
TIKTAK.ID – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengungkapkan ada bangsa asing yang ingin memecah belah Indonesia demi kepentingan mereka. Bertepatan dengan Hari Bela Negara, Kamis (19/12/19), ia menyerukan seluruh elemen bangsa agar bersatu.
“Setiap anak negeri jangan pernah mau dipecah belah karena perbedaan sikap politik,” pesan Prabowo melalui Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak melalui pesan singkat, dilansir Republika.co.id, Jumat (20/12/19).
Baca juga: Tak Sejalan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadli Zon Mulai Berseberangan dengan Prabowo?
Dahnil mengatakan, saat ini Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah. Mulai dari segi ekonomi, politik, sosial dan budaya, serta pertahanan dan keamanan.
Menurut Dahnil, untuk menghadapi tantangan dan ancaman yang kompleks itu, maka membutuhkan persatuan seluruh elemen bangsa. Oleh sebab itu, lanjut Dahnil, Prabowo mengajak semua anak negeri terlibat dalam bela negara.
Bela negara yang dimaksud Prabowo adalah memaksimalkan peran sesuai dengan profesinya masing-masing. Selain itu, masyarakat dapat melakukan bela negara dengan cara berkarya demi diri, keluarga dan bangsa. Prabowo pun berharap seluruh elemen bangsa menolak upaya memecah belah dan membuat kebencian antar sesama, apalagi dengan alasan perbedaan sikap politik.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










