TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden

Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden

By William Putra Wijaya
8 Januari 2021
537
0
Usai Capitol Hill Diserbu Pendukung Trump, Kongres AS Kembali Bersidang Tetapkan Kemenangan Biden

TIKTAK.ID – Anggota Parlemen AS kembali ke gedung Capitol Hill untuk menyelesaikan sertifikasi kemenangan Joe Biden dalam pemilihan presiden 3 November lalu, setelah beberapa jam sebelumnya pendukung Trump menyerbu gedung dan membuat kerusuhan hingga menewaskan empat orang.

Para pejabat mengatakan seorang wanita tewas setelah ditembak polisi, sementara tiga lainnya tewas akibat “keadaan darurat medis”.

Dilansir BBC, massa pendukung Trump menyerbu gedung pada Rabu (6/1/21) kemarin malam, dan berupaya untuk membatalkan hasil pemilihan, serta memaksa kongres menskors sidang mereka.

Presiden terpilih AS, Joe Biden mengecam penyerbuan itu dan menyebutnya sebagai “pemberontakan”.

Sementara itu, Presiden Donald Trump yang telah memprovokasi para demonstran untuk berdemonstrasi di Capitol, kemudian meminta mereka untuk “pulang”, sambil terus membuat klaim kecurangan pemilu.

Wakil Presiden AS, Mike Pence yang kembali melanjutkan sidang pada Rabu malam, untuk menghitung dan mengonfirmasi suara elektoral oleh anggota parlemen, mengatakan serangan pendukung Trump itu adalah “hari gelap dalam sejarah Kongres Amerika Serikat”.

Beberapa anggota Partai Republik mengajukan keberatan pada sesi itu, sebagai upaya untuk membalikkan hasil pemilu, namun upaya itu sudah pasti gagal.

Kemarahan pendukung Trump pada Rabu kemarin itu terjadi ketika dua anggota Demokrat memenangkan kursi Senat dalam pemilihan di Georgia, yang mengubah keseimbangan Kongres ke kontrol politik efektif partai mereka, membantu pengesahan agenda Biden setelah ia dilantik pada 20 Januari.

Para pejabat mengatakan tiga kematian lainnya termasuk satu wanita dan dua pria. Rincian lebih lanjut tentang bagaimana mereka meninggal belum dipublikasikan.

Sedangkan, di pihak polisi, Sedikitnya 14 anggotanya terluka selama kerusuhan itu.

Para pengunjuk rasa menaiki tangga Capitol sekitar 14:15 waktu setempat (19:15 GMT), melewati barikade dan petugas dengan perlengkapan anti huru-hara untuk menembus gedung.

Mereka menargetkan sesi gabungan Kongres yang diadakan untuk mengesahkan kemenangan pemilihan Biden pada 3 November.

Invasi itu membuat anggota Kongres berebut untuk berlindung di bawah kursi mereka saat gas air mata ditembakkan.

Kepala Polisi Metropolitan Washington, Robert Contee mengatakan massa yang beberapa di antaranya mengenakan pelindung tubuh, menggunakan bahan kimia yang membuat iritasi untuk menyerang polisi.

Mereka berteriak dan melambaikan bendera pro-Trump dan AS saat mereka menjelajahi aula, menuntut hasil pemilihan presiden dibatalkan.

Beberapa ribu pasukan Garda Nasional, agen FBI, dan Dinas Rahasia AS diturunkan untuk membantu polisi Capitol yang kewalahan.

Polisi dilaporkan menemukan dua bom pipa, satu dari kantor Komite Nasional Demokrat, tidak jauh dari Capitol, dan satu dari markas besar Komite Nasional Republik di dekatnya.

Pendudukan Capitol berlangsung lebih dari tiga jam sebelum gedung itu diamankan oleh penegak hukum.

Sejauh ini, lebih dari 52 orang telah ditangkap, 47 di antaranya karena pelanggaran jam malam.

Biden dari Partai Demokrat, yang mengalahkan presiden Republik dalam pemilihan Gedung Putih November, mengatakan demokrasi “berada di bawah serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya”.

“Menyerbu Capitol, menghancurkan jendela, menduduki kantor di lantai Senat Amerika Serikat, mengobrak-abrik meja di Dewan Perwakilan Rakyat, mengancam keselamatan pejabat yang terpilih. Ini bukan protes; melainkan pemberontakan.”

Sementara itu, Trump menanggapi tindakan tersebut dalam rekaman video di Twitter, mengulangi klaim kecurangan pemilu yang belum terbukti.

“Aku tahu rasa sakit kalian. Aku tahu kalian semua terluka,” katanya.

“Kami mengadakan pemilu yang dicuri dari kami. Itu adalah pemilu yang bobrok, dan semua orang mengetahuinya, terutama pihak lain.

“Tapi kamu harus pulang sekarang. Kita harus damai.”

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniCapitol HillDonald TrumpJoe BidenKongres ASPemilu ASPendukung TrumpPresiden AS

Related articles More from author

  • Rakyat Palestina: Rencana Aneksasi Israel Akan Jadi Bencana Besar
    Internasional

    Rakyat Palestina: Rencana Aneksasi Israel Akan Jadi Bencana Besar

    2 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Meksiko Tegaskan Siap Kawal Kelanjutan Program Perlindungan Imigran Anak di AS
    Internasional

    Meksiko Tegaskan Siap Kawal Kelanjutan Program Perlindungan Imigran Anak di AS

    21 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur
    Internasional

    Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur

    19 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya
    Internasional

    Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya

    8 Desember 2019
    By Bagas F Sinaga
  • Sudan Ogah Didekte AS untuk Normalisasi dengan Israel
    Internasional

    Sudan Ogah Didekte AS untuk Normalisasi dengan Israel

    28 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Pakar Penyakit Menular AS: Perjalanan Liburan Dorong Krisis Pandemi Makin Buruk

    1 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tio Pakusadewo Dalami Agama di Dalam Jeruji Besi
    Selebriti

    Tio Pakusadewo Dalami Agama di Dalam Jeruji Besi

  • FBI Sebut China ‘Musuh Global’ AS
    Internasional

    FBI Sebut China ‘Musuh Global’ AS

  • Jokowi Ajak Yusril Ketemu di Istana, Bahas Apa?
    Nasional

    Jokowi Ajak Yusril Ketemu di Istana, Bahas Apa?

  • Redmi 10 5G Diluncurkan di Indonesia, Ini Spesifikasinya
    Teknologi

    Redmi 10 5G Diluncurkan di Indonesia, Ini Spesifikasinya

  • Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur
    Internasional

    Demonstrasi Terus Berkobar Meski Presiden Sri Lanka sudah Kabur

Artikel Terbaru

  • Dukcapil Genjot Kepemilikan KIA dan Aktivasi IKD Hingga ke Desa 30 September 2026
  • 9 Cara Mengatasi Kamera HP Buram Tanpa Harus ke Tukang Servis 30 September 2026
  • Pemerintah Kaji Upaya Atasi Over Capacity Lapas Napi Narkoba 30 September 2026
  • Cara Menggunakan Password Manager di HP agar Akun Tetap Aman 30 September 2026
  • Cara Menjaga Postur Tubuh agar Tidak Mudah Bungkuk 30 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (60)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,947)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,227)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.