu akan Masuk ke Bumi

    22 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ajukan Bukti Baru, Pegawai KPK Tak Lolos TWK Desak Dewas Usut Dugaan Pelanggaran Etik Firli Cs
    Nasional

    Ajukan Bukti Baru, Pegawai KPK Tak Lolos TWK Desak Dewas Usut Dugaan Pelanggaran Etik Firli Cs

  • Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela
    Internasional

    Sudah Jelas Ketangkap Basah, AS Masih Bantah Kirim Mata-Mata ke Venezuela

  • Masker LG 'Pemurni Udara' Segera Hadir di Indonesia
    Teknologi

    Masker LG ‘Pemurni Udara’ Segera Hadir di Indonesia

  • Akui Kinerjanya di Kabinet Jokowi, PAN Kepincut Usung Erick Thohir Nyapres 2024
    Nasional

    Akui Kinerjanya di Kabinet Jokowi, PAN Kepincut Usung Erick Thohir Nyapres 2024

  • Said Aqil Desak Pemerintah Gencar Sebar Luaskan Islam Nusantara Sambut Pemilu 2024
    Nasional

    Said Aqil Desak Pemerintah Gencar Sebar Luaskan Islam Nusantara Sambut Pemilu 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.