TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah

Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah

By Bagas F Sinaga
26 Juni 2021
486
0
Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah

TIKTAK.ID – Seorang pejabat senior Amerika Serikat mengatakan bahwa Washington tidak senang dengan tidak adanya “perubahan besar dalam kebijakan” Presiden Assad. Ini sebenarnya tidak mengejutkan, karena tujuan utama kehadiran (ilegal) Amerika Serikat di negara itu adalah untuk menggulingkan Assad dan membentuk pemerintahan yang mendukung Washington.

Penjabat Asisten Sekretaris Urusan Timur Dekat, Joey Hood memperingatkan sekutu AS di Timur Tengah terhadap normalisasi hubungan dengan Suriah, meminta mereka untuk mempertimbangkan “dengan sangat hati-hati kekejaman yang dilakukan oleh rezim terhadap rakyat Suriah selama dekade terakhir”, seperti yang dilaporkan Al Arabiya.

Hood mengisyaratkan bahwa jika negara-negara Arab memilih jalur normalisasi, mereka berisiko akan mendapatkan sanksi dari Amerika Serikat.

Sanksi dan blokade ekonomi AS telah menjadi batu sandungan yang mencegah negara-negara membangun kembali hubungan dengan Republik Arab Suriah. Namun demikian, UEA dan Bahrain membuka kembali kedutaan mereka di Damaskus pada 2019, dan pada 2020, Oman memulangkan Duta Besarnya untuk Suriah, seperti yang dilansir Sputniknews.

“Saya juga, tentu saja, menambahkan bahwa kami memiliki sanksi Caesar [UU]; ini adalah undang-undang yang memiliki dukungan bipartisan yang luas di Kongres dan pemerintahan [Biden] akan mengikutinya,” kata Hood. “Jadi, Pemerintah dan bisnis perlu berhati-hati agar transaksi yang mereka usulkan tidak membuat mereka terkena sanksi potensial dari Amerika Serikat, di bawah tindakan itu.”

Pernyataan itu disampaikan setelah Presiden Assad terpilih kembali pada Mei dengan 95,1% suara. Kemenangan Assad sebenarnya melambangkan kegagalan AS dan sekutunya untuk menggulingkan Presiden Suriah di tengah kerusuhan yang pecah pada 2011 setelah Musim Semi Arab dan memicu pemberontakan selama satu dekade di negara itu dan lahirnya kelompok teroris kelas dunia seperti ISIS.

Barat dengan cara yang biasa mencap pemilihan presiden di Suriah “tidak sah”.

Sementara Washington telah berulang kali menuduh Damaskus memblokir bantuan kemanusiaan ke beberapa bagian Suriah, Assad mencatat bahwa sanksi AS telah menjadi hambatan utama, mencegah pengungsi Suriah kembali ke Tanah Air mereka.

Pasukan Amerika juga disalahkan Damaskus karena menjarah gandum dan sumber minyak negara itu, dengan laporan oleh media Pemerintah Suriah bahwa pasukan AS rutin mengangkut teroris dari Irak ke Suriah untuk memperpanjang kehadiran militer mereka di negara itu.

Suriah, Rusia dan Iran semuanya menyarankan bahwa situasi kemanusiaan di Republik Arab lebih buruk di daerah di luar kendali Damaskus, sambil menunjuk pada upaya Barat di PBB untuk mempolitisasi bantuan kemanusiaan ke Republik Arab.

Kehadiran AS di Suriah tidak pernah diminta, atau disetujui oleh Pemerintah Suriah.

TagsAmerika SerikatBashar Al-AssadBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahpresiden suriahSuriah

Related articles More from author

  • Internasional

    Senat AS Sepakat Sidang Pemakzulan Trump Ditunda ke Bulan Depan

    23 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Resesi Berat Ancam Amerika, Hanya dalam Sepekan, Sekitar 4,4 Juta Warganya Mendadak Jadi Pengangguran Akibat Corona
    Internasional

    Resesi Berat Ancam Amerika, Hanya dalam Sepekan, Sekitar 4,4 Juta Warganya Mendadak Jadi Pengangguran Akibat Corona

    25 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ekonominya Tergantung Moskow, Hungaria Ogah Ikut AS Sanksi Rusia
    Internasional

    Ekonominya Tergantung Moskow, Hungaria Ogah Ikut AS Sanksi Rusia

    12 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Dinilai Menyesatkan, Cuitan Trump 'Disemprit' Twitter
    Internasional

    Dinilai Menyesatkan, Cuitan Trump ‘Disemprit’ Twitter

    29 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Meski Ditikam Lehernya, Wali Kota Bruges di Belgia Dikabarkan Selamat dari Maut
    Internasional

    Meski Ditikam Lehernya, Wali Kota Bruges di Belgia Dikabarkan Selamat dari Maut

    23 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Diperingatkan Beijing, Gedung Putih Klarifikasi Pernyataan Biden
    Internasional

    Diperingatkan Beijing, Gedung Putih Klarifikasi Pernyataan Biden

    26 Mei 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Siap Nyapres 2024, Anies Ngaku Belum Dapat Panggilan Partai
    Nasional

    Siap Nyapres 2024, Anies Ngaku Belum Dapat Panggilan Partai

  • Amien Rais Sebut Jokowi Tampakkan Kebodohan dan Ambisi Kekuasaan
    Nasional

    Amien Rais Sebut Jokowi Tampakkan Kebodohan dan Ambisi Kekuasaan

  • Muncul Isu Hapus Gubernur Hingga Kades 9 Tahun, DPR Curiga Upaya Perubahan Regulasi
    Nasional

    Muncul Isu Hapus Gubernur Hingga Kades 9 Tahun, DPR Curiga Upaya Perubahan Regulasi

  • PPP Klaim Sandiaga Sudah Direstui Pindah PPP, Gerindra: Prabowo Belum Beri Izin
    Nasional

    PPP Klaim Sandiaga Sudah Direstui Pindah PPP, Gerindra: Prabowo Belum Beri Izin

  • Hampir Kerja sebagai Bodyguard, Xiumin EXO Kini Sukses jadi Idol
    Selebriti

    Hampir Kerja sebagai Bodyguard, Xiumin EXO Kini Sukses jadi Idol

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.