TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Teknologi
Home›Teknologi›Teknologi Modern untuk Amati Hilal Awal Ramadan

Teknologi Modern untuk Amati Hilal Awal Ramadan

By Alfan Mahardika
1 April 2022
382
0
Teknologi Modern untuk Amati Hilal Awal Ramadan

TIKTAK.ID – Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Biasanya, Pemerintah bakal menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadan untuk menentukan kapan ibadah puasa dimulai. Saat ini para perukyat hilal telah dibantu teknologi modern.

Menurut Prof Dr Thomas Djamaluddin, MSc, ahli astronomi dan astrofisika dari Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), para perukyat kini memakai teleskop yang umumnya sudah dilengkapi otomatisasi komputer. Dia mengatakan alat itu dapat langsung mengarah ke posisi Bulan.

“Dulu saat belum ada teknologi optik, hanya bisa mengarahkan agar pengamat fokus melihat ke arah tertentu. Jadi hanya ada alat untuk fokus. Kemudian teknologi teleskop berkembang sehingga bisa membantu apakah cahaya yang dilihat benar hilal atau bukan,” ungkap Prof Djamal ketika live Instagram “Penentuan Ramadan dan Hari Raya Menurut Astronomi” di akun Instagram @pussainsa_lapan, Rabu (23/3/22) sore, seperti dilansir detik.com.

Meski begitu, Prof Djamal menilai teleskop ada tantangannya. Dia menjelaskan, fungsi teleskop adalah mengumpulkan cahaya, sehingga pengamatan hilal terkadang dapat terganggu oleh banyaknya cahaya masuk yang dikumpulkan oleh teleskop.

“Masalah utama dari rukyat hilal yakni cahaya hilal yang tipis sekali atau umurnya masih muda. Ini sering terganggu oleh cahaya senja, jadi hilal sulit diamati. Dengan memakai teleskop memang cahaya hilal diperjelas, namun cahaya senjanya juga diperjelas,” terang Prof Djamal.

Prof Djamal juga menyebut perukyat sebaiknya memakai kamera digital supaya citranya bisa diolah menggunakan perangkat lunak khusus untuk astronomi. Dengan begitu, kontrasnya bisa ditingkatkan.

“Kamera digital mampu merekam dan menangkap banyak gambar, lalu menggunakan software processing image, beberapa gambar ditumpuk untuk dibandingkan dan menampakkan hilalnya,” jelas Prof Djamal.

Prof Djamal menyatakan teknik menumpuk citra digital menjadi salah satu cara menampakkan citra lebih jelas. Akan tetapi, lanjutnya, bila penampakan hilalnya sangat tipis, dengan teknik ini pun seringkali hilal sulit terlihat.

Oleh sebab itu, dia menganggap perlu terdapat kriteria yang disepakati terkait ketampakan hilal, khususnya parameter tinggi Bulan minimal 2 derajat, atau beda tinggi Bulan-Matahari minimal 4 derajat (= tinggi Bulan 3 derajat) dan elongasi Bulan minimal 6,4 derajat di kawasan barat Asia Tenggara.

Tagsbulan ramadanpengamatan hilalteleskop modern

Related articles More from author

  • Tak Hanya Diisi Pemain Games dan Pelatih, Ini Sosok di Balik Esports
    OlahragaTeknologi

    Tak Hanya Diisi Pemain Games dan Pelatih, Ini Sosok di Balik Esports

    22 November 2020
    By Alfan Mahardika
  • Lenovo Kenalkan Kacamata Pintar Glasses T1, Kompatibel dengan Ponsel dan Laptop
    Teknologi

    Lenovo Kenalkan Kacamata Pintar Glasses T1, Kompatibel dengan Ponsel dan Laptop

    12 September 2022
    By Alfan Mahardika
  • Lenovo Bakal Rilis Smartphone Gaming dengan Pengisian Daya 90W
    Teknologi

    Lenovo Bakal Rilis Smartphone Gaming dengan Pengisian Daya 90W

    18 April 2020
    By Alfan Mahardika
  • iPhone 13 Hijau Dijual di Indonesia, Harga 15 Jutaan
    Teknologi

    iPhone 13 Hijau Dijual di Indonesia, Harga 15 Jutaan

    10 April 2022
    By Alfan Mahardika
  • Teknologi VR Pada Sapi
    Teknologi

    Penelitian Unik Hadirkan Teknologi VR untuk Para Peternak Sapi

    26 Desember 2019
    By Alfan Mahardika
  • Adu Cepat Isi Daya Baterai, Pemenangnya Samsung atau HP China?
    Teknologi

    Adu Cepat Isi Daya Baterai, Pemenangnya Samsung atau HP China?

    6 September 2020
    By Alfan Mahardika

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PA 212 Ancam Tinggalkan Anies Baswedan Jika Tak Batalkan Sponsor Bir di Ajang Formula E
    Nasional

    PA 212 Ancam Tinggalkan Anies Baswedan Jika Tak Batalkan Sponsor Bir di Ajang Formula E

  • Diperiksa KPK Terkait Formula E, Harta Anies Hanya Naik Dua Kali Lipat dalam 5 Tahun
    Nasional

    Diperiksa KPK Terkait Formula E, Harta Anies Hanya Naik Dua Kali Lipat dalam 5 Tahun

  • Apa Alasan Perlu Cuci Baju Baru Sebelum Dipakai?
    Tips & Tutorial

    Apa Alasan Perlu Cuci Baju Baru Sebelum Dipakai?

  • Dejavu, Tinjau Kilang TPPI di Tuban Jatim, Ahok Dampingi Jokowi Lagi
    Nasional

    Dejavu, Tinjau Kilang TPPI di Tuban Jatim, Ahok Dampingi Jokowi Lagi

  • Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies 'Salah Makan Obat'
    Nasional

    Tak Ikut Arahan Pusat terkait Pelonggaran PSBB, PDIP Sebut Anies ‘Salah Makan Obat’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.