TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Amerika Rampas Sejumlah Situs Terkait Iran Tanpa Alasan

Amerika Rampas Sejumlah Situs Terkait Iran Tanpa Alasan

By William Putra Wijaya
25 Juni 2021
449
0
Amerika Rampas Sejumlah Situs Terkait Iran Tanpa Alasan

TIKTAK.ID – Pemerintah Amerika merampas sejumlah situs berita terkait negara Iran dengan alasan yang tak jelas pada Selasa, (22/6/21). Ini merupakan tindakan keras terhadap media Iran di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Amerika merampas sekitar tiga lusin situs web, yang sebagian besar oleh Amerika dituduh terkait dengan upaya disinformasi Iran, kata seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim karena kasus tersebut belum diumumkan secara resmi oleh Pemerintah Amerika, seperti yang dilaporkan The Independent.

Kantor berita Pemerintah Iran, IRNA mengumumkan telah terjadi pengambilan paksa situs web oleh Pemerintah AS, tanpa memberikan informasi lebih lanjut.

Perampasan itu terjadi saat kekuatan dunia berebut untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Teheran 2015 yang compang-camping dan hanya beberapa hari setelah kemenangan pemilihan presiden Iran, Ebrahim Raisi.

Pada konferensi pers pertamanya, Raisi mengesampingkan kemungkinan bertemu dengan Presiden Joe Biden atau bernegosiasi mengenai program rudal balistik Teheran dan dukungan terhadap kelompok Poros Perlawanan di regional.

Iran memberikan dukungan kepada kelompok-kelompok Poros Perlawanan di wilayah tersebut, seperti Hizbullah Lebanon dan Houthi Yaman. Sehingga dituding berusaha untuk menggunakan pengaruhnya jauh dan melawan musuh-musuhnya.

Pada Selasa, ketika mengunjungi alamat beberapa situs, termasuk stasiun televisi berbahasa Inggris Iran Press TV, saluran berita satelit Al-Masirah yang dikelola oleh Houthi Yaman dan saluran berbahasa Arab TV Pemerintah Iran, Al-Alam, yang tampil adalah pemberitahuan Federal AS. Dikatakan situs web itu disita “sebagai bagian dari tindakan penegakan hukum” oleh Biro Industri dan Keamanan AS, Kantor Penegakan Ekspor dan Biro Investigasi Federal.

Pemerintah AS juga mengambil alih nama domain situs web berita Palestine Today, yang mencerminkan sudut pandang kelompok Poros Perlawanan Islam Hamas dan Jihad Islam yang berbasis di Gaza, mengarahkan situs tersebut ke pemberitahuan penghapusan yang sama.

Kelompok Houthi Yaman juga mengumumkan bahwa saluran berita satelit Al-Masirah dalam kondisi offline tanpa pemberitahuan sebelumnya. Dikatakan saluran itu akan melanjutkan misinya untuk “menghadapi tindakan pembajakan Amerika dan Israel terhadap negara kita, dengan cara apa pun”.

Press TV yang diluncurkan pada Juni 2007, adalah layanan media berbahasa Inggris milik Pemerintah Republik Islam Iran Broadcasting. Tidak ada stasiun televisi atau radio swasta di Iran. Piring satelit, meski tersebar luas, juga ilegal. Itu membuat IRIB memonopoli gelombang udara domestik.

Marzieh Hashemi, seorang pembawa acara Press TV terkemuka muncul di hadapan dewan juri di Washington, mengatakan kepada The Associated Press bahwa saluran tersebut sedang berjuang untuk “mencari tahu alasan” penyitaan.

Saat ditayangkan di Iran, Press TV berfokus terutama pada urusan internasional melalui lensa bagaimana para pemimpin di Republik Islam melihat dunia. Kritik pedas terhadap kebijakan luar negeri Inggris dan Amerika adalah hal biasa.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniKonflik AS-Iranmedia Iranperampasan situs

Related articles More from author

  • Kandidat yang Didukung Bolsonaro Tumbang di Pemilihan Lokal Brasil
    Internasional

    Kandidat yang Didukung Bolsonaro Tumbang di Pemilihan Lokal Brasil

    22 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pegawai Pemerintah Afghanistan Tewas dalam Sejumlah Serangan di Kabul
    Internasional

    Pegawai Pemerintah Afghanistan Tewas dalam Sejumlah Serangan di Kabul

    10 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Partai Berkuasa Zimbabwe Sebut Duta Besar AS ‘Penjahat’
    Internasional

    Partai Berkuasa Zimbabwe Sebut Duta Besar AS ‘Penjahat’

    2 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo
    Internasional

    Perseteruan Kian Panas, AS-China ‘Berbalas Pantun’

    28 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Desak AS Hentikan Tuduhan Sembrononya
    Internasional

    Beijing Desak AS Hentikan Tuduhan Sembrononya

    9 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • AS Akui Gagal Uji Coba Rudal Hipersonik
    Internasional

    AS Akui Gagal Uji Coba Rudal Hipersonik

    24 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Temui Menag, Cak Imin Bahas Standarisasi dan Keamanan Bangunan Ponpes
    Nasional

    Temui Menag, Cak Imin Bahas Standarisasi dan Keamanan Bangunan Ponpes

  • Korea Utara Bersumpah Bangun Kekuatan Militer 'Tak Terkalahkan'
    Internasional

    Korea Utara Bersumpah Bangun Kekuatan Militer ‘Tak Terkalahkan’

  • Inikah Penyebab Utama Arief Poyuono Akhirnya Ditendang Keluar oleh Gerindra?
    Nasional

    Usulkan Jabatan Presiden 3 Periode, Poyuono Ngaku Niat Jerumuskan Jokowi

  • Kurang dari 24 Jam, Polres Magelang Berhasil Tangkap Pelaku Pembacokan
    Nasional

    Kurang dari 24 Jam, Polres Magelang Berhasil Tangkap Pelaku Pembacokan

  • Muncul Isu Duet Prabowo-Khofifah, PKB: Tak Ada Opsi Selain Cak Imin
    Nasional

    Muncul Isu Duet Prabowo-Khofifah, PKB: Tak Ada Opsi Selain Cak Imin

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.