TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jusuf Kalla Batal Gabung Timnas AMIN, Kenapa?

Jusuf Kalla Batal Gabung Timnas AMIN, Kenapa?

By Joni Sitohang
18 November 2023
316
0
Jusuf Kalla Batal Gabung Timnas AMIN, Kenapa?

TIKTAK.ID – Co Kapten Timnas AMIN (Anies-Cak Imin), Sudirman Said mengungkapkan alasan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tidak ikut bergabung dalam skuad Timnas AMIN.

“Pak Jusuf Kalla mungkin tidak dapat bergabung,” ujar Sudirman dalam konferensi pers di Sekretariat Timnas AMIN di Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/11/23), seperti dilansir Tempo.co.

Untuk diketahui, Jusuf Kalla alias JK sempat disebut-sebut akan masuk dalam jajaran petinggi Timnas AMIN. Posisi yang ditawarkan pun dikabarkan sebagai Dewan Pembina atau Dewan Pengarah, karena Jusuf Kalla merupakan tokoh politik senior.

Baca juga : Di Depan Anies-Imin dan Prabowo-Gibran, Ganjar Ajak Masyarakat Laporkan Kecurangan Pemilu

Kemudian Sudirman menjabarkan alasan Jusuf Kalla tidak ikut menjadi bagian dari Timnas AMIN. Sudirman menjelaskan bahwa hal itu karena Jusuf Kalla masih menjabat sebagai Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI). Dia pun mengeklaim langkah Timnas AMIN tidak mendapuk sosok Jusuf Kalla ke dalam tim yaitu demi menjaga netralitas PMI.

Sudirman sendiri mengaku pernah mengundurkan diri dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PMI, saat ia memutuskan untuk terjun dalam dunia politik.

“Saya saja sebagai Sekjen pada tahun lalu kan mengundurkan diri demi menjaga netralitas PMI,” tutur Sudirman.

Baca juga : Mahfud MD Beberkan Permintaan Khusus ke Ganjar dan Megawati Jika Menang Pilpres 2024

Sementara itu, JK membocorkan kriteria Capres-Cawapres yang akan dipilihnya kelak. Mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut menyatakan bakal memilih Capres dan Cawapres yang mencintai masjid.

Mulanya, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini berbicara soal organisasi yang dipimpinnya tidak akan terlibat politik praktis. Dia pun meminta DMI tidak mengampanyekan Capres dan Cawapres tertentu.

“Saya tekankan bahwa DMI tidak boleh berkampanye dan masjid tidak boleh dipakai untuk berkampanye,” tegas JK, mengutip detikNews dari Antara Kamis (16/11/23).

Baca juga : Prabowo-Gibran Cium Tangan Megawati Saat Prosesi Pengambilan Nomor Urut

Lebih lanjut, JK menyampaikan kriteria Capres-Cawapres pilihannya. Dia menyebut pilihan itu murni pribadi dirinya dan tidak berkaitan dengan DMI.

“Tapi saat saya ditanya secara pribadi, ya, sederhana saja, pilih yang lebih mencintai masjid,” jelas JK.

Kemudian JK menceritakan fenomena unik menjelang pemilihan umum (Pemilu), terutama di Jawa Timur. Dia memaparkan bahwa para calon biasanya rajin ke provinsi tersebut untuk sowan kepada para kiai.

Baca juga : Pemimpin OKI Tunjuk Menlu Retno Jadi Salah Satu Juru Damai untuk Palestina

“Makanya ada guyon kalau sudah ramai-ramai datangi para kiai, artinya sudah dekat Pemilu, ya,” kata JK.

TagsAniesAnies BaswedanCak IminJusuf KallaMuhaimin IskandarPemilu 2024

Related articles More from author

  • 3 Halangan Berat Anies Maju Pilpres 2024
    Nasional

    3 Halangan Berat Anies Maju Pilpres 2024

    23 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Soal Wacana Duet Prabowo-Ganjar, Gerindra: Tergantung Takdir
    Nasional

    Soal Wacana Duet Prabowo-Ganjar, Gerindra: Tergantung Takdir

    11 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Duet Prabowo-Puan Menang Tipis dari Anies-AHY di Survei SMRC
    Nasional

    Duet Prabowo-Puan Menang Tipis dari Anies-AHY di Survei SMRC

    23 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Sama-sama Ingin Ketumnya Jadi Capres, Koalisi Gerindra-PKB Tak Ada Progres
    Nasional

    Sama-sama Ingin Ketumnya Jadi Capres, Koalisi Gerindra-PKB Tak Ada Progres

    23 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Nilai Jokowi Salah Langkah Tunjuk Menteri Kesehatan Baru, Pengamat: Perjudian Sangat Luar Biasa
    Nasional

    Soal Cawapres Koalisi Perubahan, Pengamat: Anies Tak Bebas Tentukan Pasangan

    26 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Dinilai Bernyali Tinggi, Pengamat: Erick Thohir Punya Modal Jadi Pemimpin Indonesia
    Nasional

    Dinilai Bernyali Tinggi, Pengamat: Erick Thohir Punya Modal Jadi Pemimpin Indonesia

    13 Juni 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengamat Soal Kaesang Jadi Ketum PSI: Warning untuk PDIP
    Nasional

    Pengamat Soal Kaesang Jadi Ketum PSI: Warning untuk PDIP

  • Nilai Prabowo Tak Lagi 'Menjual' di Pilpres 2024, Pengamat: Tokoh Usang Tiga Kali Kalah Sudah Tak Relevan
    Nasional

    Nilai Prabowo Tak Lagi ‘Menjual’ di Pilpres 2024, Pengamat: Tokoh Usang Tiga Kali Kalah Sudah Tak Relevan

  • Inilah Mitos-mitos Menakutkan Seputar Kanker
    Tips & Tutorial

    Inilah Mitos-mitos Menakutkan Seputar Kanker

  • Adik Mantan Presiden Afghanistan Sarankan Taliban Bentuk Pemerintahan Inklusif
    Internasional

    Adik Mantan Presiden Afghanistan Sarankan Taliban Bentuk Pemerintahan Inklusif

  • Nasional

    Tak Lagi Berharap pada Prabowo, PA 212 Akan Cari Cara Sendiri Pulangkan Rizieq Shihab

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.