TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Lebih Separuh Negara Anggota Pengadilan Pidana Internasional Kompak Bersatu Melawan Sanksi AS

Lebih Separuh Negara Anggota Pengadilan Pidana Internasional Kompak Bersatu Melawan Sanksi AS

By William Putra Wijaya
24 Juni 2020
7135
0
Lebih Separuh Negara Anggota Pengadilan Pidana Internasional Kompak Bersatu Melawan Sanksi AS

TIKTAK.ID – Ancaman sanksi Amerika Serikat terhadap staf Pengadilan Pidana Internasional (ICC) mendapat respons dari separuh anggota lembaga itu. Mereka membela satu-satunya pengadilan terhadap kejahatan perang dunia tersebut pada Selasa (23/6/20) melalui tanggapan diplomatik.

Pernyataan diplomatik bersama itu disusun oleh Kosta Rika dan Swiss dengan dukungan 67 dari 123 anggota ICC. Ini merupakan upaya awal untuk menunjukkan barisan persatuan anggota ICC dari semua benua, seperti yang dilaporkan Reuters.

“Kami menegaskan kembali dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk pengadilan sebagai lembaga peradilan yang independen dan tidak memihak”, tulis pernyataan itu. ICC adalah “bagian integral” dari tatanan peradilan internasional dan “sebuah lembaga sentral dalam perang melawan impunitas”.

Sebelumnya, pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan menentang ICC dan menuduh penuntutan ICC kepada kejatahan perang Amerika itu bermotivasi politik kepada Amerika Serikat dan sekutunya, Israel.

Trump menandatangani perintah eksekutif dua minggu lalu yang memberi wewenang pemblokiran aset dan pembatasan perjalanan terhadap karyawan ICC yang terlibat dalam penyelidikan dugaan kejahatan perang pasukan Amerika di Afghanistan tersebut.

Jaksa Penuntut ICC, Fatou Bensouda mengajukan penyelidikan kemungkinan terjadinya kejahatan yang dilakukan pasukan Amerika antara 2003 dan 2014. Salah satunya dugaan pembunuhan massal warga sipil oleh kelompok Taliban, serta dugaan penyiksaan tahanan oleh otoritas Afghanistan dan, pada tingkat lebih rendah, oleh pasukan Amerika dan CIA. Investigasi ICC itu mendapat lampu hijau pada Maret lalu.

Saat mengumumkan perintah eksekutif Trump, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan, “Kita tidak bisa, kita tidak tinggal diam karena orang-orang kita diancam oleh pengadilan Kanguru.”

Direktur Peradilan Internasional di Human Rights Watch, Richard Dicker mengatakan pernyataan bersama itu “mengirimkan pesan penting bahwa negara-negara anggota ICC memiliki pengadilan lagi dan tidak akan takut dengan komitmen mereka untuk melihat keadilan ditegakkan.”

“Pernyataan ini sangat signifikan karena negara-negara anggota ICC secara global, termasuk sekutu kunci Amerika, ikut bersuara.”

ICC merupakan pengadilan pilihan terakhir, yang akan bertindak hanya jika suatu negara tidak mampu atau tidak mau menuntut kejahatan berat.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniNegara AnggotaPengadilan Pidana InternasionalSanksi AS

Related articles More from author

  • Beijing Balas Perlakuan Washington dengan Menutup Konsulat AS di Chengdu
    Internasional

    Beijing Balas Perlakuan Washington dengan Menutup Konsulat AS di Chengdu

    24 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Amerika Rampas Sejumlah Situs Terkait Iran Tanpa Alasan
    Internasional

    Amerika Rampas Sejumlah Situs Terkait Iran Tanpa Alasan

    25 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pemimpin Korea Utara: Selain Berdialog, Kami juga Siap Berkonfrontasi dengan AS
    Internasional

    Pemimpin Korea Utara: Selain Berdialog, Kami juga Siap Berkonfrontasi dengan AS

    20 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Kembali Berkampanye Pasca Dirawat Akibat Covid
    Internasional

    Trump Kembali Berkampanye Pasca Dirawat Akibat Covid

    14 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Inggris Kirim Pasukan Elite ke Ukraina
    Internasional

    Inggris Kirim Pasukan Elite ke Ukraina

    9 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan
    Internasional

    Pertemuan Putin dan Biden Tak Banyak Capai Kemajuan

    18 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Akhirnya, Motorola Perkenalkan Produk Flagshipnya
    Teknologi

    Akhirnya, Motorola Perkenalkan Produk Flagshipnya

  • Sebut Korban Tewas Akibat Banjir Era Anies 'Hanya' 4 Orang, Haji Lulung Disemprot Rosi: Itu Nyawa Pak!
    Nasional

    Sebut Korban Tewas Akibat Banjir Era Anies ‘Hanya’ 4 Orang, Haji Lulung Disemprot Rosi: Itu Nyawa Pak!

  • Ngotot Minta Perpanjangan Penahanan Rizieq Dibatalkan, Kuasa Hukum: Kalau Tidak, Kami Tuntut di Akhirat
    Nasional

    Ngotot Minta Perpanjangan Penahanan Rizieq Dibatalkan, Kuasa Hukum: Kalau Tidak, Kami Tuntut di Akhirat

  • Segera Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi Vivo X80
    Teknologi

    Segera Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi Vivo X80

  • Gara-gara PDIP Nomor 1, Megawati Khawatir
    Nasional

    Gara-gara PDIP Nomor 1, Megawati Khawatir

Artikel Terbaru

  • Cara Menggunakan Google Drive Offline di HP Agar Tidak Kehilangan Kerja 6 November 2026
  • Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihan 5 November 2026
  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026
  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,045)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,315)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.