
TIKTAK.ID – Jagad media sosial Twitter diramaikan dengan cuitan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.
Susi banyak merespons permintaan warganet untuk menyampaikan ke gubernur terkait, dalam hal penyampaian bantuan sosial (bansos) yang tak kunjung tiba.
Susi menghubungi beberapa pejabat negara untuk menyampaikan aspirasi masyarakat melalui aplikasi percakapan Whatsapp.
Seperti akun @PirmaP yang meminta Susi menyampaikan ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan terkait bansos yang tertunda, pada 16 April 2020.
“Ibu @susipudjiastuti, bisa mengirim pesan ke bapak @aniesbaswedan juga bu? Paket Kartu Jakarta Pintar (KJP) sembako di lockdown juga. Bansos untuk Jakarta Selatan harusnya tanggal 17 April ini, di tunda juga, hadeuhhh ngelus dada,” tulis akun tersebut seperti dilansir Kompas.tv.
Melihat permintaan itu, Susi pun langsung mengirim pesan Whatsapp kepada Anies.
Lebih lanjut, ada warganet yang menyatakan bahwa Susi adalah staf khusus (stafsus) milenial rakyat. Namun sontak Susi menanggapi bahwa ia adalah stafsus gratisan.
“Bu @susipudjiastuti adalah stafsus milenial rakyat,” cuit akun @antipolitikbsk.
“Kapan dilantik?” tanya Susi.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.









