TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebut Penghargaan Jokowi ke Prabowo ‘Cacat Moral’, Dosen UGM Desak DPR Panggil Presiden

Sebut Penghargaan Jokowi ke Prabowo ‘Cacat Moral’, Dosen UGM Desak DPR Panggil Presiden

By Joni Sitohang
7 Maret 2024
503
0
Sebut Penghargaan Jokowi ke Prabowo ‘Cacat Moral’, Dosen UGM Desak DPR Panggil Presiden

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeklaim pemberian gelar kehormatan Jenderal TNI kepada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dilakukan atas dasar kontribusi yang diberikan kepada negara. Dia mengatakan pemberian gelar bintang empat kepada Prabowo sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Undang-Undang nomor 20 tahun 2009.

Jokowi juga menyatakan Prabowo sebelumnya sudah menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Utama pada 2022 atas jasanya dalam bidang pertahanan. Dia menilai kontribusi yang telah diberikan oleh Prabowo sangat luar biasa dalam meningkatkan kemajuan TNI dan negara secara keseluruhan. Jokowi menyampaikan hal itu usai acara seremoni di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia.

Menanggapi hal itu, Dosen Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada, Agus Wahyudi menegaskan bahwa tindakan Jokowi memberikan pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo sebagai suatu cacat moral dan kurangnya empati.

Baca juga : Dulu Sempat Kritik IKN, AHY Beri Penjelasan

“Keputusan ini mencerminkan cacat moral, lantaran tidak mempertimbangkan argumen terkait kesalahan moral masa lalu Prabowo, yang menjadi alasan pemecatannya dari TNI. Hal ini juga menyoroti kurangnya pertimbangan terhadap dampak moral dari tindakan tersebut,” ujar Agus, seperti dilansir Tempo.co. pada Rabu (28/2/24).

Agus juga menganggap keputusan ini kurang memiliki empati, karena tidak memperhitungkan perasaan dan potensi luka yang masih dirasakan oleh sebagian keluarga korban penculikan aktivis 1998. Sekadar informasi, Prabowo sudah mengakui perannya dalam kejadian tersebut.

“Sehingga keputusan untuk memberinya pangkat jenderal secara penuh tanpa mempertimbangkan hal ini, justru menunjukkan kurangnya empati (Jokowi) terhadap penderitaan korban dan keluarganya,” ucap Agus.

Baca juga : Takjub Saat Kunjungi IKN, AHY: Mimpi Besar Presiden Jokowi

Menurut Agus, Jokowi seharusnya menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.

“DPR perlu memanggil untuk meminta pertanggungjawaban langsung kepada Jokowi,” imbuh Agus.

Agus melanjutkan, apakah Jokowi menyadari bahwa tindakannya memberikan pangkat Jenderal Kehormatan kepada Prabowo tersebut berpotensi membuatnya dicap sebagai pengkhianat terhadap Reformasi dan demokrasi yang telah berlangsung di Indonesia.

Agus menjelaskan bahwa dalam konteks ini, peran DPR sebagai lembaga pengawas dan pengatur dalam sistem demokrasi menjadi sangat penting. Sebab, mereka bertanggung jawab mengawasi dan memastikan bahwa keputusan-keputusan yang diambil oleh presiden sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan.

Baca juga : Sandiaga Beri Sinyal Gabung Pemerintah, PPP: Bukan Sikap Partai

Agus berpendapat dengan memanggil Jokowi untuk pertanggungjawaban, maka DPR bisa menegaskan kembali pentingnya prinsip akuntabilitas dalam menjalankan pemerintahan. Dia pun menyinggung perlu adanya refleksi yang mendalam dari Jokowi dan pemerintahannya mengenai dampak dari keputusan ini terhadap integritas moral dan legitimasi politik mereka di mata masyarakat.

TagsDPRMenteri PertahananPrabowoUGM

Related articles More from author

  • Mobil Esemka Andalan Jokowi Akhirnya Diborong Prabowo Jadi Mobil Kemenhan
    Nasional

    Mobil Esemka Andalan Jokowi Akhirnya Diborong Prabowo Jadi Mobil Kemenhan

    12 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Baca juga : Begini Reaksi Sejumlah Menteri Usai Prabowo Instruksikan Pangkas Anggaran Hingga 300 Triliun
    Nasional

    Dasco Ngaku Bingung Usai Muncul Isu Revisi Tatib DPR Bisa Pecat Pejabat

    12 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Wacana Pansus Pertamina Mendadak Tiarap, Komisi XII DPR Tegaskan Percaya Penuh Kejagung
    Nasional

    Wacana Pansus Pertamina Mendadak Tiarap, Komisi XII DPR Tegaskan Percaya Penuh Kejagung

    12 Maret 2025
    By Joni Sitohang
  • Benarkah Prabowo Konsumsi Ivermectin untuk Cegah Corona? Ini Jawaban Ketua Gerindra
    Nasional

    Benarkah Prabowo Konsumsi Ivermectin untuk Cegah Corona? Ini Jawaban Ketua Gerindra

    30 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Tak Masalah Relawan Jokowi-Gibran Dukung Prabowo
    Nasional

    Ganjar Tak Masalah Relawan Jokowi-Gibran Dukung Prabowo

    22 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Susunan Kabinet ‘Gemuk’ Prabowo-Gibran Terungkap, Ini Daftarnya…
    Nasional

    Susunan Kabinet ‘Gemuk’ Prabowo-Gibran Terungkap, Ini Daftarnya…

    14 Oktober 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pelatih Arema: Hanif Sjahbandi Lebih Baik dari Lionel Messi
    Olahraga

    Pelatih Arema: Hanif Sjahbandi Lebih Baik dari Lionel Messi

  • Pengamat: Dibandingkan Ma'ruf Amin, JK Lebih Punya Peluang Nyapres 2024
    Nasional

    Pengamat: Dibandingkan Ma’ruf Amin, JK Lebih Punya Peluang Nyapres 2024

  • Seluruh Warganya Takut Keluar Rumah, Wuhan Menjelma Kota Mati
    Internasional

    Seluruh Warganya Takut Keluar Rumah, Wuhan Menjelma Kota Mati

  • TIKTAK.ID - Kemenkominfo Sarankan Dewas TVRI Ralat SK Pemberhentian Helmy Yahya
    Nasional

    Kemenkominfo Sarankan Dewas TVRI Ralat SK Pemberhentian Helmy Yahya

  • Indonesia Depak Malaysia 3-0, Rionny: Jangan Terlena
    Olahraga

    Indonesia Depak Malaysia 3-0, Rionny: Jangan Terlena

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.