TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Moskow: Sanksi terhadap Rusia Picu Runtuhnya Lembaga Internasional

Moskow: Sanksi terhadap Rusia Picu Runtuhnya Lembaga Internasional

By William Putra Wijaya
12 April 2022
625
0
Moskow: Sanksi terhadap Rusia Picu Runtuhnya Lembaga Internasional

TIKTAK.ID – Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev mengatakan, sanksi besar-besaran yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Rusia akan menyebabkan keruntuhan lebih lanjut lembaga internasional.

Melalui saluran Telegramnya, pada Jumat (8/4/22) Dmitry menulis bahwa sanksi yang melanggar hukum selalu menyebabkan degradasi sistem hukum internasional.

“Keluasan, ruang lingkup, dan tingkat sinisme yang belum pernah terjadi sebelumnya dari tindakan pengaruh ilegal akan menyebabkan keruntuhan lebih lanjut semua lembaga internasional, termasuk PBB, dan pengabaian total terhadap norma-norma hukum internasional,” kata Medvedev.

Menurutnya, pada Kamis, khususnya, hal serupa terjadi pada Dewan HAM PBB, yang otomatis “kehilangan legitimasinya bagi Rusia”.

“Hubungan diplomatik juga akan terhenti total levelnya dengan sejumlah negara bagian akan diturunkan atau akan ada kehancuran total,” tutup Medvedev, seperti dilansir TASS.

Secara umum, Wakil Ketua Dewan Keamanan mencatat bahwa sanksi telah dibahas “berulang kali” baru-baru ini, sementara “negara-negara musuh terus memberlakukannya terhadap Rusia”.

Dalam hal ini, Medvedev menunjukkan bahwa dia memutuskan untuk mengingat “beberapa momen mendasar dari epik sanksi”.

“Sanksi adalah tindakan pemaksaan yang diambil oleh Dewan Keamanan PBB berdasarkan Pasal 41 Piagam PBB terhadap negara yang melanggar. Saya ingin menekankan secara khusus: tidak ada cara lain untuk mengadopsinya. Yang lainnya adalah pembalasan, yang tidak diakui secara internasional, itu bukan sanksi dalam arti hukum internasional,” jelasnya.

“Akibatnya, segala sesuatu yang telah dilakukan hampir seribu kali baru-baru ini terhadap Rusia adalah pelanggaran langsung terhadap hak-hak Federasi Rusia sebagai negara berdaulat oleh masing-masing negara atau aliansi mereka. Dengan demikian, Rusia sekarang berada di bawah sanksi ilegal oleh sejumlah negara,” jelas Medvedev.

Salah satu sanksi yang baru-baru ini diteken Presiden AS, Joe Biden adalah RUU tentang penangguhan hubungan perdagangan normal dengan Rusia dan Belarusia, serta larangan impor energi dari Rusia atas situasi di Ukraina, seperti dikatakan kantor pers Gedung Putih pada Jumat (8/4/22).

Sebelumnya pada Maret, Biden sudah menandatangani Perintah Presiden yang melarang impor energi dari Rusia. RUU, yang kemudian disahkan oleh Kongres secara efektif mengubah Perintah Presiden menjadi Undang-Undang.

TagsDmitry Medvedevlembaga internasionalperang Ukraina Rusiasanksi anti-RusiaWakil Ketua Dewan Keamanan Rusia

Related articles More from author

  • Uni Eropa Terbelah Soal Larangan Impor Minyak dan Gas dari Rusia
    Internasional

    AS Khawatir Krisis Gas Akan Pecah Uni Eropa

    31 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Ceko Restui Warganya Gabung Militer Ukraina
    Internasional

    Ceko Restui Warganya Gabung Militer Ukraina

    18 Mei 2022
    By William Putra Wijaya
  • Pasukan Elite AS dan Inggris Dilaporkan Siap Evakuasi Presiden Ukraina
    Internasional

    Pasukan Elite AS dan Inggris Dilaporkan Siap Evakuasi Presiden Ukraina

    8 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang
    Internasional

    Swedia Peringatkan Kelompok Militan yang Pergi ke Ukraina Akan Lebih Berbahaya Jika Pulang

    6 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Internasional

    Maria Zakharova: Sanksi terhadap Rusia Hanya Untungkan AS

    3 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Rusia Tewaskan 180 Tentara Bayaran di Ukraina
    Internasional

    Rusia Tewaskan 180 Tentara Bayaran di Ukraina

    15 Maret 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Elektabilitas Anies-AHY Paling Tinggi di Survei Teranyar Voxpol Center
    Nasional

    Elektabilitas Anies-AHY Paling Tinggi di Survei Teranyar Voxpol Center

  • Heboh Soal Ijazah Palsu, Teman Kuliah Jokowi Kompak Beri Kesaksian
    Nasional

    Heboh Soal Ijazah Palsu, Teman Kuliah Jokowi Kompak Beri Kesaksian

  • Ketua BEM UI Tanggapi Tudingan 'Asuhan Cikeas dan Pro-FPI'
    Nasional

    Ketua BEM UI Tanggapi Tudingan ‘Asuhan Cikeas dan Pro-FPI’

  • Ridwan Kamil Minta Maaf ke Warga Jabar, Kenapa?
    Nasional

    Ridwan Kamil Minta Maaf ke Warga Jabar, Kenapa?

  • Ganjar Ikut Respons Tudingan Roy Suryo Soal Gibran dapat Bisikan di Debat Cawapres
    Nasional

    Ganjar Ikut Respons Tudingan Roy Suryo Soal Gibran dapat Bisikan di Debat Cawapres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.