TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›TNI Bantah Adanya Upaya Kembalikan Tentara Seperti di Rezim Orde Baru

TNI Bantah Adanya Upaya Kembalikan Tentara Seperti di Rezim Orde Baru

By Joni Sitohang
17 Juni 2025
263
0
TNI Bantah Adanya Upaya Kembalikan Tentara Seperti di Rezim Orde Baru

TIKTAK.ID – Kepala Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Mayor Jenderal Kristomei Sianturi, mengeklaim institusi militer saat ini sangat terbuka. Kristomei pun menyangkal terdapat upaya kembalinya tentara seperti rezim Orde Baru.

“TNI hari ini sudah berbeda dengan zaman Orde Baru. Beda sekali. Apa sih yang ditutupi hari ini?” ujar Kristomei di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (26/5/25), seperti dilansir Tempo.co.

“Kami terbuka,” imbuhnya.

Kristomei menyampaikan hal itu ketika ditanya soal rangkaian dugaan intimidasi terhadap suara kritis yang mengkritik meluasnya kewenangan militer, usai disahkannya Revisi Undang-Undang TNI sekitar dua bulan lalu.

Baca juga : Airlangga Beberkan Sejumlah Proyek yang Ditawarkan Prabowo ke China untuk Investasi di RI

Kristomei menyebut TNI tak bertanggung jawab atas semua peristiwa intimidasi terhadap suara kritis. Dia mengatakan TNI justru mengecam aksi tersebut dan mendorong aparat penegak hukum untuk membuka dengan terang kasus-kasus itu.

“Bagi TNI, ada kebebasan mengemukakan pendapat silakan, namun jangan semua dikaitkan seolah TNI. Kan opini yang dibuat gitu, ‘wah ini gara-gara dia nulis soal jenderal TNI, Orba ni’, pasti begitu,” ucap Kristomei.

Perlu diketahui, belakangan ini dugaan tindakan intimidasi oleh orang tidak dikenal dialami oleh salah seorang kolumnis yang menulis soal fenomena tentara menjabat di lingkungan sipil. Tulisan opini tersebut sempat ditayangkan di Detik.com pada 22 Mei lalu.

Baca juga : Istana: Jam Rolex untuk Timnas Pakai Uang Pribadi Prabowo

Kemudian redaksi Detik.com telah menghapus tulisan di rubrik kolom itu dengan alasan melindungi keselamatan penulis, YF, yang mengaku mendapatkan intimidasi usai tulisannya terbit. Adapun berdasarkan informasi yang beredar, penulis diserempet dua kali oleh pengendara sepeda motor pada Kamis (22/5/25), setelah artikel diterbitkan.

Sementara itu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menganggap intimidasi terhadap penulis opini di Detikcom merupakan pola kekerasan yang terjadi sejak pengesahan UU TNI. Pasalnya, pola tersebut dialami oleh pihak-pihak yang menolak pengesahan UU tersebut.

“Peristiwa teror seperti yang dialami oleh YF bukan kejadian tunggal, melainkan bagian dari pola kekerasan berulang yang muncul sejak gelombang penolakan revisi Undang-Undang TNI,” jelas Koalisi Sipil dalam pernyataan tertulis pada Sabtu (24/5/25).

TagsOrbaOrde BaruTNIUU TNI

Related articles More from author

  • Peringatan 25 tahun Reformasi, Barikade 98 Desak Jokowi Usut Kejahatan HAM Orde Baru
    Nasional

    Peringatan 25 tahun Reformasi, Barikade 98 Desak Jokowi Usut Kejahatan HAM Orde Baru

    23 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Jagad Politik Austria Mendadak Gaduh Gegara Prabowo
    Nasional

    Jagad Politik Austria Mendadak Gaduh Gegara Prabowo

    19 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Trauma Kegagalan Orde Baru, PKS Minta Jokowi Kaji Ulang Penunjukan Prabowo Pimpin Lumbung Pangan Nasional
    Nasional

    Trauma Kegagalan Orde Baru, PKS Minta Jokowi Kaji Ulang Penunjukan Prabowo Pimpin Lumbung Pangan Nasional

    16 Juli 2020
    By Johan Arif
  • Jenderal Andika Perkasa Tegaskan Tak Ada Aturan Larang Keturunan PKI Daftar TNI
    Nasional

    Jenderal Andika Perkasa Tegaskan Tak Ada Aturan Larang Keturunan PKI Daftar TNI

    4 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: Ciri Negara Gagal adalah Bila Tentara dan Polisinya Gagalv
    Nasional

    Prabowo: Ciri Negara Gagal adalah Bila Tentara dan Polisinya Gagal

    4 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Prabowo PT Asabri
    Nasional

    Pelajari Laporan Kasus Asabri, Prabowo: Prajurit dan Pensiunan Harap Tenang!

    14 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tips Cegah Stroke di Usia Muda
    Tips & Tutorial

    Tips Cegah Stroke di Usia Muda

  • Ini Bocoran Google Pixel Watch
    Teknologi

    Ini Bocoran Google Pixel Watch

  • Tawarkan Anies, Ganjar dan Andika, Nasdem Ajak Parpol Gabung Koalisi
    Nasional

    Tawarkan Anies, Ganjar dan Andika, Nasdem Ajak Parpol Gabung Koalisi

  • Risma Sebut Makam Bung Karno Belum Pernah 'Dirawat' Sejak Diresmikan Tahun 1979
    Nasional

    Risma Sebut Makam Bung Karno Belum Pernah ‘Dirawat’ Sejak Diresmikan Tahun 1979

  • Ganjar Beri Bocoran Bisikan Jokowi Saat Rakernas PDIP
    Nasional

    Ganjar Beri Bocoran Bisikan Jokowi Saat Rakernas PDIP

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.