TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pengadilan AS Vonis Bersalah Mata-mata China

Pengadilan AS Vonis Bersalah Mata-mata China

By William Putra Wijaya
10 November 2021
650
0
Pengadilan AS Vonis Bersalah Mata-mata China

TIKTAK.ID – Pengadilan Federal AS menghukum seorang perwira intelijen China dengan tuduhan spionase ekonomi untuk mencuri teknologi perusahaan-perusahaan kedirgantaraan AS dan Prancis, kata Departemen Kehakiman AS.

Seorang pejabat di kantor intelijen luar negeri provinsi Jiangsu dari Kementerian Keamanan Negara Xu Yanjun, dinyatakan bersalah pada Jumat (5/11/21) di pengadilan Cincinnati atas dua tuduhan berkonspirasi dan mencoba melakukan spionase ekonomi, dan tiga tuduhan yang berkaitan dengan pencurian rahasia dagang, seperti yang dilansir Al Jazeera.

Tuduhan spionase ekonomi masing-masing dapat dijatuhi hukuman maksimum 15 tahun penjara dan denda hingga 5 juta dollar, sementara dakwaan lainnya masing-masing dapat dijatuhi hukuman hingga 10 tahun penjara.

Xu adalah salah satu dari 11 warga negara China, termasuk dua perwira intelijen, yang disebutkan dalam dakwaan pada Oktober 2018 karena terlibat dalam upaya mencuri teknologi dari GE Aviation yang berbasis di Cincinnati, salah satu produsen mesin pesawat terkemuka dunia, dan Safran Group Prancis, yang bekerja sama dengan GE dalam pengembangan mesin.

“Xu berusaha mencuri teknologi yang terkait dengan kipas mesin pesawat komposit eksklusif GE Aviation, yang tidak dapat diduplikasi oleh perusahaan lain di dunia, untuk menguntungkan negara China,” kata Departemen Kehakiman dalam sebuah pernyataan.

Xu, menggunakan berbagai nama alias, “mengidentifikasi para ahli yang bekerja untuk perusahaan dan merekrut mereka untuk bepergian ke China”, tambah pernyataan itu.

Dia ditangkap pada April 2018 di Belgia, di mana dia tampaknya telah dibujuk dalam operasi kontra-intelijen –dia telah merencanakan untuk diam-diam bertemu dengan seorang karyawan GE di perjalanan.

Dia diekstradisi ke Amerika Serikat pada Oktober 2018 untuk diadili.

Dakwaan pada 2018 menyebutkan 10 kaki tangan lainnya dalam operasi itu, termasuk dua pejabat keamanan Jiangsu –yang tampaknya bekerja di bawah Xu– enam peretas, dan dua karyawan perusahaan Prancis. Namun tak satu pun dari 10 orang itu yang ditangkap.

Dakwaan menguraikan rincian tentang upaya untuk menggunakan malware dan teknik phishing untuk meretas ke komputer tertentu dan menghapus data pada mesin dan suku cadang.

Departemen Kehakiman mengatakan pada saat itu bahwa perusahaan kedirgantaraan milik negara China telah mencoba mengembangkan mesin seperti GE untuk digunakan dalam pesawat buatan China.

Setelah penangkapan Xu, China mengatakan AS “membuat cerita yang mengada-ada”.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniKonflik AS-Chinamata-mata chinaPengadilan AS

Related articles More from author

  • Lockdown Berulang Kali, Kemarahan Warga Australia Mulai Meningkat
    Internasional

    Lockdown Berulang Kali, Kemarahan Warga Australia Mulai Meningkat

    22 Juli 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sebastián Piñera
    Internasional

    Langgar Protokol Kesehatan, Presiden Chili Kena Denda

    20 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana
    Internasional

    AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana

    26 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Hakim Laurel Blokir Upaya Pemerintah AS Larang WeChat
    Internasional

    Hakim Laurel Blokir Upaya Pemerintah AS Larang WeChat

    23 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • AS Ancam Tindak Keras China jika Terus Berhubungan Dagang dengan Rusia
    Internasional

    AS Ancam Tindak Keras China jika Terus Berhubungan Dagang dengan Rusia

    13 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Covid-19 Mulai Merangsek ke Area Gedung Putih, Tingkatkan Kekhawatiran Trump dan Keluarganya Menyusul Tertular
    Internasional

    Covid-19 Mulai Merangsek ke Area Gedung Putih, Tingkatkan Kekhawatiran Trump dan Keluarganya Menyusul Tertular

    11 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Beredar Kabar KAMI Usung Gatot-Titiek Soeharto di Pilpres 2024, Apa Kata Partai Berkarya Kubu Tommy?
    Nasional

    Beredar Kabar KAMI Usung Gatot-Titiek Soeharto di Pilpres 2024, Apa Kata Partai Berkarya Kubu Tommy?

  • Serangan Roket di Kabul, Afghanistan Tewaskan 8 Orang
    Internasional

    Serangan Roket di Kabul, Afghanistan Tewaskan 8 Orang

  • TIKTAK.ID - Ali Mukartono, Jaksa Pada Kasus Penistaan Agama Ahok Tahun 2016
    Nasional

    Jaksa yang Penjarakan Ahok Dulu, Jabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Kini

  • TIKTAK.ID - Keluarga Iyad Hallaq Pesimis Israel Bakal Selidiki Pembunuhan Pemuda Autis Palestina oleh Tentaranya
    Internasional

    Keluarga Iyad Hallaq Pesimis Israel Bakal Selidiki Pembunuhan Pemuda Autis Palestina oleh Tentaranya

  • Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia
    Olahraga

    Setelah Taufik Hidayat, Atlet Lain Buka Suara Soal Borok PBSI

Artikel Terbaru

  • 10 Hal tentang Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Presiden 4 November 2026
  • Cara menggunakan Git untuk Pemula: Panduan Lengkap Praktis 4 November 2026
  • Cara Menghemat Gas saat Memasak dengan Kompor agar Lebih Irit 4 November 2026
  • Tips Memilih Ikan Segar di Pasar Tradisional agar Aman Dimakan 4 November 2026
  • 10 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui 4 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (101)
  • Keuangan (24)
  • Kuliner (1,070)
  • Nasional (8,040)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,310)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.