TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›RSF Tuntut Pidana Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman

RSF Tuntut Pidana Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman

By William Putra Wijaya
3 Maret 2021
483
0
RSF Tuntut Pidana Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman

TIKTAK.ID – Pengawas media global Reporters Without Borders (RWB) atau dalam bahasa Prancis Reporters Sans Frontières (RSF) mengajukan tuntutan pidana terhadap Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan beberapa pejabat tinggi Saudi dengan tuduhan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Tuntutan itu diajukan ke pengadilan di Jerman.

Keluhan setebal 500 halaman, yang diajukan pada Senin (1/2/21) ke Jaksa Agung Jerman di Pengadilan Federal Karlsruhe, di antaranya termasuk tuduhan penahanan sewenang-wenang terhadap lebih dari 30 jurnalis dan pembunuhan kolumnis Washington Post, Jamal Khasshoggi di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2018, seperti yang dilaporkan Reuters.

Pangeran Mohammed membantah terlibat dalam pembunuhan Khasshoggi. Tokoh Saudi lainnya yang disebutkan dalam pengajuan RSF tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar dan kantor media Pemerintah Saudi tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait tuntutan itu.

“Mereka yang bertanggung jawab atas penganiayaan jurnalis di Arab Saudi, termasuk pembunuhan Jamal Khasshoggi, harus dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan mereka,” kata Sekretaris Jenderal RSF, Christophe Deloire dalam sebuah pernyataannya.

RSF mengatakan pihaknya mengajukan gugatan di Jerman karena prinsip yurisdiksi universal, mengizinkan pengadilannya untuk menuntut kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di mana saja, dan bahwa nama lain dapat ditambahkan ke pengaduan di tahap selanjutnya.

Kantor Kejaksaan Jerman mengatakan telah menerima pengaduan tersebut dan menilai kelayakan hukum dan faktualnya.

Sebelumnya, pada Jumat kemarin, sebuah laporan intelijen AS menyatakan bahwa Pangeran Bin Salman telah menyetujui pembunuhan Khasshoggi, dan Washington menjatuhkan sanksi pada beberapa dari mereka yang terlibat, namun tidak menjatuhkan sanksi apa pun kepada Pangeran Mohammed.

Pemerintahan Presiden AS, Joe Biden pada Jumat itu juga telah memberlakukan larangan visa pada beberapa orang Saudi yang diyakini terlibat dalam pembunuhan Khasshoggi dan memberikan sanksi pada sejumlah orang lain dengan akan membekukan aset mereka di AS dan pada umumnya melarang orang Amerika untuk berurusan dengan mereka.

Pada 2019, seorang penyelidik HAM PBB, Agnes Callamard menuduh Arab Saudi melakukan “eksekusi yang disengaja dan direncanakan” terhadap Khasshoggi dan menyerukan penyelidikan lebih lanjut.

“Ada cukup bukti kredibel mengenai tanggung jawab Putra Mahkota yang menuntut penyelidikan lebih lanjut,” kata Callamard setelah penyelidikan enam bulan.

Jamal Khasshoggi raib tak pernah keluar lagi dari Kedutaan Arab Saudi di Ankara Turki pada 2018 lalu. Ia masuk ke Kedutaan untuk mengurus surat-surat untuk rencana pernikahannya, namun sejak saat itu ia menghilang. Berbagai sumber menyebutkan Khasshoggi dibunuh dan tubuhnya dimutilasi.

TagsArab SaudiBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahJamal KhashoggiMohammed bin SalmanPembunuhan wartawanPutra Mahkota SaudiReporters Without BordersRSF

Related articles More from author

  • Taliban Ingatkan AS Konsekuensi Berat jika Dronenya Berkeliaran Ilegal di Afghanistan
    Internasional

    Taliban Ingatkan AS Konsekuensi Berat jika Dronenya Berkeliaran Ilegal di Afghanistan

    1 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Jenderal yang Kudeta Myanmar Angkat Dirinya Sendiri sebagai Perdana Menteri
    Internasional

    Jenderal yang Kudeta Myanmar Angkat Dirinya Sendiri sebagai Perdana Menteri

    6 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Seorang Nenek di Amerika Pukul KO Pemuda yang Menyerangnya
    Berita UnikInternasional

    Seorang Nenek di Amerika Pukul KO Pemuda yang Menyerangnya

    19 Maret 2021
    By Burhan Adiatma
  • Takut Hamas Menang, Diam-diam Israel Paksa Mahmoud Abbas Batalkan Pemilu Palestina
    Internasional

    Takut Hamas Menang, Diam-diam Israel Paksa Mahmoud Abbas Batalkan Pemilu Palestina

    22 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Inkonsistensi AS Soal Kebebasan Berbicara, Facebook dan Instagram Blokir Konten Mendukung Soleimani
    Internasional

    Inkonsistensi AS Soal Kebebasan Berbicara, Facebook dan Instagram Blokir Konten Mendukung Soleimani

    12 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo
    Internasional

    Beijing Peringatkan Washington Tak Lewati ‘Garis Merah’

    28 Juni 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Begini Kisah Bisnis Tukul Arwana yang Awalnya Hidup Ngontrak Hingga Jadi Juragan Kontrakan
    Selebriti

    Begini Kisah Bisnis Tukul Arwana yang Awalnya Hidup Ngontrak Hingga Jadi Juragan Kontrakan

  • Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19
    Internasional

    Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19

  • TIKTAK.ID - Topan Hagibis Hancurkan Tokyo
    Internasional

    Topan Hagibis Ganas Landa Jepang: 10 Orang Tewas, Belasan Lainnya Hilang

  • AHY Panggil Ribuan Kader Demokrat ke Jakarta, Bahas Kenaikan Harga BBM dan Capres
    Nasional

    NasDem Buka Opsi Duetkan Anies dengan Gibran, Begini Respons Demokrat

  • Pengamat Sebut Ganjar-Sandiaga 'Duet Maut Pilpres 2024'
    Nasional

    Pengamat Sebut Ganjar-Sandiaga ‘Duet Maut Pilpres 2024’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.