TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Terungkap, Rencana CIA Culik dan Bunuh Pendiri WikiLeaks

Terungkap, Rencana CIA Culik dan Bunuh Pendiri WikiLeaks

By Bagas F Sinaga
1 Oktober 2021
800
0
Terungkap, Rencana CIA Culik dan Bunuh Pendiri WikiLeaks

TIKTAK.ID – Agen mata-mata Amerika, CIA di bawah Pemerintahan Barack Obama menggambarkan pendiri WikiLeaks, Julian Assange dan sejumlah jurnalis lainnya sebagai “calo informasi” sebagai alasan untuk dapat memata-matai mereka. Lebih parah lagi, pada era Donald Trump, CIA menyiapkan rencana untuk menculik atau membunuh Julian.

Laporan tentang CIA di bawah Direkturnya, Mike Pompeo untuk menculik Julian dirilis Yahoo News, pada Minggu (26/9/21), setelah mewawancari lebih dari 30 mantan pejabat AS. Laporan itu mengungkap bagaimana aparat keamanan nasional AS meningkatkan perangnya melawan WikiLeaks di bawah dua Presiden AS berturut-turut, seperti yang dilaporkan RT News.

Puncak permusuhan itu terjadi pada 2017 ketika CIA diduga mengharapkan agen Rusia membantu Julian melarikan diri dari Kedutaan Besar Ekuador di London. Dalam situasi seperti itu, Amerika dan Inggris berencana untuk berkonfrontasi dengan melakukan pertempuran jalanan melawan Rusia. Yaitu dengan memulai baku tembak, menabrak kendaraan diplomatik Rusia, atau menembak ban pesawat Rusia untuk mencegah lepas landas, tulis laporan itu.

“Saat itu sangat lucu,” kata seorang mantan pejabat senior kepada media mengenai situasi di sekitar kedutaan pada saat itu.

“Ketika itu sampai pada titik di mana setiap orang dalam radius tiga blok bekerja untuk salah satu dinas intelijen –apakah mereka tukang sapu jalan atau petugas polisi atau penjaga keamanan.”

CIA juga mempertimbangkan rencana untuk membunuh Assange dan anggota WikiLeaks lainnya, kata laporan itu. Agen tersebut juga mempertimbangkan untuk menculiknya dari kedutaan dan membawanya ke AS, atau menyerahkannya kepada pihak berwenang Inggris.

Pada saat itu, Inggris menginginkan Julian untuk tak membayar jaminan dalam sidang ekstradisi atas permintaan dari Swedia –sebuah kasus yang telah dibatalkan.

Seorang pejabat intelijen menggambarkan bahwa kemungkinan keberhasilan untuk membunuh Julian adalah sesuatu yang “konyol”, karena lokasinya.

“Ini bukan Pakistan atau Mesir -kita berbicara tentang London,” kata sumber itu.

Ada juga penolakan dalam Pemerintahan Trump karena operasi semacam itu dianggap ilegal menurut hukum AS.

Sebuah sumber mengatakan menggunakan kekuatan CIA yang dimaksudkan hanya untuk kegiatan mata-mata-melawan-mata-mata akan menjadi “jenis omong kosong yang sama yang kita lakukan dalam Perang Melawan Teror”.

Terkait dengan CIA, WikiLeaks mendapat tekanan ekstrem semacam ini setelah mereka merilis apa yang disebut “Vault 7”, yang mengungkap perangkat serangan cyber yang digunakan oleh agen AS. Kebocoran alat-alat itu merupakan penghinaan besar bagi intelijen AS, maka “Pompeo dan Haspel ingin membalas dendam pada Assange”, tulis Yahoo.

Pompeo harus melakukan beberapa manuver hukum sehingga agensi tersebut dapat bertindak lebih agresif terhadap Julian dan WikiLeaks tanpa meminta persetujuan Presiden saat itu, Donald Trump untuk menandatangani operasi semacam itu. Ketika, tak lama setelah menjabat, Pompeo dengan terkenal menyebut WikiLeaks sebagai “dinas intelijen musuh non-negara” dalam pidato publiknya, namun itu lebih dari sekadar retorika, menurut laporan itu. Penunjukannya itu, memungkinkan CIA untuk mengajukan pengintaiannya di bawah kegiatan “kontra-intelijen ofensif”, yang diizinkan untuk dilakukan atas kemauannya sendiri.

“Saya tidak berpikir orang-orang menyadari berapa banyak [yang] CIA dapat lakukan kegiatan di bawah [kontra intelijen] ofensif dan bagaimana minim pengawasan untuk hal itu,” kata seorang mantan pejabat.

Pada akhirnya, Julian diseret keluar dari Kedutaan Besar Ekuador dan saat ini tetap dalam tahanan di penjara Inggris dengan keamanan tinggi. AS telah mengajukan banding atas keputusan pengadilan yang menolak permintaannya untuk mengekstradisi Julian atas tuduhan terkait peretasan. Proses persidangan diperkirakan akan dilanjutkan bulan depan.

TagsAgen CIABerita Dunia Hari IniCIAJulian AssangePendiri WikileaksWikiLeaks

Related articles More from author

  • Sering Bertindak Ceroboh Hadapi Corona, Presiden Brasil Diduga OTG Covid-19
    Internasional

    Sering Bertindak Ceroboh Hadapi Corona, Presiden Brasil Diduga OTG Covid-19

    27 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Menhan AS Tolak Trump Gunakan Militer Hadapi Demonstran
    Internasional

    Menhan AS Tolak Trump Gunakan Militer Hadapi Demonstran

    4 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan
    Internasional

    Bus Penumpang Meledak, Sembilan Orang Tewas di Afghanistan

    25 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Jika Resmi Dinyatakan Kalah, Trump Janji Nyalon Lagi Empat Tahun Mendatang
    Internasional

    Jika Resmi Dinyatakan Kalah, Trump Janji Nyalon Lagi Empat Tahun Mendatang

    3 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Perwiranya Diserang di Peron, Pentagon Lockdown
    Internasional

    Perwiranya Diserang di Peron, Pentagon Lockdown

    6 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Di Tengah Pembicaraan Damai dengan Kabul, Taliban Tewaskan 28 Polisi Afghanistan
    Internasional

    Di Tengah Pembicaraan Damai dengan Kabul, Taliban Tewaskan 28 Polisi Afghanistan

    25 September 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ikut Dukung Palestina, Anggota DPR Kompak Kenakan Syal Palestina Saat Sidang Paripurna
    Nasional

    Ikut Dukung Palestina, Anggota DPR Kompak Kenakan Syal Palestina Saat Sidang Paripurna

  • Jelang Pilkada Jakarta, NasDem Bakal Usung Anies Lagi?
    Nasional

    Jelang Pilkada Jakarta, NasDem Bakal Usung Anies Lagi?

  • Wamen BUMN Ungkap Pengakuan Ahok Bahwa Dirinya Memang 'Dirut yang Nyamar Komut'
    Nasional

    Wamen BUMN Ungkap Pengakuan Ahok Bahwa Dirinya Memang ‘Dirut yang Nyamar Komut’

  • Messi Akui Situasi Sulit Memaksanya Pergi dari Barcelona
    Olahraga

    Messi Akui Situasi Sulit Memaksanya Pergi dari Barcelona

  • Waspadai Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa
    Tips & Tutorial

    Waspadai Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.