TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›SBY Sebut Pergantian Sistem Pemilu Bisa Bikin ‘Chaos’ Politik, Budiman Sudjatmiko: Berlebihan

SBY Sebut Pergantian Sistem Pemilu Bisa Bikin ‘Chaos’ Politik, Budiman Sudjatmiko: Berlebihan

By Joni Sitohang
31 Mei 2023
241
0
SBY Sebut Pergantian Sistem Pemilu Bisa Bikin 'Chaos' Politik, Budiman Sudjatmiko: Berlebihan

TIKTAK.ID – Politikus PDIP, Budiman Sudjatmiko, ikut mengomentari pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenai potensi kekacauan politik jika perubahan sistem Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang diterapkan saat ini. Budiman mengatakan bahwa pernyataan mantan Presiden ke-6 RI tersebut berlebihan.

“Saya kira pernyataan Pak SBY terkait penggantian sistem Pemilu di tengah jalan bisa menimbulkan ‘chaos’ itu berlebihan,” ungkap Budiman, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Senin (29/5/23) malam.

Kemudian Budiman mengatakan bahwa dirinya juga mengalami perubahan sistem Pemilu saat proses yang masih berjalan. Ia menyinggung perubahan sistem Pemilu pada 2009-2014 silam, yang mengubah sistem dari nomor urut partai menjadi suara terbanyak.

Baca juga : Cak Imin Ungkap ‘Lamaran’ Prabowo ke Gibran untuk Jadi Cawapres

“Ketika itu ada ‘judicial review’ [uji materi] ke MK yang mencabut agar ada sistem itu tidak berdasarkan nomor urut, melainkan diganti dengan suara terbanyak,” tutur Budiman.

Menurut Budiman, perubahan pada sistem Pemilu adalah hal yang wajar. Dia menilai hal itu tidak akan menimbulkan permasalahan yang berarti.

“Itu tidak menimbulkan masalah, ya kita hanya perlu melakukan adaptasi. Waktu itu sudah berjalan proses itu, namun kemudian tidak masalah dan berjalan,” terang Budiman.

Baca juga : PDIP Desak Denny Indrayana Beberkan Sumber Pembocor Putusan MK Soal Sistem Pemilu

“Ya adaptasi, penyesuaian, namun tidak menimbulkan gejolak,” imbuh Budiman.

Seperti telah diberitakan, SBY sempat menyampaikan respons terhadap bocoran informasi yang disampaikan oleh mantan Wamenkumham, Denny Indrayana, yang menyebut Mahkamah Konstitusi (MK) bakal mengabulkan perubahan sistem Pemilu kembali ke proporsional tertutup alias coblos partai. SBY mengeklaim penggantian di tengah jalan itu berpotensi menyebabkan kekacauan politik.

“Pergantian sistem pemilu di tengah jalan dapat menimbulkan ‘chaos’ politik,” cuit SBY melalui akun Twitter-nya, pada Minggu (28/5/23).

Baca juga : MK Disebut Akan Putuskan Sistem Pemilu Tertutup, SBY Ingatkan Potensi ‘Chaos’

SBY juga mempertanyakan apakah sistem Pemilu terbuka bertentangan dengan konstitusi. SBY menerangkan, berdasarkan konstitusi, domain dan wewenang MK yaitu menilai apakah sebuah UU bertentangan dengan konstitusi, bukan menetapkan UU mana yang paling tepat.

“Jika MK tak punya argumentasi kuat bahwa Sistem Pemilu Terbuka bertentangan dengan konstitusi sehingga diganti menjadi Tertutup, maka mayoritas rakyat akan sulit menerimanya. Ingat, seluruh lembaga negara termasuk Presiden, DPR & MK harus sama-sama akuntabel di hadapan rakyat,” kata SBY.

TagsBudiman SudjatmikoPemilu 2024Pilpres 2024SBYSusilo Bambang Yudhoyono

Related articles More from author

  • Sempat Nyatakan Tak Akan Netral di Pilpres 2024, Gatot Nurmantyo Mendadak Tegaskan KAMI Tak Dukung Salah Satu Paslon
    Nasional

    Sempat Nyatakan Tak Akan Netral di Pilpres 2024, Gatot Nurmantyo Mendadak Tegaskan KAMI Tak Dukung Salah Satu Paslon

    30 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Bandingkan dengan Kasus Budiman Sudjatmiko, Guntur Romli Sebut Gibran Cerdas Tak Terjebak PSI
    Nasional

    Bandingkan dengan Kasus Budiman Sudjatmiko, Guntur Romli Sebut Gibran Cerdas Tak Terjebak PSI

    27 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Tolak Wacana Perpanjangan Masa Jabatan, PDIP: Lebih Baik Jokowi Jadi Wantimpres Saja
    Nasional

    Tolak Wacana Perpanjangan Masa Jabatan, PDIP: Lebih Baik Jokowi Jadi Wantimpres Saja

    4 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Diusung PSI Jadi Capres 2024, Begini Respons Ganjar
    Nasional

    Diusung PSI Jadi Capres 2024, Begini Respons Ganjar

    8 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Siap Bersama PDIP di Kabinet Setelah Pilpres 2024
    Nasional

    Gerindra Siap Bersama PDIP di Kabinet Setelah Pilpres 2024

    13 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Survei SSC: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat di Jatim
    Nasional

    Pengamat Sebut Gengsi Politik Bikin Duet Ganjar-Prabowo Mustahil Terealisasi di Pilpres 2024

    25 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Pegawai Mal di Malang Diimbau Tak Kenakan Atribut Natal pada 25 Desember
    Nasional

    Pegawai Mal di Malang Diimbau Tidak Memakai Atribut Natal pada 25 Desember, Ini Faktanya

  • Lee Je Hoon: Taxi Driver 2 Lebih Seru dengan Balas Dendam Berapi-api
    Selebriti

    Lee Je Hoon: Taxi Driver 2 Lebih Seru dengan Balas Dendam Berapi-api

  • Habib Rizieq Diajak Gabung Partai Masyumi, Apa Jawabannya?
    Nasional

    Habib Rizieq Diajak Gabung Partai Masyumi, Apa Jawabannya?

  • Beri Ucapan Selamat Ultah, Hubungan AHY-Anies Kian Mesra
    Nasional

    Peluang Anies-AHY Bertambah Besar Jika PDIP Pilih Puan dan Korbankan Ganjar

  • TIKTAK.ID - Sandiaga Uno: Pengangguran di DKI 6 Bulan Terakhir Naik 50 Ribu Jiwa
    Nasional

    Sandiaga Uno: Pengangguran di DKI 6 Bulan Terakhir Naik 50 Ribu Jiwa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.