TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Bendera Partai Ummat, PBNU: Hormati Masjid, Tegakkan Sanksi

Soal Bendera Partai Ummat, PBNU: Hormati Masjid, Tegakkan Sanksi

By Joni Sitohang
9 Januari 2023
330
0
Soal Bendera Partai Ummat, PBNU: Hormati Masjid, Tegakkan Sanksi

TIKTAK.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, berharap semua pihak bisa menghormati masjid sebagai tempat ibadah dan tidak digunakan untuk kegiatan partai politik.

Pria yang akrab disapa Gus Yahya tersebut menyampaikan hal itu untuk menanggapi insiden pembentangan bendera Partai Ummat di Masjid At-Taqwa, Kota Cirebon, Jawa Barat.

“Tolonglah hormati masjid. Masjid itu untuk semua umat, tak ada masjid untuk partai politik,” tegas Gus Yahya di kantor PBNU, Jakarta, pada Jumat (6/1/23), seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Koalisi Gerindra-PKB Disebut Siap Umumkan Capres-Cawapres Akhir Januari 2023

Kemudian Gus Yahya mengatakan penindakan hukum terhadap insiden semacam ini harus jelas diatur. Dia juga meminta adanya penindakan jika terdapat pihak yang melakukan kampanye di rumah ibadah ke depannya.

“Bila ada yang melakukan ya harus ada sanksi yang jelas, ada enforcement lah. Jangan hanya tinggal jadi catatan aja,” tutur Gus Yahya.

Seperti telah diberitakan, kader Partai Ummat membentangkan bendera berlogo Partai Ummat di dalam Masjid Raya At-Taqwa Cirebon, Jawa Barat pada 1 Januari 2023. Menurut Ketua DPD Partai Ummat Kota Cirebon, Herlina Kasdukhi, mulanya kader-kader mengadakan sujud syukur atas lolosnya Partai Ummat sebagai peserta Pemilu 2024 di masjid tersebut.

Baca juga : Polemik UU Ciptaker Munculkan Isu Pemakzulan Jokowi, Yusril Angkat Suara

Kemudian setelah prosesi sujud syukur, kader Partai Ummat berfoto bersama. Ketika sesi berfoto itu ada kader yang spontan membentangkan bendera Partai Ummat. Herlina menyebut sesi foto bersama itu untuk internal partai.

Akan tetapi, Herlina membantah partainya melakukan kampanye di dalam masjid. Dia berdalih partainya tidak menampilkan alat peraga nomor urut atau ajakan untuk mendukung Partai Ummat dalam kegiatan tersebut, melainkan hanya kegiatan internal pengurus.

“Kalau kampanye ada pengenalan ke publik, menunjukkan kita siapa. Artinya siapa Partai Ummat nomor 24, nah itu kampanye, tapi tidak ada gitu,” terang Herlina.

Baca juga : Jokowi Minta Prabowo ke Istana, Dapat Tugas Khusus?

Herlina menyatakan paham kalau masjid tak boleh menjadi tempat untuk kampanye. Ia menyebut niat awal kegiatan itu sekadar sujud syukur dan memakmurkan masjid, bukan untuk kampanye.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Masjid Raya At-Taqwa Cirebon, Ahmad Yani mengklaim pihaknya sudah memberikan surat peringatan kepada Partai Ummat karena dengan sengaja membentangkan atribut bendera partai politik di masjid tersebut.

TagsPartai UmmatPBNUYahya Staquf

Related articles More from author

  • Mundurnya Kader dan Pengurus Partai Ummat secara Massal, Ujian Serius bagi Amien Rais
    Nasional

    Mundurnya Kader dan Pengurus Partai Ummat secara Massal, Ujian Serius bagi Amien Rais

    13 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Kepengurusan Partai Ummat Kubu Amien Rais ‘Digoyang’, Kader Gugat SK Pengesahan AD/ART
    Nasional

    Kepengurusan Partai Ummat Kubu Amien Rais ‘Digoyang’, Kader Gugat SK Pengesahan AD/ART

    20 Oktober 2025
    By Joni Sitohang
  • Tak Ikut Aksi 1812, Amien Rais: Sudah Cukup Ya, Saya Sudah Sepuh
    Nasional

    Tak Ikut Aksi 1812, Amien Rais: Sudah Cukup Ya, Saya Sudah Sepuh

    18 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf
    Nasional

    Bursa Ketum PBNU dari Said Aqil hingga Yahya Staquf

    2 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Aqil Siraj: Indonesia 'Negara yang Kalah' karena Masih Impor Vaksin Corona
    Nasional

    Aqil Siraj: Indonesia ‘Negara yang Kalah’ karena Masih Impor Vaksin Corona

    23 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Ketum PBNU Kembali Aktifkan 63 Fungsionaris Usai Pencoblosan, Termasuk Erick Thohir dan Habib Luthfi
    Nasional

    Ketum PBNU Kembali Aktifkan 63 Fungsionaris Usai Pencoblosan, Termasuk Erick Thohir dan Habib Luthfi

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Mesin Cuci Terbaik 2020
    Teknologi

    10 Rekomendasi Mesin Cuci Terbaik, Nomor 6 Bisa Nyuci Lewat Smartphone

  • Jokowi Sukses Bawa ‘Oleh-oleh’ Rp 185 Triliun dari Kunjungan ke Asia Timur
    Nasional

    Jokowi Sukses Bawa ‘Oleh-oleh’ Rp 185 Triliun dari Kunjungan ke Asia Timur

  • Polisi Norwegia Tangkap Pembunuh Bersenjata Busur Panah
    Internasional

    Polisi Norwegia Tangkap Pembunuh Bersenjata Busur Panah

  • Internet Explorer Siap 'Pensiun' dan Akhiri Perjalanannya pada Pertengahan Juni 2022
    Teknologi

    Internet Explorer Siap ‘Pensiun’ dan Akhiri Perjalanannya pada Pertengahan Juni 2022

  • Erick Thohir Murka Usai Heboh Pasutri Belanja di Mal Pakai APD Lengkap
    Nasional

    Erick Thohir Murka Usai Heboh Pasutri Belanja di Mal Pakai APD Lengkap

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.