TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Ungkap Alasan Sempat Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi

KPK Ungkap Alasan Sempat Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi

By Johan Arif
10 September 2026
0
0
KPK Ungkap Alasan Sempat Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi

Alasannya cukup mendasar: penyidik menduga kuat ruangan tersebut menyimpan barang bukti dari perkara yang tengah diusut.

Contents

  • 1. Penyegelan Jadi Prosedur Lazim Saat OTT
  • 2. Segel Dicopot, Tanda Ruangan Bersih dari Barang Bukti
  • 3. Terkuak Saat Sidang di Pengadilan Tipikor
  • 4. KPK Line Justru Dicopot Pihak Terkait

Penyegelan Jadi Prosedur Lazim Saat OTT

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa tim penindakan memang kerap memasang segel di sejumlah lokasi selama rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT), tak terkecuali dalam penanganan kasus di Ditjen Bea Cukai.

Menurutnya, situasi ketika OTT berlangsung terbilang sangat dinamis, sementara waktu yang tersedia sangat terbatas. Penyidik hanya punya 1×24 jam untuk menetapkan status hukum para pihak yang dibekuk.

Karena itulah, lanjut Budi, penyegelan kerap dilakukan di berbagai titik yang diduga menyimpan bukti atau barang bukti yang dibutuhkan begitu perkara naik ke tahap penyidikan. Paparan itu ia sampaikan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (9/9) malam.

Segel Dicopot, Tanda Ruangan Bersih dari Barang Bukti

Setelah perkara resmi naik ke penyidikan, KPK berhak menjalankan upaya paksa, termasuk penggeledahan di lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan barang bukti. Dalam proses penggeledahan itulah segel atau KPK line kembali dipasang, kali ini untuk kepentingan kasus dugaan korupsi di Ditjen Bea Cukai.

Budi menegaskan pencopotan segel punya makna tersendiri. Ruangan yang segelnya sudah dilepas berarti tidak lagi menyimpan barang bukti.

Ia menambahkan, penggeledahan terhadap sebuah ruangan hanya dilakukan bila penyidik meyakini masih ada bukti yang dibutuhkan di dalamnya. Sebaliknya, ruangan yang tidak digeledah menandakan alat bukti yang terkumpul dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan penyidikan.

Terkuak Saat Sidang di Pengadilan Tipikor

Penjelasan juru bicara ini menjawab sorotan yang muncul dari ruang persidangan. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) KPK memperlihatkan foto ruang kerja Djaka Budhi Utama yang disegel tim penyidik pada fase awal penindakan. Pemaparan berlangsung dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (9/9) sore.

Sidang tersebut mengagendakan pemeriksaan saksi bagi terdakwa Budiman Bayu Prasojo, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai.

KPK Line Justru Dicopot Pihak Terkait

Ada temuan lain yang tak kalah mencuri perhatian dari persidangan itu. Saat sesi tanya jawab dengan saksi Ayu Sukorini, mantan Sekretaris Ditjen Bea dan Cukai yang dimintai keterangan soal gedung-gedung di lingkungan Bea dan Cukai, jaksa penuntut umum membeberkan bahwa KPK line di ruang Dirjen ternyata sudah dicopot oleh pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan perkara.

Temuan ini menjadi catatan tersendiri dalam berjalannya kasus dugaan korupsi di lingkungan Bea Cukai yang kini memasuki tahap persidangan.

Melalui penjelasan tersebut, KPK menegaskan bahwa pemasangan KPK line merupakan bagian dari prosedur penindakan yang berlaku sejak tahap OTT hingga penyidikan. Segel berfungsi mengamankan dugaan barang bukti, sekaligus menjadi penanda bagi penyidik soal lokasi yang masih perlu digali maupun yang sudah selesai diperiksa.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Sandiaga Klaim Direstui Prabowo Safari ke Parpol Jelang 2024
    Nasional

    Sandiaga Klaim Direstui Prabowo Safari ke Parpol Jelang 2024

    25 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Survei: Ganjar-Anies Bersaing Posisi Teratas, Prabowo Malah Anjlok
    Nasional

    Survei SMRC: Tingkat Kesukaan pada Ganjar 83 persen, Berapa Skor Anies dan Prabowo?

    12 September 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Jokowi Puji Kado Pertamina di HUT ke-75 RI, Kado Apa Ya?
    Nasional

    Jokowi Puji Kado Pertamina di HUT ke-75 RI, Kado Apa Ya?

    17 Agustus 2020
    By Adam Humain
  • TIKTAK.ID - TIKTAK.ID - [CEK FAKTA ATAU HOAKS] Foto 'Karena Virus Corona, Ka’bah Sepi Orang Thawaf'
    Nasional

    [CEK FAKTA ATAU HOAKS] Foto ‘Karena Virus Corona, Ka’bah Sepi Orang Thawaf’

    6 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Siap Nyapres Lagi di 2024, Ini Rekam Jejak Prabowo di 3 Pilpres Sejak 2009 hingga 2019
    Nasional

    Siap Nyapres Lagi di 2024, Ini Rekam Jejak Prabowo di 3 Pilpres Sejak 2009 hingga 2019

    16 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Polres Pemalang Tetapkan 4 Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota LBH Ansor
    Nasional

    Polres Pemalang Tetapkan 4 Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota LBH Ansor

    1 November 2020
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Tak Terima Pernyataan Mahfud MD, Susi Pudjiastuti: Tidak Boleh Dong Korupsi Dikaitkan Genderism!
    Nasional

    Tak Terima Pernyataan Mahfud MD, Susi Pudjiastuti: Tidak Boleh Dong Korupsi Dikaitkan Genderism!

  • Gusdurian Desak Jokowi Tarik Rem Darurat
    Nasional

    Gusdurian Desak Jokowi Tarik Rem Darurat

  • Pasca Ledakan di Beirut, Ratusan Orang Hilang
    Internasional

    Pasca Ledakan di Beirut, Ratusan Orang Hilang

  • Hasil Survei Poltracking: Ganjar Capres Nomor Wahid, Puan Urutan Berapa?
    Nasional

    Elektabilitas Ganjar Meroket, Bagaimana Nasib Puan?

  • Guyonan Jokowi Minta Jenderal Andika Jadi Sopir Iriana
    Nasional

    Guyonan Jokowi Minta Jenderal Andika Jadi Sopir Iriana

Artikel Terbaru

  • Asap Karhutla Terdeteksi di Jakarta, Rano Karno Minta Warga Tak Panik 17 Oktober 2026
  • Panduan Mencetak Dokumen dari HP ke Printer Tanpa Ribet 17 Oktober 2026
  • Menkum Diberi Tugas Khusus dari Presiden untuk Sederhanakan Regulasi 17 Oktober 2026
  • Cara Mengatasi Keringat Berlebih di Badan Secara Alami 17 Oktober 2026
  • Cara Memilih Ikan Segar di Pasar untuk Masakan Sehari-hari 16 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (76)
  • Keuangan (17)
  • Kuliner (1,064)
  • Nasional (7,989)
  • Olahraga (1,141)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,258)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.