TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Anies Kembali Perpanjang Masa PSBB Transisi hingga 22 November, Apa Alasannya?

Anies Kembali Perpanjang Masa PSBB Transisi hingga 22 November, Apa Alasannya?

By Joni Sitohang
9 November 2020
651
0
Anies Kembali Perpanjang Masa PSBB Transisi hingga 22 November, Apa Alasannya?

TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan telah memutuskan untuk kembali memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Perpanjangan PSBB transisi tersebut dilakukan selama 14 hari ke depan, sampai dengan tanggal 22 November 2020.

Anies menyampaikan bahwa keputusan itu berdasarkan data-data yang ada. Ia mengatakan penyebaran virus Corona (Covid-19) di Jakarta saat ini sudah masuk kategori terkendali. Untuk itu, dengan kembali memberlakukan PSBB transisi, Anies menyebut pihaknya ingin terus tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Berdasarkan data-data epidemiologis selama penerapan PSBB Masa Transisi kali ini, kondisi wabah Covid-19 DKI Jakarta memang lebih terkendali dan menuju kategori aman. Meski begitu, justru sekarang ini harus makin waspada. Jangan sampai karena melihat kondisi penularan melambat lalu jadi tidak disiplin,” ujar Anies melalui siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, seperti dilansir Detik.com, Minggu (8/11/20).

Baca juga : Bikin Gaduh Lagi Soal Typo Surat, Berikut Sederet Kontroversi Stafsus Milenial Jokowi

Lebih lanjut, Anies mengingatkan kepada masyarakat Jakarta bahwa penularan virus Corona masih ada. Oleh sebab itu, ia meminta warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan melakukan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

“Ingat, masih terjadi penularan meski melambat. Jadi harus tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, khususnya 3M,” terang Anies.

Perlu diketahui, berdasarkan data 14 hari terakhir, Pemprov DKI Jakarta melaporkan terjadi penurunan kasus aktif Covid-19 sebesar 55,5 persen pada 12.481 pada 24 Oktober 2020 menjadi 8.026 pada 7 November 2020.

Baca juga : Habib Rizieq Diajak Gabung Partai Masyumi, Apa Jawabannya?

Kemudian pada kasus terkonfirmasi positif juga mengalami pelambatan selama 14 hari terakhir. Pelambatan itu tampak pada persentase kenaikan kasus pada 7 November 2020 terjadi akumulasi kasus sebanyak 111.201, atau naik sebesar 9,8 persen dibanding dua pekan sebelumnya pada 24 Oktober 2020 sebanyak 100.220.

Anies menjelaskan, angka tersebut mengalami penurunan dibanding data sebelumnya yakni pada 10 Oktober 2020 terdapat 58.617 kasus, naik menjadi 100.220 pada 24 Oktober 2020 atau 14,57 persen.

“Berdasarkan data itu, terlihat bahwa peningkatan akumulasi kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta setiap dua pekan menunjukkan tren penurunan, yaitu 18,03% pada 26 September-10 Oktober, 14,57% pada 10-24 Oktober, dan 9,87% pada 24 Oktober-7 November 2020. Hal itu berarti penularan masih ada di Jakarta namun melambat setiap dua pekan terakhir selama PSBB Transisi ini. Kami pun mengapresiasi masyarakat yang terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan dengan 3M,” tutur Anies.

TagsAniesCoronaCOVID-19Gubernur DKI JakartaPSBBPSBB TransisiVirus Corona

Related articles More from author

  • Anies Enggan Tanggapi Rencana Pertemuan Puan-AHY
    Nasional

    Anies Enggan Tanggapi Rencana Pertemuan Puan-AHY

    13 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Anies Tegaskan Gugatan ke MK Tetap Berlanjut Ditengah Spekulasi Nasdem Merapat ke Prabowo
    Nasional

    Anies Tegaskan Gugatan ke MK Tetap Berlanjut Ditengah Spekulasi Nasdem Merapat ke Prabowo

    27 Maret 2024
    By Joni Sitohang
  • Facebook Bantah Jadi Media Sosial Penyebar Hoax Vaksin Covid-19
    Teknologi

    Facebook Bantah Jadi Media Sosial Penyebar Hoax Vaksin Covid-19

    19 Juli 2021
    By Alfan Mahardika
  • Fahira Minta Maaf Cuitannya Soal Corona Dicap Sebar Hoaks, Gun Romli: Dulu Ahok Minta Maaf Tapi Kasusnya Tetap Lanjut
    Nasional

    Fahira Minta Maaf Cuitannya Soal Corona Dicap Sebar Hoaks, Gun Romli: Dulu Ahok Minta Maaf Tapi Kasusnya Tetap Lanjut

    8 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Keputusan New Normal Jokowi Bisa Bikin Rupiah Hantam Dolar Amerika
    Nasional

    Keputusan New Normal Jokowi Bisa Bikin Rupiah Hantam Dolar Amerika

    9 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Keluarga Pasien Positif Corona Curhat Tak Diterima RS, Ini Tanggapan Tompi
    Selebriti

    Keluarga Pasien Positif Corona Curhat Tak Diterima RS, Ini Tanggapan Tompi

    21 Maret 2020
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Simak Isi Pidato BTS di Sidang Umum PBB
    Selebriti

    Simak Isi Pidato BTS di Sidang Umum PBB

  • Fitur Honda PCX ini Bisa Bikin Iri Pengguna Yamaha NMax
    Teknologi

    Fitur Honda PCX ini Bisa Bikin Iri Pengguna Yamaha NMax

  • Mbak You Revisi Ramalan Jokowi Lengser, Pelapornya ke Polisi Makin Semangat
    Nasional

    Mbak You Revisi Ramalan Jokowi Lengser, Pelapornya ke Polisi Makin Semangat

  • Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina
    Internasional

    Ilmuwan Temukan Cara Baru Deteksi Risiko Kematian Lewat Pemeriksaan Retina

  • Dinilai Dekat dengan Anak Muda, Pengamat Sebut Peluang Besar Erick Thohir Jadi Cawapres di 2024
    Nasional

    Jadi Kandidat Cawapres Terkuat, Erick Thohir Disebut Bisa Jadi Perekat Koalisi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.