TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PKB Disebut Salah Sistem, Gus Yahya-Gus Ipul vs Cak Imin Makin Panas

PKB Disebut Salah Sistem, Gus Yahya-Gus Ipul vs Cak Imin Makin Panas

By Joni Sitohang
8 Agustus 2024
179
0
PKB Disebut Salah Sistem, Gus Yahya-Gus Ipul vs Cak Imin Makin Panas

TIKTAK.ID – Kini hubungan Nahdlatul Ulama (NU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) semakin memanas. Sebab, pimpinan dua lembaga tersebut, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), masih cekcok di publik.

Teranyar, Gus Yahya mengibaratkan hubungan PKB dan PBNU seperti sebuah pabrik mobil yang perlu menarik produknya karena memiliki kesalahan sistem.

Gus Yahya menyampaikan hal itu setelah pelantikan pengurus PWNU Jawa Tengah di aula Unissula Semarang. Ketika ditanya wartawan mengenai hubungan NU dan PKB, dia justru menyinggung perusahaan mobil yang menarik produknya yang sudah dipasarkan akibat kesalahan sistem.

Baca juga : Sidang Kabinet Perdana di IKN Bakal Bahas Transisi Kepemimpinan Jokowi ke Prabowo

“Kemarin kan ada perusahaan yang memproduksi mobil. Sudah dilempar ke pasar, sudah laku, tapi ternyata ada kesalahan sistem mobilnya. Jadi ditarik kembali produknya untuk diperbaiki sistemnya,” ujar Gus Yahya, seperti dilansir detikJateng, Sabtu (3/8/24).

Ketika memberikan sambutan, Gus Yahya juga menyinggung soal posisi NU. Dia mengatakan bahwa NU harus berada di atas negara, apalagi partai.

“Saya bersama teman-teman PBNU sowan ke Mustasyar PBNU KH Mustofa Bisri, lalu mohon pesan beliau, wasiat beliau. Beliau mengatakan kalau NU harus berada di atas negara,” tutur Gus Yahya.

Baca juga : ‘Blok Medan’ Mencuat, Keluarga Jokowi Terlibat Main Tambang?

Gus Yahya menyatakan hal itu adalah pesan dari Mustasyar PBNU agar NU dapat berkontribusi menyangga keutuhan negara.

“Pesan Mustasyar PBNU. Harus mendudukkan kepentingannya mengatasi berbagai kepentingan parsial di negara ini, sehingga NU mampu berkontribusi menyangga keutuhan bangsa dan negara ini. Jadi di bawah negara tidak boleh, apalagi cuma di bawah partai, tidak boleh!” tegas Gus Yahya.

Pernyataan Gus Yahya tersebut sontak membuat Cak Imin berang. Cak Imin menuding Gus Yahya sudah melanggar khittah NU.

Baca juga : Sidang Kabinet Perdana di IKN Bakal Bahas Transisi Kepemimpinan Jokowi ke Prabowo

Awalnya, Cak Imin mengungkit perolehan suara PKB di Pemilu 2024. Dia mengeklaim perolehan suara PKB justru meningkat usai disentil Gus Yahya dan Gus Ipul.

“Prestasi perolehan PKB pada Pemilu 2024 diakui oleh semua pihak, dan kita syukuri sebagai keberhasilan kader-kader yang tidak lagi bergantung pada siapapun. Digembosi Yahya dan Saipul di Pemilu malah membuat perolehan PKB meningkat tajam,” jelas Cak Imin dikutip di akun X resmi miliknya, Minggu (4/8/24).

TagsCak IminGus IpulGus YahyaMuhaimin IskandarPBNUPKBSaifullah YusufYahya Staquf

Related articles More from author

  • Kubu AMIN Ingatkan Pemerintah: Gunakan Bansos sebagai Alat Politik Termasuk Korupsi
    Nasional

    Kubu AMIN Ingatkan Pemerintah: Gunakan Bansos sebagai Alat Politik Termasuk Korupsi

    12 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • PBNU Desak BNPT Beberkan Data 198 Pesantren Terafiliasi Teroris
    Nasional

    PBNU Desak BNPT Beberkan Data 198 Pesantren Terafiliasi Teroris

    30 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Rilis Pernyataan Sikap, PBNU Desak Pemerintah Tunda Pilkada Serentak 2020
    Nasional

    Rilis Pernyataan Sikap, PBNU Desak Pemerintah Tunda Pilkada Serentak 2020

    20 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Beda dengan PKB, PAN Ogah Gabung Koalisi Parpol Islam
    Nasional

    Beda dengan PKB, PAN Ogah Gabung Koalisi Parpol Islam

    17 April 2021
    By Johan Arif
  • Cak Imin: Jika Prabowo-Ganjar Maju Pilpres, Koalisi KIR Bubar
    Nasional

    Cak Imin: Jika Prabowo-Ganjar Maju Pilpres, Koalisi KIR Bubar

    19 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Ramal Pilpres 2024 Berjalan 2 Putaran, Pengamat: Kalau 1 Putaran Sangat Mungkin Ada Kecurangan
    Nasional

    Ramal Pilpres 2024 Berjalan 2 Putaran, Pengamat: Kalau 1 Putaran Sangat Mungkin Ada Kecurangan

    12 Februari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Megawati Akui Banyak yang Tak Suka Dirinya
    Nasional

    Megawati Akui Banyak yang Tak Suka Dirinya

  • PDIP Tegaskan Ganjar Akan Lanjutkan Agenda Strategis Jokowi Termasuk IKN
    Nasional

    PDIP Tegaskan Ganjar Akan Lanjutkan Agenda Strategis Jokowi Termasuk IKN

  • Trump Paksa Peneliti Vaksin Corona Jerman ‘Nyebrang’ ke Amerika, Ngebet Nyari Nama?
    Internasional

    Trump ‘Iming-Iming’ Peneliti Vaksin Corona Jerman ‘Nyebrang Ke Amerika, Ngebet Cari Nama Atau Inginkan Monopoli?

  • TIKTAK.ID - Ditemukan 142 Anak dan Cucu Perusahaan Pertamina, Erick Thohir Perintahkan Ahok Bongkar Satu-Persatu
    Nasional

    Ditemukan 142 Anak dan Cucu Perusahaan Pertamina, Erick Thohir Perintahkan Ahok Bongkar Satu-Persatu

  • Ternyata Sambo Coba Suap 2 Amplop ke LPSK, Simak Kronologinya
    Nasional

    Ternyata Sambo Coba Suap 2 Amplop ke LPSK, Simak Kronologinya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.