TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kemhan: Program Bela Negara Bukan Hukuman untuk Pelajar Ikut Demo

Kemhan: Program Bela Negara Bukan Hukuman untuk Pelajar Ikut Demo

By Johan Arif
11 September 2026
0
0
Kemhan: Program Bela Negara Bukan Hukuman untuk Pelajar Ikut Demo

Program pembinaan Bela Negara yang tengah diikuti sejumlah pelajar tidak dimaksudkan sebagai hukuman atas keterlibatan mereka dalam demonstrasi 27 Agustus. Penegasan itu disampaikan langsung oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Contents

  • 1. 121 Pelajar Ikuti Program Bela Negara KKRI
  • 2. Bukan Komcad, Bukan Juga Diklat Militer
  • 3. Materi Relevan dengan Kebutuhan Generasi Muda
  • 4. Pramono Anung Apresiasi Program Bela Negara

121 Pelajar Ikuti Program Bela Negara KKRI

Keterangan soal program tersebut disampaikan Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait. Ia menuturkan bahwa saat ini terdapat 121 pelajar yang mengikuti pembinaan Bela Negara KKRI yang diselenggarakan Kemhan.

Pelaksanaannya berupa rangkaian pembinaan selama kurang lebih satu bulan. Kegiatan pembekalan antara lain digelar di lingkungan Universitas Pertahanan RI (Unhan RI), Sentul, Bogor.

Rico menegaskan tidak seluruh peserta berasal dari kelompok pelajar yang diamankan aparat dalam peristiwa unjuk rasa Agustus. Sebagian dari mereka memang pelajar yang diamankan pihak kepolisian pada aksi saat itu.

“Mereka merupakan bagian dari keseluruhan peserta program, bukan seluruhnya. Keikutsertaan dalam pembekalan ini juga bukan dimaksudkan sebagai hukuman karena mengikuti demonstrasi atau menyampaikan pendapat,” kata Rico saat dihubungi, Jumat (11/9).

Bukan Komcad, Bukan Juga Diklat Militer

Rico menyatakan program ini bukan komponen cadangan (Komcad) dan bukan pula pendidikan atau diklat militer. Artinya, keikutsertaan pelajar dalam pembekalan ini tidak mengubah status mereka menjadi komponen cadangan maupun peserta pendidikan militer.

Tujuan utamanya adalah pembinaan karakter generasi muda. Pembekalan diarahkan pada penguatan nilai dasar bela negara, Pancasila, wawasan kebangsaan, sejarah perjuangan bangsa, budi pekerti, pembinaan mental, kedisiplinan, pembinaan jasmani, hingga dinamika kelompok.

Materi Relevan dengan Kebutuhan Generasi Muda

Selain materi kebangsaan, isi program juga diarahkan pada kemampuan yang relevan bagi anak muda masa kini. Beberapa di antaranya meliputi literasi digital, pelatihan IT, dan desain grafis. Peserta juga dibekali pemahaman soal konflik sosial, bahaya narkoba, dan terorisme, dilengkapi beragam kegiatan edukatif lainnya.

“Jadi pendekatannya tidak semata-mata soal kedisiplinan, tetapi juga membangun karakter, kemandirian dan keterampilan yang dapat menjadi bekal mereka ke depan,” ujar Rico.

Pada prinsipnya, lanjut dia, Kemhan ingin kegiatan pembekalan ini menjadi ruang pembinaan yang positif bagi generasi muda.

“Hak untuk menyampaikan pendapat tetap harus dihormati dan program Bela Negara tidak ditempatkan sebagai sanksi terhadap pelajar yang pernah mengikuti aksi demonstrasi,” tegasnya.

Pramono Anung Apresiasi Program Bela Negara

Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa 27 siswa asal DKI Jakarta yang terjaring polisi saat demonstrasi 27 Agustus ikut menjalani pembekalan bela negara. Ia menyambut baik program yang diinisiasi Kemhan dan Polda Metro Jaya tersebut.

Dari sisi peserta, Pramono merinci bahwa dari 29 siswa Jakarta yang diberangkatkan, hanya 27 yang akhirnya mengikuti program. Pembinaan ini juga diikuti siswa lain yang berasal dari luar Jakarta.

“Menurut saya program ini baik karena apa, untuk membuat terutama para pelajar itu lebih menghargai, menyayangi negaranya sendiri,” kata Pramono di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

Related articles More from author

  • Update Kasus Mafia Judi Online Komdigi: 26 Tersangka dan 4 Buron
    Nasional

    Update Kasus Mafia Judi Online Komdigi: 26 Tersangka dan 4 Buron

    4 Desember 2024
    By Joni Sitohang
  • Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?
    Nasional

    Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?

    11 Agustus 2024
    By Joni Sitohang
  • Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi
    Nasional

    Said Aqil Siradj Mantap Masuk Bursa Ketum PBNU Usai Ketemu Jokowi

    8 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • 'Politik Pangan' Langka Ganjar Hadapi Minyak Goreng Langka
    Nasional

    ‘Politik Pangan’ Langka Ganjar Hadapi Minyak Goreng Langka

    18 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Puncaki Hasil Simulasi 3 Capres Survei Poltracking
    Nasional

    Prabowo Puncaki Hasil Simulasi 3 Capres Survei Poltracking

    29 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Ridwan Kamil Rotasi 400 PNS Jabar, Diganti Robot
    Nasional

    Ridwan Kamil Rotasi 400 PNS Jabar, Diganti Robot

    22 Desember 2021
    By Joni Sitohang

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh
    Nasional

    Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh

  • PDIP Bakal Duetkan Prabowo-Puan, Ganjar Geser ke Nasdem?
    Nasional

    PDIP Bakal Duetkan Prabowo-Puan, Ganjar Geser ke Nasdem?

  • Tak Hadir Munajat Kubro 212, Surat Habib Rizieq Dibacakan Panitia
    Nasional

    Tak Hadir Munajat Kubro 212, Surat Habib Rizieq Dibacakan Panitia

  • OPPO Reno10 Series 5G, Kamera Unggul dan Performa Mengagumkan
    Teknologi

    OPPO Reno10 Series 5G, Kamera Unggul dan Performa Mengagumkan

  • Carissa Perusset Adu Akting dengan Dodit Mulyanto di Film ‘Maju Serem Mundur Horor’
    Selebriti

    Carissa Perusset Adu Akting dengan Dodit Mulyanto di Film ‘Maju Serem Mundur Horor’

Artikel Terbaru

  • Panduan Lengkap 10 Manfaat Kayu Manis untuk Tubuh yang Sehat 27 Oktober 2026
  • Cara Merebus Sayur Agar Warna Tetap Hijau dan Nutrisi Terjaga 26 Oktober 2026
  • Profil Liliyana Natsir: Biodata, Karier, dan Prestasi 26 Oktober 2026
  • Prabowo Panggil Mendagri dan Kepala BMKG ke Istana, Ini Bahan yang Dibawa 26 Oktober 2026
  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (89)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,017)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.