TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Ini Kata Istana

Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Ini Kata Istana

By Johan Arif
15 Oktober 2025
112
0
Purbaya Tolak Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN, Ini Kata Istana

TIKTAK.ID – Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyebut Pemerintah kini sedang mencari jalan keluar untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh tanpa memakai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Prasetyo menyampaikan hal itu untuk merespons sikap Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa yang menolak menggunakan APBN untuk membayar utang proyek kereta cepat.

“Beberapa waktu yang lalu juga sempat dibicarakan untuk mencari skema, agar beban keuangan itu bisa dicarikan jalan keluar,” ujar Prasetyo, setelah rapat Kabinet di kediaman Presiden Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (12/10/25) malam, seperti dilansir Kompas.com.

Baca juga : Pramono Klaim Tak Berambisi Jadi Gubernur Jakarta Dua Periode

Menurut Prasetyo, pembayaran utang proyek Whoosh sendiri tak dibahas dalam rapat di kediaman Prabowo tersebut. Meski begitu, dia menegaskan Whoosh adalah moda transportasi yang sangat membantu masyarakat dan harus didukung perkembangannya.

“Sebab, faktanya kan juga Whoosh, kemudian juga menjadi salah satu moda transportasi yang sekarang sangat membantu aktivitas seluruh masyarakat, mobilitas dari Jakarta maupun ke Bandung dan seterusnya,” tutur Prasetyo.

Kemudian Prasetyo kembali menyinggung wacana perpanjangan rute Whoosh hingga Surabaya, Jawa Timur.

Baca juga : Korupsi BBM yang Seret Riza Chalid dan Anaknya Rugikan Negara Rp285,1 Triliun

“Dan justru kita pengin sebenarnya kan itu berkembang ya, tak hanya dari Jakarta dan sampai ke Bandung, mungkin juga kita sedang berpikir untuk sampai dari Jakarta ke Surabaya,” ucap Prasetyo.

Perlu diketahui, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan tidak akan memakai uang negara alias APBN untuk menanggung utang jumbo proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tersebut memang sedang disorot lantaran beban utangnya mencapai Rp116 triliun. Danantara, sebagai superholding BUMN, dikabarkan sedang mencari cara meringankan pembiayaan proyek tersebut, termasuk kemungkinan meminta dukungan dari APBN.

Baca juga : Mediasi Gugatan Perdata terhadap Riwayat Pendidikan SMA Gibran Gagal 

Akan tetapi, Purbaya menolak wacana itu. Dia menilai utang proyek KCIC bukan tanggung jawab Pemerintah, melainkan sepenuhnya menjadi urusan BUMN yang terlibat di dalamnya.

Walaupun mengaku belum menerima permintaan resmi dari Danantara, Purbaya menyatakan kalau sejak superholding itu terbentuk, seluruh dividen BUMN sudah menjadi milik Danantara dan tidak lagi tercatat sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dia memaparkan, nilainya bisa mencapai sekitar Rp80 triliun per tahun.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsKCICKereta Cepat Indonesia ChinaMenkeuMensesnegMenteri KeuanganPrabowoPrasetyo HadiPresiden PrabowoPurbayaPurbaya Yudhi SadewaWhoosh

Related articles More from author

  • Soal Pertemuan Prabowo-Ridwan Kamil, Gerindra: Jangan Semua Ditafsirkan Urusan Cawapres
    Nasional

    Soal Pertemuan Prabowo-Ridwan Kamil, Gerindra: Jangan Semua Ditafsirkan Urusan Cawapres

    7 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Inginkan Khofifah Pimpin Tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Jatim
    Nasional

    Gerindra Inginkan Khofifah Pimpin Tim Pemenangan Prabowo-Gibran di Jatim

    3 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Ogah Bocorkan Nama Menteri Jokowi yang Masuk Kabinet Prabowo
    Nasional

    Gerindra Ogah Bocorkan Nama Menteri Jokowi yang Masuk Kabinet Prabowo

    12 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • Tegaskan Tak Sudi Korupsi, Hashim Ceritakan Temuan Prabowo Soal Mark Up Proyek 10 Kali Lipat
    Nasional

    Tegaskan Tak Sudi Korupsi, Hashim Ceritakan Temuan Prabowo Soal Mark Up Proyek 10 Kali Lipat

    18 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Waketum PSI Ngaku Kaget Guntur Romli Mendadak Hengkang dari Partai
    Nasional

    Waketum PSI Ngaku Kaget Guntur Romli Mendadak Hengkang dari Partai

    7 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Minta Jatah Capres Jika Gabung Koalisi Besar, Prabowo Buka Suara
    Nasional

    PDIP Minta Jatah Capres Jika Gabung Koalisi Besar, Prabowo Buka Suara

    10 April 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Instruksi Jokowi ke Kapolri: Tindak Tegas Polisi yang Rusak Kepercayaan Publik
    Nasional

    Instruksi Jokowi ke Kapolri: Tindak Tegas Polisi yang Rusak Kepercayaan Publik

  • Cerita JK Soal Kantornya Jadi Sasaran Bom Saat Atasi Konflik Poso
    Nasional

    Tanggapi Usulan Surya Paloh soal ‘Duet Pemersatu Bangsa’, JK Singgung Nama Anies dan Puan

  • ‘Black Panther 3’ Jadi Film Terakhir Denzel Washington Sebelum Pensiun
    Selebriti

    ‘Black Panther 3’ Jadi Film Terakhir Denzel Washington Sebelum Pensiun

  • Kalah dari Bosnia-Herzegovina, Shin Tae-yong Sebut Timnas U-19 Banyak PR
    Olahraga

    Kalah dari Bosnia-Herzegovina, Shin Tae-yong Sebut Timnas U-19 Banyak PR

  • Sejumlah Menteri Jokowi Kompak Serang Anies, Rocky Gerung: Saya Gak Pro Anies, Tapi itu Seperti Menggarami Laut
    Nasional

    Sejumlah Menteri Jokowi Kompak Serang Anies, Rocky Gerung: Saya Gak Pro Anies, Tapi itu Seperti Menggarami Laut

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.