TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prediksi Ada Perang Buzzer di Pilpres 2024, PAN Beri Peringatan

Prediksi Ada Perang Buzzer di Pilpres 2024, PAN Beri Peringatan

By Joni Sitohang
21 Februari 2022
473
0
Prediksi Ada Perang Buzzer di Pilpres 2024, PAN Beri Peringatan

TIKTAK.ID – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diprediksi masih bakal diwarnai oleh perang buzzer atau pendengung. Untuk diketahui, fenomena perang buzzer sempat terjadi pada Pilpres 2014 dan 2019 silam.

“Pilpres 2024 masih akan diwarnai dengan perang siber via buzzer-buzzer. Bahkan hal itu semakin terstruktur, masif, dan sistematis (TSM),” terang pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin, seperti dilansir SINDOnews, Minggu (20/2/22).

Sementara itu, Jubir muda Partai Amanat Nasional (PAN), Dimas Prakoso Akbar mengatakan perang siber di Pilpres 2024 tidak terhindarkan. Sebab, dia menilai saat ini adalah era digital, dan tidak semua hal bisa tersampaikan melalui alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk, dan lain-lain.

Baca juga : Tolak Menteri Rangkap Jabatan Kepala IKN, PKS: Jadi Contoh Buruk

Meski begitu, Dimas mengklaim PAN tidak pernah dan tidak akan memakai jasa buzzer secara langsung maupun tidak langsung. Dia menyebut PAN lebih memilih memberdayakan sumber daya partai dan para simpatisan dalam kontestasi Pemilu nanti. Dia menjelaskan, sumber daya itu bisa berasal dari dalam maupun dari luar partai, lantaran PAN memiliki kader dan simpatisan.

Menurut Dimas, sumber daya yang dimaksud antara lain keberadaan Jubir muda PAN yang bertugas menyampaikan kritik maupun masukan kepada siapa pun berdasarkan data dan fakta serta lewat kajian matang.

Dimas menerangkan tugasnya tidak hanya mengamplifikasi kebijakan dan pencapaian partai, melainkan juga memberi kritik terhadap tema-tema yang menjadi perhatian publik serta memerlukan advokasi melalui entitas partai politik. Kemudian dia mengaku mengandalkan mesin partai seperti aktivasi akun media sosial para kader yang duduk di parlemen maupun tidak.

Baca juga : Cak Imin Sebut Jokowi Bolak-Balik Tanyakan Soal Perkembangan Pencapresan

Lebih lanjut, mengenai kontestasi Pilpres, Dimas menilai dengan adanya era digital seperti saat ini, perang siber antarpendukung calon presiden menjadi suatu keniscayaan. Dia menganggap kampanye bergaya tradisional seperti baliho dan spanduk tetap dibutuhkan, tapi biayanya sangat besar bila ingin mendapatkan jangkauan yang luas. Hal itu pun berbeda dengan dunia siber, karena biayanya tidak terlalu besar namun jangkauannya bisa sangat luas.

Dimas menerangkan, yang paling penting dari perang siber yakni konteks dan substansi. Dia menegaskan, perang siber harus menjadi pertarungan gagasan, ide, program, disertai data dan fakta, bukan pertarungan yang menyasar ke persoalan personal, SARA, sampai latar belakang keluarga.

TagsPANPilpres 2024

Related articles More from author

  • Tolak Presiden 3 Periode, Refly Harun: Sudah Cukup, Pak Jokowi Sudah Jadul
    Nasional

    Tolak Presiden 3 Periode, Refly Harun: Sudah Cukup, Pak Jokowi Sudah Jadul

    23 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Ketua Panitia Musra Akui Suasana Pengusungan Ganjar Tak Disambut Semeriah Pencapresan Jokowi
    Nasional

    Ketua Panitia Musra Akui Suasana Pengusungan Ganjar Tak Disambut Semeriah Pencapresan Jokowi

    29 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Beri Tanggapan usai JK Usulkan Tokoh Jatim Jadi Cawapres Anies
    Nasional

    Demokrat Beri Tanggapan usai JK Usulkan Tokoh Jatim Jadi Cawapres Anies

    31 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Ma’ruf Amin Minta Politik Identitas Tak Terulang di Pemilu 2024
    Nasional

    Ma’ruf Amin Minta Politik Identitas Tak Terulang di Pemilu 2024

    14 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Modal Ambang Batas 20 Persen, Hasto Sebut Jokowi Sulit Dapat Dukungan Kuat Rakyat
    Nasional

    PDIP: Nama-nama Capres-Cawapres 2024 Ada di Megawati

    22 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Anies Kalahkan Ganjar di Survei Anyar KedaiKOPI
    Nasional

    Anies Kalahkan Ganjar di Survei Anyar KedaiKOPI

    8 Mei 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sempat Dukung Ganjar, Relawan Jokowi Mania Akhirnya Deklarasi Dukung Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Sempat Dukung Ganjar, Relawan Jokowi Mania Akhirnya Deklarasi Dukung Prabowo di Pilpres 2024

  • Realme Luncurkan Jam Pintar Watch S Pro, Harga 1,9 Juta
    Teknologi

    Realme Luncurkan Jam Pintar Watch S Pro, Harga 1,9 Juta

  • TIKTAK.ID - KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?
    Nasional

    KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?

  • Son Heung-min: Lagu BTS Jadi Pembangkit Semangat
    Selebriti

    Son Heung-min: Lagu BTS Jadi Pembangkit Semangat

  • ICW Kritik Wakil Ketua KPK yang Sebut Kepala Desa Korupsi Cukup Kembalikan Uang Tanpa Perlu Dipenjara
    Nasional

    ICW Kritik Wakil Ketua KPK yang Sebut Kepala Desa Korupsi Cukup Kembalikan Uang Tanpa Perlu Dipenjara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.