TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PDIP Dinilai Lakukan Politik Cuci Tangan soal PPN 12%, Politisi Golkar: Berpolitiklah Secara Elegan

PDIP Dinilai Lakukan Politik Cuci Tangan soal PPN 12%, Politisi Golkar: Berpolitiklah Secara Elegan

By Joni Sitohang
25 Desember 2024
195
0
PDIP Dinilai Lakukan Politik Cuci Tangan soal PPN 12%, Politisi Golkar: Berpolitiklah Secara Elegan

TIKTAK.ID – Kritikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap kenaikan PPN 12% diketahui mendapatkan serangan balik dari partai politik koalisi Pemerintah. Politikus Partai Golkar, Misbakhun, mendesak PDIP agar tidak cuci tangan atas kebijakan yang tertuang dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) tersebut.

Ketua Komisi XI DPR itu menyebut kenaikan PPN 2% tercantum dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang HPP yang ditetapkan pada periode Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di dalamnya dijelaskan bahwa kenaikan tarif PPN secara bertahap dari 10% menjadi 11% pada 1 April 2022 dan naik lagi menjadi 12% pada 1 Januari 2025 nanti.

“Tak selayaknya PDI Perjuangan membuat langkah-langkah politik cuci tangan seakan-akan mereka tidak ikut terlibat dalam proses politik saat membahas UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP),” ujar Misbakhun dalam keterangan tertulisnya, pada Senin (23/12/24), seperti dilansir Sindonews.com.

Baca juga : BEM SI Ancam Demo Serentak Desak Prabowo Kaji Ulang PPN 12 Persen

Misbakhun mengatakan sebagai presiden yang dipilih rakyat untuk periode 2024-2029, Presiden Prabowo bersumpah menjalankan konstitusi negara dan menjalankan undang-undang dengan selurus-lurusnya.

Oleh sebab itu, kata Misbakhun, menjalankan amanat UU HPP yang memuat kenaikan PPN menjadi 12% adalah konsekuensi yang harus dijalankan oleh Pemerintahan Prabowo. Dia pun heran ada upaya politik balik arah dari PDIP dengan menolak PPN 12%.

“Berarti mereka mau ‘tinggal glanggang colong playu’. Mereka terlibat dalam proses politik pembuatan UU itu, bahkan kader PDIP Dolfie OFP menjadi Ketua Panja RUU Kententuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) ketika pertama kali RUU itu diberikan nama, lalu berubah disetujui menjadi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP),” terang Misbakhun.

Baca juga : Muncul Spanduk ‘Megawati Ketum Ilegal dan Pengkhianat Rakyat’ di Tol BORR, PDIP Bogor Ambil Sikap

Misbakhun menilai sikap politik tidak konsisten PDIP harus diketahui oleh semua rakyat Indonesia. Dia menganggap ketika sudah tidak lagi menjadi bagian dari kekuasaan, PDIP seakan-akan paling depan menyuarakan kepentingan rakyat.

“Berpolitiklah secara elegan. Saya sebagai anggota Panja RUU itu menjadi saksi sejarah dan saksi hidup, sehingga sangat tahu dinamika pembahasan terkait kenaikan tarif PPN di RUU tersebut,” tegas Misbakhun.

Menurut Misbakhun, Fraksi Golkar justru sempat tak dilibatkan dalam beberapa pertemuan lobby dalam pembahasan RUU KUP, lantaran dinilai terlalu memberikan banyak pembahasan dan argumentasi yang bersifat kritis atas beberapa isu penting dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Dia menjelaskan, saat RUU dibahas, Fraksi Golkar mengusulkan tarif pajak untuk UMKM justru diturunkan dari 1% menjadi 0,5% atau setara dengan penurunan 50%.

TagsGolkarPDIPPolitisi GolkarPPNPPN 12%

Related articles More from author

  • Rocky Gerung Berani Taruhan, KPK Tak Bakal Berani Lakukan Pengembangan Kasus 'Madam Bansos'
    Nasional

    Rocky Gerung Berani Taruhan, KPK Tak Bakal Berani Lakukan Pengembangan Kasus ‘Madam Bansos’

    26 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • SBY Mimpi Satu Gerbong Bareng Jokowi-Megawati, Apa Tafsirannya?
    Nasional

    SBY Mimpi Satu Gerbong Bareng Jokowi-Megawati, Apa Tafsirannya?

    21 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Tak Terima Prabowo Sebut Alutsista Era Soekarno Juga Bekas
    Nasional

    PDIP Tak Terima Prabowo Sebut Alutsista Era Soekarno Juga Bekas

    13 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Sebut Anies Tak Konsisten Soal Reklamasi, PDIP: Ojo Esok Tempe Sore Dele!
    Nasional

    Sebut Anies Tak Konsisten Soal Reklamasi, PDIP: Ojo Esok Tempe Sore Dele!

    13 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Bima Arya Tantang Duet Ganjar-RK Maju Pilpres 2024, Begini Kata PDIP
    Nasional

    Bima Arya Tantang Duet Ganjar-RK Maju Pilpres 2024, Begini Kata PDIP

    31 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Gibran dan Erick Thohir Mencuat di Bursa Cawapres Usai PAN-Golkar Usung Prabowo
    Nasional

    Gibran dan Erick Thohir Mencuat di Bursa Cawapres Usai PAN-Golkar Usung Prabowo

    15 Agustus 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Imam Besar Istiqlal Respons Soal Dirinya 'Diincar' PDIP Jadi Pendamping Ganjar
    Nasional

    Imam Besar Istiqlal Respons Soal Dirinya ‘Diincar’ PDIP Jadi Pendamping Ganjar

  • Respons Gus Miftah Soal Sumbangan Mumtaz Rais: Ora Aji Ora Didol!
    Nasional

    Respons Gus Miftah Soal Sumbangan Mumtaz Rais: Ora Aji Ora Didol!

  • Susi Air PHK Karyawan Imbas Corona, Susi Pudjiastuti: Situasi Memang Tidak Memungkinkan
    Nasional

    Susi Air PHK Karyawan Imbas Corona, Susi Pudjiastuti: Situasi Memang Tidak Memungkinkan

  • Tips Lindungi Diri Dari Cacar Monyet
    Tips & Tutorial

    Tips Lindungi Diri Dari Cacar Monyet

  • Prabowo Usulkan Kepala Daerah Dipilih DPRD, MUI: Ini Lebih Maslahat
    Nasional

    Prabowo Usulkan Kepala Daerah Dipilih DPRD, MUI: Ini Lebih Maslahat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.