TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Berita Unik
Home›Berita Unik›Disuntik Virus Corona dengan Imbalan Rp 63 Juta, Mau Coba?

Disuntik Virus Corona dengan Imbalan Rp 63 Juta, Mau Coba?

By Burhan Adiatma
11 Maret 2020
1408
0
Sukarelawan Virus Corona

TIKTAK.ID – Di tengah histeria massal warga dunia yang ingin terhindar dari akibat wabah mematikan virus Corona, Pusat Inovasi Queen Mary Bio Enterprises yang berlokasi di London, Inggris, justru sedang mencari 24 orang yang ingin menerima “hadiah” uang senilai US$ 4.588 atau lebih dari Rp63 juta.

Namun syaratnya, orang-orang tersebut harus mau dengan sengaja disuntikkan virus Corona yang berbahaya ke tubuh mereka.

Meskipun virus Corona bisa mematikan, upaya yang dilakukan oleh perusahaan penelitian dan pengembangan medis Hvivo itu bukan bertujuan untuk membahayakan nyawa para sukarelawan. Tapi, untuk tujuan menemukan vaksin bagi wabah yang sudah menjangkiti lebih dari 110 ribu orang dan menewaskan 4.000 orang lebih di seluruh dunia itu.

Seperti dilaporkan Johns Hopkins CSSE, sudah ada 113.808 orang terinfeksi dengan 4.024 kematian per Selasa (10/3/20). Sementara korban sembuh sebanyak 64.146 orang.

Baca juga: Enaknya Makan di Café India, Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik Saja

Sayangnya, hingga hari ini belum ada vaksin untuk virus yang juga disebut COVID-19 itu.

Menurut laporan New York Post, ada beberapa tahap yang perlu dijalani relawan yang ingin dijangkiti virus Corona dalam penelitian itu, di antaranya yaitu harus lolos tes sebelum disuntikkan virus COVID-19.

Tes itu termasuk disuntik dengan dua strain virus yang lebih lemah, yaitu jenis 0C43 dan 229E, yang dapat menyebabkan gejala pernapasan ringan. Mereka kemudian akan diberikan vaksin baru atau yang sudah ada.

Selanjutnya, para dokter yang mengenakan pakaian pelindung dan ventilator, akan menganalisis respons pasien terhadap vaksin. Hasilnya akan digunakan para peneliti untuk fokus pada perawatan yang paling efektif untuk melacak virus-virus itu dengan cepat.

Baca juga: Peluang Langka 6 Juta Kursi Gratis dan Tarif Super Murah Air Asia, Daftar Segera!

Kedua, pasien yang sudah diinfeksi akan dilarang keluar dari tempat karantina selama dua minggu. Mereka juga harus mau makanannya dibatasi dan menghindari kontak dengan manusia lain, serta harus berolahraga secara teratur.

Namun demikian, semua pengujian itu baru akan dimulai setelah Hvivo mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Produk Kesehatan Inggris.

Hvivo yang berbasis di London Timur itu hanyalah satu dari 20 perusahaan yang saat ini sedang berpacu untuk menemukan vaksin COVID-19, menurut Times of London.

Kepala ilmuwan Hvivo Andrew Catchpole mengatakan yakin hasil penelitian ini akan mampu menghasilkan vaksin bagi COVID-19.

“Perusahaan obat bisa mendapatkan ide yang sangat bagus dalam beberapa bulan setelah memulai studi vaksin, (untuk mengetahui) apakah itu berfungsi atau tidak, menggunakan sampel orang yang tak begitu banyak,” kata Catchpole.

TagsCOVID-19Hadiah CoronaInggrisSuntik CoronaVirus Corona

Related articles More from author

  • Pembantu Presiden Brazil yang Bertemu Tump Positif Virus Corona
    Internasional

    Pembantu Presiden Brazil yang Bertemu Trump Positif Virus Corona

    14 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Varian Omicron Ditemukan di Indonesia, Wamenkes Imbau Warga Tak Panik
    Nasional

    Varian Omicron Ditemukan di Indonesia, Wamenkes Imbau Warga Tak Panik

    17 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Kesaksian Dokter Turki: Jumlah Kasus Covid-19 Lebih Besar dari Laporan Pemerintah
    Internasional

    Kesaksian Dokter Turki: Jumlah Kasus Covid-19 Lebih Besar dari Laporan Pemerintah

    6 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Jadi Prioritas Tes Corona, Standar Moral Anggota DPR Dinilai Rendahan
    Nasional

    Jadi Prioritas Tes Corona, Standar Moral Anggota DPR Dinilai Rendahan

    24 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Cuitan Trump Soal Jokowi Minta Ventilator Viral, Apa Saja Isi Perbincangan Mereka?

    27 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Gelar Sidang Etik Soal 'PKI Mainan Kadrun', Arif Poyuono Tegaskan Ogah Hadir
    Nasional

    Gerindra Gelar Sidang Etik Soal ‘PKI Mainan Kadrun’, Arif Poyuono Tegaskan Ogah Hadir

    23 Juni 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Makanan Sehat
    Tips & Tutorial

    5 Camilan Orang Kantoran yang Tak Bikin Badan Gemuk

  • Pakar Mikro Ekspresi Sebut Gibran Tiru Gaya Jokowi saat Debat Cawapres
    Nasional

    Pakar Mikro Ekspresi Sebut Gibran Tiru Gaya Jokowi saat Debat Cawapres

  • TIKTAK.ID - Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Raja Thailand Dilucuti
    Internasional

    Raja Thailand Lucuti Gelar Kehormatan Selir Sineenat yang Dicap Tak Setia

  • 'Penguasa' Ibu Kota Negara Baru Ditunjuk Langsung Presiden, Tak Ada Gubernur dan DPRD
    Nasional

    ‘Penguasa’ Ibu Kota Negara Baru Ditunjuk Langsung Presiden, Tak Ada Gubernur dan DPRD

  • Prabowo Jadi Capres Paling Banyak Diperbincangkan di Medsos Versi Indonesia Indicator
    Nasional

    Prabowo Jadi Capres Paling Banyak Diperbincangkan di Medsos Versi Indonesia Indicator

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.