
TIKTAK.ID – Seorang wanita Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona berusia 32 tahun asal Padang Sidempuan, Sumatera Utara, sempat membuat curhatan lewat unggahan dan live streaming di Facebook. Namun, wanita yang tengah hamil 6 bulan itu kini telah meninggal dunia.
Dalam unggahan di akun Facebook-nya, Jumat (3/4/20), wanita tersebut sempat meminta Wali Kota Padang Sidempuan, Irsan Effendi Nasution, agar dirinya dirujuk ke Medan. Ia juga mengaku khawatir dengan kondisi kandungannya.
Baca juga: Ajudan Pribadi Prabowo Bocorkan Rencana Bosnya Tangani Covid-19
“Untuk Bapak Wali Kota Padang Sidempuan tercinta, Bapak Irsan, tolong lah Pak kasih kesempatan saya dirujuk ke Medan di rumah sakit yang lebih layak lagi, daripada rumah sakit umum kota Padang Sidempuan ini,” tulis wanita itu, seperti dilansir Suara.com.
“Kasian kandungan saya. Fasilitas di sini juga kurang memadai, kalau saya tahankan lama-lama di sini yang ada saya cepat-cepat mati konyol,” lanjutnya.
Wanita itu mengatakan ia hanya ingin yang terbaik untuk kesehatan dan kandungannya. Ia menyebut di rumah sakit tempatnya kini dirawat, ia merasa sesaknya semakin parah. Ia pun meminta bantuan Irsan agar mendapat rujukan pindah rumah sakit.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










