TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mahfud MD Klaim Ujaran Kebencian Menurun Drastis Usai Prabowo Gabung Jokowi

Mahfud MD Klaim Ujaran Kebencian Menurun Drastis Usai Prabowo Gabung Jokowi

By Adam Humain
28 Desember 2019
996
0
Mahfud MD Ungkap Ujaran Kebencian Turun Semenjak Prabowo Bergabung

TIKTAK.ID – Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan angka ujaran kebencian terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) menurun drastis usai Prabowo Subianto bergabung ke dalam pemerintahan dan menjabat Menteri Pertahanan.

Mahfud mengklaim ujaran intoleran serta ujaran kebencian turun hingga 80 persen setelah pelaksanaan Pemilu 2019. Mahfud mengaku mendapat informasi itu dari Jokowi.

“Alhamdulillah berdasarkan pantauan kita sekarang ini, tadi Presiden mengatakan sekarang peristiwa-peristiwa ujaran kebencian yang sifatnya intoleran sudah turun 80 persen,” jelas Mahfud di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, melansir Merdeka.com, Kamis (26/12/19).

Mahfud mengatakan, pengurangan suara intoleran disebabkan beberapa faktor. Pertama, oknum tersebut tidak bisa berteriak intoleran. Kemudian, teriakan intoleran tidak terjadi karena dasar yang kuat dan tidak disetujui masyarakat luas.

Baca juga: Viral Bocah Penghina dan Pengancam Jokowi Ketahuan Foto Bareng Mahfud MD, Anak Siapa Sih Dia?

Selain itu, Mahfud menduga penurunan ujaran intoleran sebagai imbas Pilpres 2019 yang telah berakhir. Apalagi dua kubu dalam Pilpres sudah bergabung dalam satu Kabinet.

“Terlepas dari saudara, saya tidak setuju dengan penggabungan itu, tetapi ternyata efeknya bagus,” ujar Mahfud.

Awalnya, Mahfud tak setuju apabila Prabowo masuk dalam kabinet Jokowi. Namun kini ia merasakan dampak positif dari penggabungan tersebut, salah satu contohnya adalah amannya perayaan Natal. Ia pun senang karena tidak merasa ada dampak negatif setelah kedua kubu bersatu.

Baca juga: Mahfud MD dan Prabowo Kompak Tolak Permintaan Tebusan Rp 8,3 Miliar Abu Sayyaf

“Sejak pelantikan Kabinet itu tidak ada peristiwa yang gaduh banget, Natal pun aman. Kenapa? Kan tidak usah mempersoalkan orang bergabung atau tidak, yang penting produknya aman, nyaman, tenang,” ucap pria kelahiran Sampang, Madura, itu.

Mahfud berharap kondisi seperti ini dapat menjadi pelajaran. Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu mempersoalkan saat kedua kubu saat Pilpres 2019 sudah bersatu.

Mahfud pun menekankan agar Indonesia tetap aman dan tenang. Ia menyatakan, Pemerintah berencana menelaah asal-muasal ujaran kebencian yang marak di masyarakat saat Pemilu 2019.

“Besok tidak perlu ribut lagi. Nanti setelah tahun baru kami analisis, apa sih yang membuatnya? Faktor yang mendorong ujaran kebencian dan intoleran nanti akan kami pakai untuk membangun lagi ke depan,” jelas Mahfud.

TagsHate SpeechIntoleranmahfud mdPrabowoUjaran Kebencian

Related articles More from author

  • Jokowi Respons Tudingan Mahfud MD Soal KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada
    Nasional

    Jokowi Respons Tudingan Mahfud MD Soal KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada

    13 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Nilai Prabowo dan Anies Cocok Jadi Tandem Puan di Pilpres 2024
    Nasional

    Pengamat Nilai Prabowo dan Anies Cocok Jadi Tandem Puan di Pilpres 2024

    30 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Beredar Kabar KAMI Usung Gatot-Titiek Soeharto di Pilpres 2024, Apa Kata Partai Berkarya Kubu Tommy?
    Nasional

    Beredar Kabar KAMI Usung Gatot-Titiek Soeharto di Pilpres 2024, Apa Kata Partai Berkarya Kubu Tommy?

    24 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Amien Rais Buka-bukaan Soal Prabowo Versus Anies pada Pilpres 2024
    Nasional

    Amien Rais Buka-bukaan Soal Prabowo Versus Anies pada Pilpres 2024

    15 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Beberkan Merosotnya Suara Ganjar-Mahfud di Kandang Banteng, Karena Jokowi?
    Nasional

    Pengamat Beberkan Merosotnya Suara Ganjar-Mahfud di Kandang Banteng, Karena Jokowi?

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Yakin PDIP Bakal Jadi Oposisi Usai Pidato Megawati di Rakernas
    Nasional

    Pengamat Yakin PDIP Bakal Jadi Oposisi Usai Pidato Megawati di Rakernas

    29 Mei 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Zul Zivilia Protes, Steve Emmanuel Dihukum 8 Tahun, Kenapa Dirinya 18 Tahun?
    Selebriti

    Zul Zivilia Protes, Steve Emmanuel Dihukum 8 Tahun, Kenapa Dirinya 18 Tahun?

  • Pemain Juventus ini Diprediksi Bakal Ditukar Bintang Atalanta
    Olahraga

    Pemain Juventus ini Diprediksi Bakal Ditukar Bintang Atalanta

  • WHO Khawatir, Eropa Kembali Diserang Covid
    Internasional

    WHO Khawatir, Eropa Kembali Diserang Covid

  • Nintendo Switch Pro Dikabarkan Bakal Rilis Tahun Depan
    Teknologi

    Nintendo Switch Pro Dikabarkan Bakal Rilis Tahun Depan

  • TIKTAK.ID - Semprot Menteri Lagi, Jokowi: Masih Saja Gak Tahu Prioritas!
    Nasional

    Gelontorkan Total Rp 203,9 T, Upaya Jokowi Lindungi Rakyat Terdampak Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.