
TIKTAK.ID – Pada hari raya Natal, menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyambangi acara open house di rumah dinas Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Jalan Widya Chandra V, Sudirman, Jakarta Selatan. Di acara tersebut, Prabowo mengucapkan selamat Natal kepada seluruh masyarakat yang merayakan.
“Saya Prabowo Subianto mengucapkan selamat merayakan hari raya Natal untuk saudara-saudara kita yang beragama Nasrani. Semoga damai dan sejahtera di tahun yang akan datang, terima kasih,” ujar Prabowo dilansir CNNIndonesia.com, Rabu (25/12/19).
Baca juga: ‘Khotbah’ Natal Anies Baswedan dan Pohon Natal ‘Persatuan’
Tidak banyak yang dikatakan oleh Prabowo kepada awak media. Setelah mengucapkan selamat Natal, dia pun bergegas pergi keluar lokasi.
Luhut sendiri mengaku Prabowo adalah teman lamanya. Ia pun mengatakan banyak berbincang dengan Prabowo.
“Kita ngobrol banyak, beliau cerita sana-sini. Saya kira sudah lah yang penting damai, Prabowo kan orang baik juga,” kata Luhut.
Luhut berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar menebar kebahagiaan pada Natal tahun ini. Dia meminta seluruh warga membuat semacam refleksi diri, agar tahun ke depan berjalan dengan baik.
“Daripada sekadar marah dan kritik sana sini. Kita mestinya bertanya ke hati kita yang paling dalam, apa sih yang sudah kita perbuat kepada lingkungan saya. Untuk membuat ini sama sejahtera, itu kan tidak hanya suku kita, bangsa kita, namun semua,” jelasnya.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










