TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi di Bandara Baghdad, Ribuan Orang Tuntut Tentara AS Diusir dari Irak

Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi di Bandara Baghdad, Ribuan Orang Tuntut Tentara AS Diusir dari Irak

By William Putra Wijaya
3 Januari 2021
726
0
Peringati Pembunuhan Jenderal Soleimani dan Abu Mahdi di Bandara Baghdad, Ribuan Orang Tuntut Tentara AS Diusir dari Irak

TIKTAK.ID – Proses pemakaman tiruan di Irak menandai ulang tahun pertama serangan pesawat tak berawak di dekat Baghdad oleh Amerika Serikat yang menewaskan jenderal tertinggi Iran Qassem Soleimani dan pemimpin milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis.

Ribuan pelayat bergabung dalam pawai di jalan raya menuju bandara Baghdad pada Sabtu (2/1/21) malam menuju lokasi pembunuhan keduanya.

Jalan raya dipenuhi mobil, para demonstran membawa poster Soleimani dan al-Muhandis menghiasi kedua sisi jalan yang diisi dengan tenda yang menyajikan makanan dan minuman untuk mereka yang berpawai.

Lokasi pemboman diubah menjadi area mirip pusara yang ditutup dengan tali merah, dengan foto Soleimani dan al-Muhandis berada di tengah, saat pelayat mulai menyalakan lilin.

Bekas pecahan peluru masih terlihat di aspal dan dinding di area tersebut.

Soleimani mengepalai Pasukan Quds elite Garda Revolusi Iran, yang bertanggung jawab atas operasi luar negeri republik Islam dan sering bolak-balik antara Irak, Lebanon, dan Suriah.

Pembunuhannya secara dramatis meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut dan membawa AS dan Iran ke ambang perang.

Reporter Al Jazeera melaporkan dari Baghdad, mengatakan bahwa akan lebih banyak protes yang diperkirakan terjadi di Irak pada Minggu.

“Protes difokuskan pada tuntutan agar pemerintah Irak menekan Amerika untuk menarik sisa tentara dari negara itu,” katanya.

Ketegangan antara Teheran dan Washington telah meningkat menjelang peringatan pertama pembunuhan jenderal Iran.

Dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Kamis kemarin, Iran mengutuk “petualangan militer” AS di Teluk dan Laut Oman, dan “informasi palsu, tuduhan tak berdasar, dan retorika yang mengancam” Teheran.

Sehari sebelumnya, militer AS menerbangkan dua pembom B-52 berkemampuan nuklir di atas Teluk sebagai pesan pencegahan ke Iran, yang terbaru dari serangkaian tindakan serupa dalam sebulan terakhir.

“Intelijen baru dari Irak menunjukkan bahwa agen-provokator Israel sedang merencanakan plot serangan ke Amerika -membuat Trump memiliki alasan fake casus belli (perang yang membenarkan tindakan),” kata Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif dalam tweet pada Sabtu kemarin.

“Hati-hati dengan jebakan, @realDonaldTrump. Kembang api apa pun akan menjadi bumerang”, tulis Zarif.

Dengan sisa waktu kurang dari sebulan di Gedung Putih, Trump berada di bawah tekanan dari sekutu utama Timur Tengah, Israel dan Arab Saudi, untuk bertindak melawan Iran, kata Asisten Direktur Pusat Studi Internasional dan Area di Universitas Northwestern, Danny Postel kepada Al Jazeera.

“Trump adalah binatang yang sangat terluka dan sangat terpojok dalam skenario permainan akhir. Dia memiliki waktu beberapa minggu lagi, dan kami tahu dia mampu melakukan tindakan yang sangat tidak menentu,” kata pakar kebijakan luar negeri Iran dan AS, Postel.

TagsAbu MahdiAmerika SerikatBaghdadBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahIrakJenderal Qasim SoleimaniPembunuhanTentara AS

Related articles More from author

  • Sebuah Dokumen Ungkap CIA Siksa Tahanan sebagai Bahan Latihan
    Internasional

    Sebuah Dokumen Ungkap CIA Siksa Tahanan sebagai Bahan Latihan

    16 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Pendukung Radikal Trump Turun ke Jalan, Seorang Ditikam, 20 Orang Ditahan
    Internasional

    Pendukung Radikal Trump Turun ke Jalan, Seorang Ditikam, 20 Orang Ditahan

    22 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Tiga Negara Eropa Tolak Usulan AS Soal Sanksi PBB kepada Iran
    Internasional

    Tiga Negara Eropa Tolak Usulan AS Soal Sanksi PBB kepada Iran

    21 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • NATO Janjikan Evakuasi Lebih Banyak Orang dari Afghanistan
    Internasional

    NATO Janjikan Evakuasi Lebih Banyak Orang dari Afghanistan

    21 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sebastián Piñera
    Internasional

    Langgar Protokol Kesehatan, Presiden Chili Kena Denda

    20 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Setelah 12 Tahun Berkuasa, Benjamin Netanyahu Akhirnya Tumbang
    Internasional

    Setelah 12 Tahun Berkuasa, Benjamin Netanyahu Akhirnya Tumbang

    17 Juni 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Heboh, Beredar Video Prabowo Mengaku Muak dengan Elite di Jakarta, Said Didu: Jangan Percaya!
    Nasional

    Heboh, Beredar Video Prabowo Mengaku Muak dengan Elite di Jakarta, Said Didu: Jangan Percaya!

  • Anies Dihajar Netizen Gegara Cuitan 'Tempatmu Sudah Ramah Pesepeda?'
    Nasional

    Anies Dihajar Netizen Gegara Cuitan ‘Tempatmu Sudah Ramah Pesepeda?’

  • Jokowi Ungkap Langkah Hadapi Krisis Pangan Dunia yang Mulai Tampak
    Nasional

    Jokowi Ungkap Langkah Hadapi Krisis Pangan Dunia yang Mulai Tampak

  • Demokrat Siap Perkarakan Politikus PDIP yang Tuding SBY Dalangi Demo Tolak Omnibus Law
    Nasional

    Demokrat Siap Perkarakan Politikus PDIP yang Tuding SBY Dalangi Demo Tolak Omnibus Law

  • Cristiano Ronaldo Seret Gol, Ini Kata Pelatih Juventus
    Olahraga

    Cristiano Ronaldo Seret Gol, Ini Kata Pelatih Juventus

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.