TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB Summarecon

KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB Summarecon

By Johan Arif
16 September 2026
0
0
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB Summarecon

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan keterlibatan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dalam perkara dugaan suap serta penerimaan sesuatu di lingkungan kementerian tersebut.

Pendalaman ini dilakukan menyusul ditetapkannya empat orang yang diduga merupakan orang kepercayaan Nusron sebagai tersangka dalam perkara yang dikenal luas sebagai kasus HGB Summarecon itu.

Nusron Sudah Disebut dalam Pemeriksaan

Penjelasan soal itu disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (15/9) malam.

“Terkait soal NW [Nusron Wahid] sudah disebutkan di pemeriksaan-pemeriksaan. Nah, ini memang sedang didalami oleh tim penyidik dalam proses penyidikan,” ujar Taufik.

19 Orang Diamankan dalam OTT

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung Senin, 14 September 2026, penyidik mengamankan 19 orang yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Angka tersebut merupakan hasil pembaruan data karena sebelumnya KPK menyebutkan 17 orang yang diamankan.

Taufik menerangkan, OTT punya batas waktu yang ketat, yakni 1×24 jam untuk menetapkan status hukum para pihak yang tertangkap tangan. Penentuan itu dilakukan lewat gelar perkara atau ekspose.

Menurutnya, waktu sesingkat itu tidak akan cukup untuk menggali keseluruhan fakta, bahkan dari satu pihak yang diamankan saja. Dibutuhkan tahapan lain serta waktu yang lebih panjang.

“Nah, nanti apakah bisa berkembang sejauh apa, ya kita akan lihat perkembangan penyidikan seperti apa ke depan. Ini masih baru dimulai untuk Sprindiknya (Surat Perintah Penyidikan) sendiri,” kata Taufik.

Artinya, fakta-fakta baru masih bisa saja muncul seiring berjalannya proses penyidikan ke depan.

Nusron Belum Menanggapi

Dilansir dari CNN Indonesia, dua nomor telepon yang biasa dipakai Nusron telah dihubungi guna memastikan soal OTT KPK di lingkungan Kementerian ATR/BPN, termasuk dugaan kaitannya dengan uang miliaran rupiah yang ditemukan dalam operasi senyap tersebut. Hingga berita ini diturunkan, sang menteri belum memberikan tanggapan apa pun.

Pesan singkat yang dikirim ke nomor itu juga tak terbaca. Diduga nomor milik Nusron sedang tidak aktif.

Delapan Tersangka Ditahan 20 Hari

Adapun KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka menjalani penahanan 20 hari pertama yang berlaku hingga 4 Oktober 2026.

Empat Orang Kepercayaan Nusron

Empat di antaranya diduga kuat merupakan orang kepercayaan Nusron, yaitu:

  • Arif Sugiyanto, mantan Bupati Kebumen
  • Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq, politikus Partai Golkar
  • Erwin, pihak swasta
  • Muhammad Fakhry, pihak swasta

Empat Tersangka Lainnya

Sementara empat tersangka lainnya yang ikut diproses hukum adalah:

  • Sontang Coin Manurung, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
  • Adrianto Pitojo Adhi, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk
  • Lampri, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN
  • Rizal Pahlevi, pihak swasta
Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Dituding Palsukan Akta Pendirian Demokrat, AHY Dilaporkan Kubu Moeldoko ke Bareskrim
    Nasional

    Dituding Palsukan Akta Pendirian Demokrat, AHY Dilaporkan Kubu Moeldoko ke Bareskrim

    13 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Siap Gugat Puan Maharani, Kasus Apa?
    Nasional

    Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Siap Gugat Puan Maharani, Kasus Apa?

    8 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Simulasi Pilpres 2024, Hasil Survei Indomatrik: Prabowo-Puan Tertinggi Diikuti Anies-AHY
    Nasional

    Simulasi Pilpres 2024, Hasil Survei Indomatrik: Prabowo-Puan Tertinggi Diikuti Anies-AHY

    28 April 2021
    By Johan Arif
  • TIKTAK.ID - Prabowo Angkat Dua Orang Dekatnya yang Dikenal Militan sebagai Penasihat Menhan dan Staf Khusus Industri Pertahanan
    Nasional

    Prabowo Angkat Dua Orang Dekatnya yang Dikenal Militan sebagai Penasihat Menhan dan Staf Khusus Industri Pertahanan

    31 Desember 2019
    By Mahdi Yahya
  • Puan Beri Jawaban Soal Peluang Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024
    Nasional

    Puan Beri Jawaban Soal Peluang Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024

    27 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Neno Warisman Mendadak Mundur dari Partai Amien Rais, Ada Apa?
    Nasional

    Neno Warisman Mendadak Mundur dari Partai Amien Rais, Ada Apa?

    5 Oktober 2021
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • Peringati HUT Bhayangkara, Pesan Jokowi ke Polri: Keselamatan Rakyat adalah yang Utama
    Nasional

    Peringati HUT Bhayangkara, Pesan Jokowi ke Polri: Keselamatan Rakyat adalah yang Utama

  • Dua Pekan Usai Ditegur Prabowo, Fadli Zon Berkicau dari Madrid
    Nasional

    Dua Pekan Usai Ditegur Prabowo, Fadli Zon Berkicau dari Madrid

  • Heboh Pria di Probolinggo Ngaku Nabi
    Nasional

    Heboh Pria di Probolinggo Ngaku Nabi

  • Penting Diketahui, Ini Beda Antara Psikopat dan Sosiopat
    Tips & Tutorial

    Penting Diketahui, Ini Beda Antara Psikopat dan Sosiopat

  • Jokowi Kesal, 10 Jenderal ini Ikut Kena Damprat Saat Sidang Kabinet Paripurna
    Nasional

    Jokowi Kesal, 10 Jenderal ini Ikut Kena Damprat Saat Sidang Kabinet Paripurna

Artikel Terbaru

  • Test Article for Verification 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026
  • Kemenbud Gelar Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026, Apresiasi Pelestari Budaya 6 November 2026
  • Ketum Muhammadiyah Desak Penyadapan oleh Listyo dkk Diusut Transparan 6 November 2026
  • Simple Test Article 6 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,054)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,322)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.