TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Kesehatan
Home›Kesehatan›Cara Menghemat Gas saat Memasak dengan Kompor agar Lebih Irit

Cara Menghemat Gas saat Memasak dengan Kompor agar Lebih Irit

By Rusli Qomar
4 November 2026
0
0
kompor gas memasak - black and white gas stove

Tabung gas habis di hari yang salah selalu terasa mengganggu, padahal isinya terasa baru dibeli. Kalau pola ini berulang tiap bulan, masalahnya bukan pada harga gas, melainkan pada cara panas dipakai di dapur. Cara menghemat gas saat memasak dengan kompor bertumpu pada satu prinsip: pastikan panas yang dibakar benar-benar masuk ke makanan, bukan lolos ke udara sekitar.

Terjemahannya sederhana, yaitu api yang pas, panci yang tepat, dan kebiasaan yang tidak boros. Sembilan langkah berikut bisa dipraktikkan tanpa membeli alat baru. Di bagian akhir ada catatan kesehatan soal kualitas udara dapur, karena cara menghemat gas saat memasak yang dilakukan sembarangan bisa berbalik merugikan pernapasan.

Kenapa Kompor Gas Terasa Boros

Satu kilogram LPG menyimpan energi sekitar 46 megajoule, sementara mendidihkan satu liter air dari suhu ruang hanya butuh sekitar 75 kilokalori. Energi satu tabung jauh melampaui kebutuhan memasak harian keluarga kecil. Yang membuat tabung cepat habis adalah panas yang terbuang di tengah jalan.

Api Menjulang Melewati Dasar Panci

Nyala api yang melebar ke sisi panci tidak memanaskan apa pun; panasnya naik ke udara dan memanggang gagang panci. Aturan praktisnya, ujung api biru berhenti tepat di tepi dasar panci. Kalau api sampai keluar dari bawah panci, kecilkan sedikit.

Panci Basah, Penyok, atau Terlalu Tipis

Setetes air di dasar panci harus diuapkan dulu sebelum logam memanaskan makanan. Setiap kali menaruh panci basah di atas kompor, sebagian gas dipakai untuk mengeringkan air itu. Dasar panci yang penyok membuat kontak dengan api tidak rata, sehingga panas menumpuk di satu titik.

Api Kuning dan Burner Kotor

Api pembakar yang sehat berwarna biru dengan inti terang dan tidak berasap. Kalau warnanya kuning atau meninggalkan jelaga, campuran gas dan udara tidak seimbang. Lubang api yang tersumbat lemak membuat pembakaran tidak efisien: panas lebih sedikit, gas terpakai sama banyak.

9 Langkah Cara Menghemat Gas saat Memasak dengan Kompor

Pilih dua-tiga langkah yang paling relevan dengan dapurmu.

1. Setel Api Seukuran Dasar Panci

Putar knop sampai api biru hanya menyentuh bagian bawah panci. Api besar tidak membuat air lebih cepat mendidih setelah titik tertentu karena air punya batas menyerap panas. Yang bertambah hanya gas terbakar percuma dan suhu dapur yang naik.

2. Tutup Panci Setiap Kali Memasak

Air mendidih tanpa tutup membuang panas lewat uap. Dengan tutup rapat, uap terperangkap, suhu dalam panci naik lebih cepat, dan waktu didih berkurang cukup banyak. Buka sebentar saat mengaduk, lalu tutup lagi.

3. Keringkan Dasar Panci Sebelum Dipakai

Lap bagian bawah panci dengan kain bersih setelah dicuci. Sisa air yang menempel menguap lebih dulu, dan uap itu memakan energi. Efeknya kecil per sekali masak, tapi terasa saat dihitung sebulan.

4. Sesuaikan Ukuran Panci dengan Burner

Kompor rumah tangga punya burner besar dan kecil. Menaruh panci kecil di burner besar membuat api menjulang di luar dasar panci. Simpan panci yang jarang dipakai agar tidak menghalangi aliran udara ke burner.

5. Bersihkan Burner dan Setel Lubang Udara

Angkat dudukan burner, lalu bersihkan lubangnya dengan sikat kawat halus setiap dua sampai empat minggu. Setelah bersih, nyalakan kompor dan periksa warna api. Kalau masih kuning, putar baut pengatur udara di dekat burner sedikit demi sedikit sampai api kembali biru. Api biru berarti panas per gram gas lebih besar.

6. Rebus Air di Ketel, Bukan Panci Lebar

Ketel punya badan sempit dan tutup rapat, jadi panas yang hilang ke samping jauh lebih sedikit. Untuk menyeduh teh atau kopi, ketel jelas lebih hemat dibanding memanaskan panci lebar. Kalau tidak punya ketel, gunakan panci paling kecil yang masih cukup menampung airnya.

7. Pakai Presto atau Teknik Masak Singkat

Daging, kacang-kacangan, dan sayur keras butuh waktu lama di panci biasa. Panci presto mempersingkat waktu masak karena tekanan uap menaikkan titik didih air. Untuk hidangan berkuah, didihkan sepuluh menit, matikan api, lalu biarkan panci tertutup 20–30 menit.

8. Siapkan Bahan Sebelum Kompor Dinyalakan

Menyalakan api lalu mencari bawang yang belum dikupas adalah pemborosan yang tidak terasa. Siapkan semua bahan dalam wadah kecil, sudah dipotong dan ditakar, sebelum knop diputar. Bahan beku sebaiknya dicairkan dulu.

9. Masak Berurutan dan Matikan Api Lebih Awal

Kalau menumis beberapa lauk, gunakan satu sesi kompor menyala. Matikan api satu-dua menit sebelum masakan selesai; panas panci masih cukup menyelesaikannya. Tekstur sayur juga jadi tidak terlalu lembek.

Tanda Pemborosan Gas yang Sering Terlihat

Yang terlihatArtinyaTindakan
Api kuning, panci menghitamPembakaran tidak sempurnaBersihkan burner, setel lubang udara
Api keluar dari bawah panciPanas terbuang ke udaraKecilkan api atau ganti ukuran panci
Uap keluar deras dari panci terbukaPanas lolos lewat uapPakai tutup, buka hanya saat mengaduk
Dasar panci basah saat dinyalakanEnergi habis untuk menguapkan airLap kering sebelum dipakai
Bau gas samar di sekitar komporKemungkinan kebocoran selangCek dengan air sabun, jangan dengan api

Bahaya yang Sering Diabaikan: Gas dan Kualitas Udara Dapur

Cara menghemat gas saat memasak bukan berarti menutup semua ventilasi atau menunda perawatan kompor. Dapur dengan sirkulasi buruk menyimpan gas sisa pembakaran, termasuk karbon monoksida (CO) yang tidak berbau dan tidak berwarna.

Api kuning, jelaga di dasar panci, dan bau gas yang tetap tercium setelah kompor dimatikan adalah tanda kompor tidak bekerja optimal. Periksa sambungan selang dan regulator dengan air sabun; kalau muncul gelembung, ada kebocoran. Jangan pernah mencari kebocoran dengan korek api. Selang yang keras, retak, atau berumur lebih dari lima tahun sebaiknya diganti.

Tanda Paparan Karbon Monoksida

Sakit kepala, pusing, mual, dan rasa mengantuk yang muncul saat berada di dapur tertutup patut dicurigai. Pada paparan lebih berat, gejala berkembang menjadi kebingungan, lemah, nyeri dada, dan sesak napas. CO mengikat hemoglobin jauh lebih kuat daripada oksigen, sehingga jaringan tubuh kekurangan oksigen meski kamu merasa menghirup udara biasa. Anak kecil, ibu hamil, lansia, dan penderita gangguan jantung atau paru paling rentan.

Kapan Harus ke Dokter

Segera cari bantuan medis bila ada anggota keluarga mengeluh sakit kepala hebat disertai mual, pingsan, atau sesak napas setelah memasak di ruangan tertutup. Langkah pertama adalah memindahkan korban ke udara terbuka dan membuka lebar jendela. Jangan menyalakan alat listrik yang memicu percikan jika masih tercium bau gas. Untuk keluhan ringan yang berulang setiap kali memasak, tetap konsultasikan ke dokter agar penyebabnya jelas. Sambil memantau kondisi tubuh, cara meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit bisa jadi bacaan pendamping.

Pertanyaan Umum soal Cara Menghemat Gas saat Memasak

Apakah mengecilkan api selalu membuat masakan lebih hemat?

Untuk sebagian besar masakan, ya. Air punya batas kecepatan menyerap panas, jadi api besar yang melebihi kebutuhan tidak mempercepat didih. Pengecualiannya adalah menumis bumbu atau membakar permukaan daging, yang butuh api besar sebentar.

Berapa lama satu tabung gas 3 kg seharusnya bertahan?

Tidak ada angka tunggal karena bergantung pada jumlah anggota keluarga dan frekuensi memasak. Keluarga tiga sampai empat orang yang memasak dua kali sehari umumnya memakai satu tabung dalam satu sampai dua minggu. Kalau pemakaian melonjak tanpa perubahan menu, periksa kemungkinan kebocoran.

Apakah memasak dengan api kecil membuat makanan tidak matang?

Justru sebaliknya untuk masakan berkuah dan bersantan. Api kecil yang stabil memberi panas merata dan mencegah santan pecah. Yang membuat makanan tidak matang adalah panci terlalu besar untuk api kecil, atau tutup yang terus dibuka sehingga panas keluar.

Apakah kompor tanam lebih hemat gas?

Secara prinsip pembakaran sama; yang menentukan adalah efisiensi burner dan cara pakainya. Kebiasaan memakai tutup panci lebih berpengaruh daripada jenis kompor.

Bolehkah memakai air panas dispenser untuk mempercepat memasak?

Boleh, dan itu memang menghemat waktu didih. Namun jangan memakai air panas dari keran rumah, karena pipa air panas bisa melarutkan logam dari instalasi.

Mulai dari Satu Perubahan di Dapur

Cara menghemat gas saat memasak tidak menuntut peralatan baru. Mulai malam ini, perhatikan warna api saat kompor menyala, tutup panci rapat-rapat, dan lap dasar panci sebelum dipakai. Tiga kebiasaan itu sudah memangkas pemborosan paling besar.

Perawatan rutin tetap nomor satu. Burner bersih dan selang yang sehat membuat gas terbakar sempurna, sehingga panci lebih cepat panas dan udara dapur tetap aman. Sambil merapikan dapur, cek juga cara menyimpan bumbu dapur agar tahan lama dan tidak jamuran supaya bahan tidak terbuang percuma. Dapur yang tertata rapi membuat proses memasak lebih singkat, dan waktu yang lebih singkat berarti gas yang lebih irit.

Artikel ini bersifat informatif dan tidak menggantikan konsultasi, diagnosis, atau perawatan dokter. Bila muncul sesak napas, sakit kepala berulang, atau gejala lain setelah memasak dengan kompor gas, hentikan aktivitas dan cari bantuan tenaga kesehatan.

Diterbitkan 3 November 2026. Ditinjau secara medis oleh tim redaksi tiktak.id.

Rusli Qomar
Rusli Qomar

Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental

Related articles More from author

  • Sikat gigi dan daun mint untuk meredakan bau mulut secara alami
    Kesehatan

    Cara Meredakan Bau Mulut secara Alami dengan Kebiasaan Sederhana

    29 September 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    Cara Mengatasi Kantung Mata dan Mata Bengkak saat Bangun Tidur

    18 Oktober 2026
    By Rusli Qomar
  • teh hijau - clear glass mug with green leaves
    Kesehatan

    10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

    4 November 2026
    By Rusli Qomar
  • Stretching otot tungkai setelah olahraga
    Kesehatan

    Cara Mengatasi Pegal Otot Setelah Olahraga dengan Cepat

    11 September 2026
    By Rusli Qomar
  • Wanita memeriksa gigi ke dokter gigi karena sakit gigi berlubang saat mencari cara meredakan sakit gigi berlubang secara alami
    Kesehatan

    11 Cara Meredakan Sakit Gigi Berlubang Secara Alami yang Ampuh

    15 Oktober 2026
    By Rusli Qomar
  • Kesehatan

    Tipes (Demam Tifoid): Pengertian, Stadium, hingga Cara Mengobatinya

    23 Agustus 2026
    By Rusli Qomar

Berita Menarik Lainnya

  • Gabung Tokyo Verdy, Pratama Arhan Janjikan Kecepatan dan Lemparan Roket
    Olahraga

    Gabung Tokyo Verdy, Pratama Arhan Janjikan Kecepatan dan Lemparan Roket

  • Presiden Terpilih Bolivia, Lolos dari Upaya Pembunuhan
    Internasional

    Presiden Terpilih Bolivia, Lolos dari Upaya Pembunuhan

  • TIKTAK.ID - IRGC Menghujani Pangkalan Udara AS di Irak dengan Rudal Sebagai Balasan Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani
    Internasional

    BREAKING NEWS: IRGC Menghujani Pangkalan Udara AS di Irak dengan Rudal Sebagai Balasan Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

  • Choo Young Woo Dikabarkan Bakal Gantikan Kim Young Dae dalam 'School 2021'
    Selebriti

    Choo Young Woo Dikabarkan Bakal Gantikan Kim Young Dae dalam ‘School 2021’

  • Pukul Wasit Liga 1, Todd Ferre Dilarang Main 1 Tahun
    Olahraga

    Pukul Wasit Liga 1, Todd Ferre Dilarang Main 1 Tahun

Artikel Terbaru

  • Cara Menghemat Gas saat Memasak dengan Kompor agar Lebih Irit 4 November 2026
  • Tips Memilih Ikan Segar di Pasar Tradisional agar Aman Dimakan 4 November 2026
  • 10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui 4 November 2026
  • Cara Membuat Spreadsheet Keuangan Pribadi di Google Sheets 4 November 2026
  • POCO C95 Pro: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 3 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (101)
  • Keuangan (24)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,039)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,309)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.