TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Komnas HAM Desak Kejagung Telusuri Peran Inggris di Tragedi 1965

Komnas HAM Desak Kejagung Telusuri Peran Inggris di Tragedi 1965

By Joni Sitohang
24 Oktober 2021
439
0
Komnas HAM Desak Kejagung Telusuri Peran Inggris di Tragedi 1965

TIKTAK.ID – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan, temuan baru mengenai keterlibatan Inggris dalam pembantaian massal terhadap anggota dan simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI) medio 1965-1966 silam perlu didalami Kejaksaan Agung.

Ahmad mengatakan bahwa tugas Komnas HAM sudah selesai di tahap penyelidikan sejak 2012 silam. Dia menyebut hasil penyelidikan itu menunjukkan tragedi pada 1965 memenuhi kriteria pelanggaran HAM berat.

“Selanjutnya tugas Jaksa Agung untuk mendalami di dalam wewenang penyidikan mereka. Sedangkan tugas Komnas HAM melakukan penyelidikan sudah selesai dan berkasnya sudah kami serahkan ke Jaksa Agung,” ujar Ahmad, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Kamis (21/10/21).

Baca juga : Sukmawati Adik Kandung Megawati Soekarnoputri Bakal Jalani Ritual Pindah Agama Hindu

Kemudian Ahmad menyatakan dokumen baru dari Inggris harus dibuktikan keaslian dan kebenarannya melalui penyidikan oleh Kejaksaan Agung. Dia menilai hal itu perlu dilakukan agar dapat digunakan untuk kebutuhan di pengadilan.

“Mengenai kemungkinan keterlibatan Pemerintah Inggris mesti dibuktikan dalam penyidikan Jaksa Agung,” ucap Ahmad.

Untuk diketahui, fakta baru keterlibatan Pemerintah Inggris diberitakan oleh The Guardian. Berdasarkan dokumen yang diterima, Inggris menyampaikan propaganda agar PKI dimusnahkan. Agen Inggris pun dikabarkan telah meminta sejumlah pejabat dan pimpinan tentara Indonesia agar menghabisi simpatisan PKI buntut Gerakan 30 September 1965.

Baca juga : Adik Iparnya Pacaran Pakai Mobil PJR, Ahok Buka Suara

Hingga kemudian terjadi pembantaian massal di sejumlah daerah, dan menurut penyelidikan banyak pihak, jumlah korban diperkirakan sebanyak 500 ribu hingga jutaan orang tewas.

Lebih lanjut, mengenai temuan tersebut, Amnesty International Indonesia (AII) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) supaya membuka kembali investigasi soal tragedi 1965.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif AII, Usman Hamid menjelaskan, terkuaknya dokumen black propaganda Inggris yang dilaporkan media itu adalah contoh betapa masih ada begitu banyak fakta yang masih tersedia dari tragedi 1965.

Baca juga : Menilik Rapor Merah Partai Ummat untuk Jokowi, Bidang Apa Saja?

Usman pun menganggap fakta tersebut dapat menganulir argumen Pemerintah bahwa tragedi tersebut tak mungkin lagi diusut lantaran jangka waktu yang telah lama dan bukti yang sudah hilang. Dia juga mengklaim fakta dari media Inggris tersebut sangat berharga untuk bangsa Indonesia mengetahui masa lalunya yang kelam.

TagsKomnas HAMPKITragedi 1965

Related articles More from author

  • Tanggapi Hasil Penyelidikan Komnas HAM Soal Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Lebih Keras
    Nasional

    Tanggapi Hasil Penyelidikan Komnas HAM Soal Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Lebih Keras

    4 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Komnas HAM Dukung Langkah KSAD Hapus Tes Keperawanan
    Nasional

    Komnas HAM Dukung Langkah KSAD Hapus Tes Keperawanan

    13 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Komnas HAM Protes Syarat PCR Naik Pesawat Meski 2 Kali Vaksin
    Nasional

    Telak, Komnas HAM RI Respons Klaim AS Soal PeduliLindungi: Belum Ada Pengaduan

    18 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Politisi PDIP Tegaskan Tewasnya Laskar FPI Tak Ada Hubungannya dengan Jokowi
    Nasional

    Politisi PDIP Tegaskan Tewasnya Laskar FPI Tak Ada Hubungannya dengan Jokowi

    23 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Mantan Pengurus FPI Dirikan Perisai Bangsa, Diawali Nobar Film PKI
    Nasional

    Mantan Pengurus FPI Dirikan Perisai Bangsa, Diawali Nobar Film PKI

    28 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Komentar Jokowi Tanggapi Tewasnya 6 Anggota FPI
    Nasional

    Komentar Jokowi Tanggapi Tewasnya 6 Anggota FPI

    15 Desember 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pernyataan Resmi KAMI Pasca Petingginya Dicokok Polisi
    Nasional

    Pernyataan Resmi KAMI Pasca Petingginya Dicokok Polisi

  • Survei Indikator: Ridwan Kamil Unggul Sementara dari Anies dan Ganjar
    Nasional

    Survei Indikator: Ridwan Kamil Unggul Sementara dari Anies dan Ganjar

  • Sebelum Jadi Aktor, Nicholas Saputra Sempat Ingin Jadi Atlet Baseball
    Selebriti

    Sebelum Jadi Aktor, Nicholas Saputra Sempat Ingin Jadi Atlet Baseball

  • Jokowi Komentari Buku Anyar SBY Soal Cawe-cawe Pilpres
    Nasional

    Jokowi Komentari Buku Anyar SBY Soal Cawe-cawe Pilpres

  • Lama Menghilang, BlackBerry Banting Setir Bikin Motor Listrik
    Teknologi

    Lama Menghilang, BlackBerry Banting Setir Bikin Motor Listrik

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.