TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Media Jerman: White Helmets Makan Uang Donor

Media Jerman: White Helmets Makan Uang Donor

By William Putra Wijaya
20 Juli 2020
589
0
Media Jerman White Helmets Makan Uang Donor

TIKTAK.ID – Pendiri organisasi non-pemerintah Mayday Rescue, James Le Mesurier yang mengawasi pendanaan organisasi White Helmets di Suriah, dan kini meninggal dunia, telah mengakui penyalahgunaan dana donor sebelum kematiannya dan mengajukan untuk mundur, tulis harian Jerman Volkskrant pada Jumat (17/7/20).

Le Mesurier ditemukan tewas di taman rumahnya di Istanbul pada November lalu, tulis Sputnik news.

Volkskrant mengklaim bahwa dia memperoleh surat yang ditulis oleh Le Mesurier tiga hari sebelum kematiannya. Dalam surat itu, dibilang bahwa ia mengakui manajer Penyelamat Mayday telah mengorupsi uang yang dialokasikan oleh para donor untuk White Helmets.

Peristiwa ini diselidiki oleh investigasi keuangan pimpinan Belanda pada tahun lalu setelah mengunjungi kantor Mayday Rescue di Istanbul dan menemukan tanda terima palsu yang dirancang untuk menyembunyikan dana $ 50.000 yang raib.

Perusahaan akuntansi Belanda, SMK, menemukan sejumlah ketidakkonsistenan terkait sejumlah hal. Misalnya, Mayday Rescue memosisikan diri sebagai nirlaba, sementara memiliki cabang komersial di Turki dan Uni Emirat Arab. Remunerasi dari beberapa manajer dilaporkan mencapai $ 26.000 sebulan, dan itu belum termasuk bonus.

Setelah kematian Le Mesurier, negara-negara donor -termasuk Jerman, Belanda, dan Inggris Raya, antara lain- melakukan pemeriksaan akuntansi dan tidak menemukan jejak penggelapan. Surat kabar Jerman ini juga menunjukkan bahwa beberapa transaksi tidak mungkin dilacak, karena begitu banyak yang terpaut ke masa lalu.

Sebuah inspeksi, yang tidak diungkapkan ke publik, dikatakan telah menyimpulkan bahwa pengakuan Le Mesurier sebelum meninggal tentang penggelapan adalah hasil dari “kesalahpahaman.” Namun, para donor Eropa telah menghentikan pendanaan mereka dan White Helmets seharusnya berhenti beroperasi dalam beberapa bulan ke depan, tulis surat kabar itu.

White Helmets adalah organisasi non-pemerintah yang terdaftar di Inggris. Kelompok kemasyarakatan ini menggambarkan dirinya sebagai sekelompok mantan tukang roti, penjahit, insinyur, apoteker, pelukis, tukang kayu, mahasiswa dan pekerja dari profesi lain yang secara sukarela pergi ke “tempat paling berbahaya di dunia” dan melindungi warga sipil setempat dari kekerasan.

Kelompok ini memperoleh publisitas luas setelah membangun kehadiran di Suriah, di mana perang saudara sudah pada tahun kesepuluh sekarang. Sementara White Helmets mendapat pujian di Barat, Damaskus menuduhnya sebagai kelompok propaganda dan ekstremisme.

Le Mesurier sebelumnya pernah bertugas di dinas intelijen asing MI6 Inggris dan bekerja melalui perang di Balkan dan Kosovo. Beberapa peneliti menuduhnya memiliki hubungan dengan al-Qaeda.

TagsBerita Dunia Hari IniJames Le MesurierJerman VolkskrantMayday RescueMedia JermanUang DonasiWhite Helmets

Related articles More from author

  • NATO Berencana Target dan Pojokkan China
    Internasional

    NATO Berencana Target dan Pojokkan China

    7 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Komunitas Yazidi Irak Kubur 104 Jenazah Korban Pembantaian ISIS
    Internasional

    Komunitas Yazidi Irak Kubur 104 Jenazah Korban Pembantaian ISIS

    8 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Makin Mesra dengan Israel, UEA Khianati Dunia Islam, Negara-negara Arab dan Kawasan serta Palestina
    Internasional

    Makin Mesra dengan Israel, UEA Khianati Dunia Islam, Negara-negara Arab dan Kawasan serta Palestina

    2 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pangkalan Udara AS di Irak Dihujani 10 Roket
    Internasional

    Pangkalan Udara AS di Irak Dihujani 10 Roket

    4 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Bentrok dengan Polisi, Tujuh Demonstran Tewas di Kolombia
    Internasional

    Bentrok dengan Polisi, Tujuh Demonstran Tewas di Kolombia

    11 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Turki Sahkan Undang-undang untuk Memperketat Kontrol Media Sosial
    InternasionalTeknologi

    Turki Sahkan Undang-undang untuk Memperketat Kontrol Media Sosial

    2 Agustus 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Rio Dewanto Ungkap Tantangan Syuting ‘Kamu Tidak Sendiri' di Awal Pandemi
    Selebriti

    Rio Dewanto Ungkap Tantangan Syuting ‘Kamu Tidak Sendiri’ di Awal Pandemi

  • Cedera Berkepanjangan, PSG Buka Opsi Putus Kontrak Sergio Ramos
    Olahraga

    Cedera Berkepanjangan, PSG Buka Opsi Putus Kontrak Sergio Ramos

  • PDIP Desak Denny Indrayana Beberkan Sumber Pembocor Putusan MK Soal Sistem Pemilu
    Nasional

    PDIP Desak Denny Indrayana Beberkan Sumber Pembocor Putusan MK Soal Sistem Pemilu

  • Man City Gagal Pepet Arsenal di Liga Inggris
    Olahraga

    Man City Gagal Pepet Arsenal di Liga Inggris

  • TIKTAK.ID - [Cek Hoaks atau Fakta] Untuk Biayai Ibu Kota Baru, Jokowi Akan Jual Separuh Pulau Kalimantan?
    Nasional

    [Cek Hoaks atau Fakta] Untuk Biayai Ibu Kota Baru, Jokowi Akan Jual Separuh Pulau Kalimantan?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.