TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rakyat Myanmar Lawan Kudeta Militer dengan Turun ke Jalan

Rakyat Myanmar Lawan Kudeta Militer dengan Turun ke Jalan

By Bagas F Sinaga
8 Februari 2021
403
0
Rakyat Myanmar Lawan Kudeta Militer dengan Turun ke Jalan

TIKTAK.ID – Ribuan orang turun ke jalan di Myanmar pada Sabtu (6/2/21) mengecam kudeta yang dilancarkan militer pada minggu ini. Mereka juga menuntut pembebasan pemimpin Aung San Suu Kyi. Protes terus dilancarkan meski militer memblokade jaringan internet.

Banyak di antara demonstran yang mengenakan pakaian merah, yaitu simbol warna Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), partai yang membawa Suu Kyi menang telak pada pemilihan 8 November lalu. Namun, para jenderal menolak mengakui kemenangan Suu Kyi dan mengklaim terjadi kecurangan, seperti yang dilaporkan Reuters.

Ribuan orang berbaris di Balai Kota Yangon. Pengemudi kendaraan yang melintasi jalan itu membunyikan klakson dan mencondongkan tubuhnya keluar dari mobil dan memberikan salam hormat tiga jari, sebuah gerakan yang langsung dibalas dengan salam yang sama oleh pengunjuk rasa.

Salam tiga jari merupakan salam khas yang digunakan dalam buku dan film “Hunger Games”. Salam itu menjadi simbol pemberontakan terhadap pemerintahan yang totaliter dan dilindungi oleh militer yang kuat.

Salam ini juga digunakan oleh para demonstran Thailand untuk melawan pemerintahan ditaktor di negara itu.

Denga luapan penuh kemarahan, pengunjuk rasa di kota terbesar negara itu, Yangon, meneriakkan, “Diktator militer, gagal, gagal; Demokrasi, menang, menang” dan menggelar spanduk bertuliskan “Melawan Kediktatoran Militer”.

Sejumlah masyarakat memberi mereka makanan dan air minum.

Ketika malam tiba, sebagian besar pengunjuk rasa membubarkan diri. Namun, pada malam kelima demonstrasi, hiruk-pikuk muncul dalam kegelapan ketika para penduduk memukul-mukul panci, wajan, dan drum untuk menunjukkan perlawanan bahkan ketika mereka harus hidup dalam gelap karena pemadaman listrik di banyak distrik di kota.

Ribuan lainnya turun ke jalan di kota kedua Myanmar, Mandalay, dan Ibu Kota militernya Naypyidaw, rumah bagi pegawai Pemerintah negara itu, dan tempat para demonstran meneriakkan slogan anti-kudeta dan menyerukan pembebasan Suu Kyi.

Kelompok pemantau NetBlocks Internet Observatory melaporkan “pemadaman internet skala nasional”, mengatakan aktivitas di Twitter telah turun hingga 16% dari tingkat biasanya.

Kudeta militer terjadi di Myanmar pada Senin (1/2/21), setelah Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hliang merebut kekuasaan dan menuduh terjadi kecurangan pada pemilihan 8 November lalu yang memenangkan Suu Kyi.

Komisi pemilihan menepis tuduhan tentara.

Pemerintah militer kemudian mengumumkan keadaan darurat selama satu tahun dan berjanji akan menyerahkan kekuasaan setelah dilakukan pemilihan yang baru, tanpa memberikan kerangka waktu, kapan tepatnya pemilihan itu akan dilakukan.

TagsAung San Suu KyiBerita Dunia Hari IniDemonstrasiKudeta militerMyanmarRakyat Myanmar

Related articles More from author

  • Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah
    Internasional

    Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah

    10 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Aturan Terbaru Pengadilan Thailand: Aktivis Demonstrasi Terancam Didakwa Makar
    Internasional

    Aturan Terbaru Pengadilan Thailand: Aktivis Demonstrasi Terancam Didakwa Makar

    15 November 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pengadilan Cerai Beijing Wajibkan Suami Bayar Upah Pekerjaan Rumah Istri 108 Juta Rupiah
    Internasional

    Pengadilan Cerai Beijing Wajibkan Suami Bayar Upah Pekerjaan Rumah Istri 108 Juta Rupiah

    25 Februari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Diminta Pergi oleh Parlemen Irak, AS: Kami Hadir di Irak untuk Selamanya

    18 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ketika Tikus di Jepang Bebas Berlarian di Jalanan yang Sepi
    Internasional

    Ketika Tikus di Jepang Bebas Berlarian di Jalanan yang Sepi

    29 April 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Jelang Detik-Detik Pergantian Tahun, Langit Australia Mendadak Merah Darah, Apa yang Terjadi Sebenarnya?
    Berita UnikInternasional

    Jelang Detik-Detik Pergantian Tahun, Langit Australia Mendadak Merah Darah, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

    2 Januari 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Anies Minta Rumah-rumah di Flyover Tapal Kuda Dicat Sewarna. Golkar: Aya-aya Wae!
    Nasional

    Anies Minta Rumah-rumah di Flyover Tapal Kuda Dicat Sewarna. Golkar: Aya-aya Wae!

  • Terlalu Lama Duduk dan Akibat Buruknya untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Terlalu Lama Duduk dan Akibat Buruknya untuk Kesehatan

  • Jokowi Minta Rakyat Berani Ingatkan Presiden Berikutnya Lanjutkan Hilirisasi SDA
    Nasional

    Jokowi Minta Rakyat Berani Ingatkan Presiden Berikutnya Lanjutkan Hilirisasi SDA

  • Beberkan Alasan Kenapa Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat: Kami Pilih yang Akan Menang
    Nasional

    Beberkan Alasan Kenapa Gabung Koalisi Prabowo, Demokrat: Kami Pilih yang Akan Menang

  • Mulai Tahun ini 500 Ribu PNS dan TNI/Polri Pindah ke Ibu Kota Baru
    Nasional

    Mulai Tahun ini 500 Ribu PNS dan TNI/Polri Pindah ke Ibu Kota Baru

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.