TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Bentrok dengan Polisi, Tujuh Demonstran Tewas di Kolombia

Bentrok dengan Polisi, Tujuh Demonstran Tewas di Kolombia

By Bagas F Sinaga
11 September 2020
744
0
Bentrok dengan Polisi, Tujuh Demonstran Tewas di Kolombia

TIKTAK.ID – Tujuh demonstran tewas ketika bentrok dengan polisi di Ibu Kota Kolombia, Bogota, Kamis (10/9/20). Para demonstran memprotes kebrutalan polisi dalam sebuah video yang tersiar luas. Dalam video itu polisi menyetrum berulang kali seorang pria hingga akhirnya tewas, seperti yang dilaporkan Reuters.

Sekitar 100 polisi dan 55 warga sipil terluka, puluhan stasiun serta kendaraan umum rusak atau dibakar, kata Pemerintah.

Setidaknya 70 orang ditangkap dalam demonstrasi itu dan sebagian besar berasal dari Bogota.

Pria yang mati disetrum polisi itu adalah pengacara dan ayah dua anak Javier Ordonez, 46 tahun.

Video tersebut, difilmkan oleh teman Ordonez, menunjukkan pria itu dijepit ke tanah oleh petugas dan mengalami sengatan listrik terus menerus sampai dia memohon, “Tolong, cukup.”

Polisi mengklaim bahwa Ordonez ditemukan minum alkohol di jalan bersama teman-temannya dan melanggar aturan jarak terkait protokol virus Corona. Dia dibawa ke kantor polisi di Bogota barat di mana keluarganya menuduh dia mendapatkan pelecehan. Dia kemudian meninggal di rumah sakit.

Kedua petugas yang terlibat telah diskors sambil menunggu penyelidikan, kata Pemerintah. Termasuk otopsi terhadap korban juga sedang dilakukan.

Pihak berwenang juga mengatakan mereka sedang menyelidiki kematian tujuh warga sipil dalam demonstrasi, yaitu lima orang di Bogota dan dua di Soacha. Mereka yang tewas termasuk seorang anak laki-laki berusia 17 tahun.

“Apa yang kami hadapi di sini adalah tindakan vandalisme dan kekerasan massal,” kata Menteri Pertahanan, Carlos Holmes Trujillo kepada wartawan. “Apa yang kami hadapi adalah tindakan yang tidak bisa diterima.”

Presiden Ivan Duque mengatakan tidak ada toleransi untuk penyalahgunaan wewenang, tetapi Pemerintah meminta warga Kolombia untuk tidak “menstigmatisasi” petugas polisi.

Wali Kota sayap kiri Bogota, Claudia Lopez lebih kritis lagi terhadap polisi, dengan mengatakan kekerasan “bukan tentang apel yang buruk”.

Dia mendesak pengunjuk rasa untuk menahan diri dari kekerasan.

“Menghancurkan Bogota tidak akan memperbaiki polisi”, cuitnya melalui akun Twitter-nya pada Kamis. “Mari berkonsentrasi untuk mencapai keadilan dan reformasi struktural”.

Dikabarkan, Polisi Bogota juga akan diperkuat dengan 1.600 lebih petugas, yang setengah darinya akan datang dari daerah lain, serta 300 tentara, kata Kementerian Pertahanan.

TagsBentrokanBerita Dunia Hari Inidemo rusuhdemonstranJavier OrdonezKolombiaPolisi

Related articles More from author

  • Inteljen AS Tuduh Rusia Campur Tangan Pemilu, Biden Ancam Putin
    Internasional

    Intelijen AS Tuduh Rusia Campur Tangan Pemilu, Biden Ancam Putin

    18 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru
    Internasional

    Presiden China Ingatkan Pemimpin Dunia Tak Picu Perang Dingin Baru

    27 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Takut Aksi Biadab Taliban, Banyak Negara Evakuasi Staf Kedutaannya dari Afghanistan
    Internasional

    Takut Aksi Biadab Taliban, Banyak Negara Evakuasi Staf Kedutaannya dari Afghanistan

    14 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya
  • China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan
    Internasional

    China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan

    9 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Kiev Ancam Lakukan Tindakan Mengejutkan Bila AS Batal Kirim Sistem Roket
    Internasional

    Kiev Ancam Lakukan Tindakan Mengejutkan Bila AS Batal Kirim Sistem Roket

    2 Juni 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Studi: Covid-19 Membuat Kasus Depresi di Seluruh Dunia Meningkat
    Internasional

    Studi: Covid-19 Membuat Kasus Depresi di Seluruh Dunia Meningkat

    11 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • ‘No Other Land’ Menang Oscar, Serukan Setop Genosida di Palestina
    Nasional

    ‘No Other Land’ Menang Oscar, Serukan Setop Genosida di Palestina

  • Ajak Masyarakat Olahraga saat Pandemi Corona, Wanda Hamidah Buka Kelas Yoga Online Tanpa Biaya
    Selebriti

    Ajak Masyarakat Olahraga saat Pandemi Corona, Wanda Hamidah Buka Kelas Yoga Online Tanpa Biaya

  • Soal Reshuffle Kabinet, Pimpinan NasDem: Selamanya Jokowi Sahabat NasDem
    Nasional

    Soal Reshuffle Kabinet, Pimpinan NasDem: Selamanya Jokowi Sahabat NasDem

  • Rabu 21 April Santer Isu Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet, Kabarnya Enam Menteri ini Bakal Diganti
    Nasional

    Rabu 21 April Santer Isu Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet, Kabarnya Enam Menteri ini Bakal Diganti

  • Perlu Dipahami, Berikut Perbedaan Alergi, Flu, dan Corona
    Tips & Tutorial

    Perlu Dipahami, Berikut Perbedaan Alergi, Flu, dan Corona

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.