
TIKTAK.ID – Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa “mudik” dan “pulang kampung” adalah hal berbeda, viral di media sosial. Jokowi mengungkapkan hal itu kepada Najwa Shihab dalam acara Talkshow Mata Najwa, Rabu (22/4/20).
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), “mudik” diartikan sebagai ‘berlayar atau pergi ke udik, dan juga pulang ke kampung halaman’. Sementara “pulang kampung” memiliki arti ‘kembali ke kampung halaman dan mudik’.
Sebelumnya, Jokowi menanggapi pernyataan Najwa yang menyebut hampir 1 juta orang mencuri start mudik, sehingga aturan larangan mudik dianggap tidak efektif.
Baca juga: Sejuta Perantau Disebut Mudik Lebih Awal Sebelum Dilarang, Jokowi: Itu Namanya Pulang Kampung
“Kalau itu bukan mudik, tapi namanya pulang kampung karena bekerja di Jabodetabek. Di sini mereka sudah tidak punya pekerjaan, maka mereka pulang karena anak dan istri ada di kampung,” ujar Jokowi, seperti dilansir Tribunnews.com.
Jokowi kemudian menilai arti mudik dan pulang kampung adalah hal yang berbeda. Menurutnya, mudik dilakukan saat Idulfitri, sedangkan pulang kampung adalah pekerja di Jakarta yang pulang kembali ke daerahnya.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










